Ruang Kerja Menyatu dengan Kamar? Bagaimana Mengaturnya?

bedroom_workstation_2

Tips agar tetap nyaman berada di ruang kerja atau ruang belajar yang menyatu dengan kamar tidur.

Bagi Anda yang kerap lembur menyelesaikan tugas – tugas kantor di rumah, atau Anda yang memilih bekerja dari rumah (home office), keberadaan area kerja tentu sangat dibutuhkan untuk menunjang Anda dalam menuntaskan pekerjaan tersebut. Untuk itu, perlu didesain sebuah home office atau ruang kerja khusus yang nyaman dan mampu mengakomodasi kebutuhan Anda dalam bekerja. Namun, bagaimana jika tidak ada space tersisa di rumah yang bisa dijadikan ruang kerja?

Ruang kerja menjadi satu dengan kamar tidur, normalkah?

Banyak orang kemudian menyiasati permasalahan tersebut dengan menyatukan area kerja dengan kamar tidur. Memang, sebagian orang senang bila area kerjanya tak jauh dari tempat tidur, dengan demikian ketika ia lelah dan mengantuk, ia bisa segera pergi ke tempat tidur. Namun apakah hal ini dibenarkan?

Ruang atau kamar tidur adalah tempat yang seharusnya nyaman dan bebas dari hal – hal yang berbau pekerjaan. Dengan demikian, kita bisa tidur lebih lelap tanpa terlalu memikirkan pekerjaan – pekerjaan yang terletak di depan mata kita. Namun, jika Anda setuju untuk menggabungkan fungsi ruang kerja dan kamar tidur sekaligus dalam satu ruangan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, kita bisa tetap fokus mengerjakan pekerjaan kantor, dan tidur pun tetap pulas dan berkualitas.

Desain ruangan yang ideal untuk ruang kerja sekaligus kamar

Posisikan ruang kerja di sudut dekat dengan jendela yang menghadap ke luar, sehingga ketika jenuh dengan pekerjaan, Anda bisa memandang keluar untuk menjernihkan pikiran. Beri wewangian di dekat area kerja, bisa berupa pewangi ruangan atau vas dengan bunga segar yang wanginya bisa merangsang semangat bekerja dan meningkatkan fokus. Agar bisa lebih tenang, pastikan agar lokasi meja kerja jauh dari pintu atau membelakangi pintu.

Beri partisi atau sekat

Meski berada di satu ruangan, ada baiknya kita memisahkan antara fungsi kamar tidur dengan fungsi ruang kerja agar ada pemisahan aktifitas di dalamnya. Tidur dengan menghadap meja kerja yang penuh dengan dokumen pekerjaan dan komputer bisa mengganggu mood dan membuat kita sulit tidur karena pikiran kita selalu terfokus pada pekerjaan. Maka, beri partisi yang memisahkan tempat tidur dan meja kerja.  Partisi ini bisa juga dimanfaatkan untuk meletakkan foto keluarga, tanaman, dan hal – hal yang bersifat dekoratif lain. Pastikan penempatan partisi dilakukan dengan benar dan tidak menghalangi arus mobilitas dalam ruangan.

Menyimpan secara vertikal

Kebanyakan, kamar tidur yang menyatu dengan area kerja akan dipenuhi dengan buku, map, tumpukan kertas dan berkas – berkas kantor hingga mendominasi seluruh ruangan. Untuk itu, gunakan kabinet, lemari, rak, dan tempat penyimpanan lain yang memungkinkan untuk menyimpan dan menata benda secara vertikal. Hal ini guna membuat ruangan menjadi lebih luas, tidak berantakan dan dipenuhi kertas serta dokumen pekerjaan. Tempatkan meja kerja di sudut kamar dan pasang rak di atas meja kerja untuk meletakkan kertas dan alat tulis. Di samping itu, Anda bisa memasang keranjang kecil di dinding untuk meletakkan benda – benda perkantoran yang berukuran kecil, misalnya staples, alat tulis, gunting, dan benda kecil lainnya. Tempatkan juga keranjang sampah di sisi meja kerja untuk membuang kertas yang tidak terpakai, bungkus makanan, dan sampah kering lain.

Jadikan kolong tempat tidur sebagai area penyimpanan

Di bawah tempat tidur, kita bisa menambahkan laci untuk menyimpan aksesoris pribadi kita, misalnya jaket, topi, perhiasan, sepatu, dan aksesoris atau koleksi – koleksi lain.

bedroom_workstation_1

Desain Interior Kamar Tidur yang Dilengkapi Ruang Kerja

Pilih meja kerja dengan ketinggian standar dan terlihat menyatu dengan furnitur lain

Sebuah meja kerja mesti dibuat dari bahan dan desain yang setipe dengan furnitur lain dalam kamar tidur. Gunakan meja yang ringkas, simpel, tanpa banyak ornamen. Pilihlah meja dengan banyak laci di bawahnya, bisa 3 atau 4 laci dalam satu meja. Pastikan juga bahwa setiap laci dilengkapi kunci pengaman sehingga dokumen yang Anda simpan di dalamnya menjadi lebih aman.

Meja haruslah luas, bersih, dan bisa digunakan untuk menempatkan laptop/komputer, dan masih menyisakan space untuk menulis atau membaca buku. Usahakan alat – alat tulis, majalah, buku, kertas yang tidak digunakan tidak ditumpuk di atas meja. Suka memajang foto keluarga? Sebaiknya jangan langsung meletakkannya di meja, melainkan di rak yang terpasang di atas meja.

Printer, mesin fax, mesin foto kopi, scanner diletakkan tak jauh dari meja kerja

Peralatan elektronik penunjang pekerjaan kantor seperti printer, mesin fax, dan scanner bisa diletakkan tepat di samping meja dan di susun secara vertikal agar menghemat ruangan. Jika memungkinkan, pilih satu atau dua jenis alat elektronik yang menggabungkan semua fungsi alat – alat di atas untuk menyederhanakan penggunaan ruangan.

Sediakan lampu meja sebagai pencahayaan tambahan

Ketika Anda bekerja dan memerlukan tambahan pencahayaan, Anda bisa mengandalkan lampu meja. Letakkan lampu meja ini di rak tepat berada di atas meja. Dengan begitu, keberadaan lampu tidak akan memenuhi atas meja dan mengganggu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment