Meningkatkan Keamanan di Rumah

Langkah-langkah dasar dalam meningkatkan keamanan di rumah melalui pemasangan pintu dan jendela yang benar.

Seiring dengan meningkatnya populasi penduduk, maka kewaspadaan kita akan keamanan rumah tentu harus lebih ditingkatkan. Hal ini untuk menghindarkan kita dari bahaya akan tindakan kriminal yang semakin mengancam akhir-akhir ini. Tak hanya itu, bahaya-bahaya lain di rumah juga bisa disebabkan oleh kelalaian pemiliknya seperti kebakaran, kompor meledak, atau hubungan arus pendek.

Peningkatan keamanan di rumah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Untuk meningkatkan keamanan di rumah dari bahaya kriminal, tentu menyewa jasa keamanan (bodyguard), atau mempekerjakan satpam untuk menjaga rumah kita selama 24 jam adalah solusi yang tepat. Memang, pengamanan semacam itu terkadang diperlukan. Tapi, meningkatkan pengamanan di rumah tak hanya bisa dilakukan dengan cara tersebut. Kita bisa beralih ke cara yang lebih sederhana, salah satunya dengan memastikan bagian-bagian rumah terproteksi dengan baik.

Dan dalam hal ini, mungkin pintu dan jendela adalah bagian yang paling vital dalam menentukan seberapa besar tingkat keamanan di suatu rumah. Ya, pintu dan jendela tak hanya berperan dalam proses sirkulasi udara, tapi juga menjadi bagian yang harus ditingkatkan fungsinya agar keamanan rumah lebih terjamin.

Terlebih, bila Anda tengah memiliki buah hati yang masih kecil, maka pintu dan jendela adalah area yang rawan bagi mereka. Keingintahuan yang besar kerap membuat si kecil ingin keluar dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua. Bila si kecil dibiarkan keluar sendiri, tentu berbagai macam bahaya dapat mengancam keselamatannya.

Pintu atau jendela yang tidak dapat tertutup dengan benar (terdapat rongga di sela-selanya) berpotensi untuk menjadi jalan masuk bagi orang-orang asing atau hewan liar yang tidak kita ingin. Dari situlah kita yakni bahwa pengamanan rumah yang baik berawal dari kondisi jendela dan pintu yang baik. Memahami betapa pentingnya jendela dan pintu yang terpasang dengan benar, maka tak ada salahnya kita melirik kondisi pintu dan jendela di rumaha kita, apakah sudah terpasang dengan tepat atau belum.

Berikut ini indikator-indikator langkah antisipasi untuk meningkatkan keamanan di rumah melalui jendela dan pintu:

1. Perhatikan proses buka-tutup pintu dan jendela

Untuk melihat apakah proses menutup dan membuka pintu serta jendela telah berjalan dengan benar, perhatikan apakah ada suara yang berdecit dari sponneng atau dorpelnya. Bila hal ini terjadi, maka bagian ini perlu diberi pelumas. Dengan diberi pelumas, maka proses membuka dan menutup sebuah pintu atau jendela akan lebih mudah.

Pengawasan yang Ekstra Diperlukan Untuk Rumah Dengan Konsep Open Plan Layout

2. Selalu kunci pintu dan jendela saat dalam keadaan tertutup

Meskipun pintu dan jendela rumah dalam keadaan tertutup, hal tersebut tak lantas menjamin orang luar untuk tidak dapat masuk ke dalam rumah Anda secara diam-diam. Selain itu, pintu atau jendela yang hanya ditutup tanpa dikunci akan membuat anak Anda membukanya dengan mudah. Untuk itu, tak ada salahnya untuk selalu mengunci pintu serta jendela meski di siang hari.

Teralis dan Railing Besi Untuk Menjaga Keamanan Jendela

3. Pasang teralis/pengaman jendela

Kini, penggunaan teralis kerap ditemukan hampir di setiap rumah-rumah di perkotaan. Hal ini mengindikasikan bahwa orang-orang semakin sadar akan tingkat keamanan yang tinggi melalui pemasangan teralis pada jendela. Teralis ini juga dapat menghindarkan anak-anak kecil yang kerap merangkak hingga keluar dari jendela. Selain itu dengan memasang teralis, rumah Anda akan lebih aman dari masuknya hewan buas, pencuri, maupun perampok.

Kamera CCTV untuk Memastikan Rumah Tidak Dikunjungi Tamu yang Tak Diundang

4. Memasang CCTV di atas pintu atau jendela

CCTV kini merupakan perangkat yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan keamanan. Meski fungsinya hanya sebatas merekam kejadian dan segala aktifitas yang terjadi di suatu tempat tanpa bisa mencegahnya, minimal para pelaku kejahatan akan berfikir dua kali untuk memasuki sebuah rumah yang telah terpasang CCTV.

Kini, CCTV dapat dibeli dengan mudah di toko-toko elektronik maupun agen khusus penjual CCTV. Kualitas gambarnya pun semakin baik, sehingga bila ada pencuri maupun perampok yang masuk ke rumah, maka identitasnya akan lebih mudah dikenali.

5. Jauhkan pintu serta jendela dari furnitur-furnitur yang berukuran besar

Menempatkan furnitur-furnitur yang besar sebaiknya tidak di dekat pintu dan jendela. Terlebih dalam keadaan genting seperti kebakaran atau gempa bumi, maka kita seketika akan terburu-buru berlari menyelamatkan diri melalui 2 jalan tersebut. Sialnya, furnitur-furnitur yang besar ini bisa saja jatuh dan menghalangi jalan keluar kita dari pintu dan jendela. Hal ini tentu akan menyusahkan kita ketika kita harus keluar untuk menyelamatkan diri.

Tirai Untuk Memastikan Jendela Tidak Terlalu Terbuka

6. Jangan lupa untuk memasang gorden pada setiap jendela

Jendela merupakan celah yang memungkinkan orang luar untuk mengetahui aktifitas seluruh keluarga yang menghuni rumah tersebut. Selain itu, barang-barang berharga Anda seperti TV, handphone, tape recorder, dan alat-alat elektronik lain mungkin saja terlihat dari luar dan memungkinkan pencuri atau orang asing untuk mengintai bagian dalam rumah Anda dan menjadikannya target kriminal. Untuk meminimalisir hal ini, jangan lupa untuk selalu memasang gorden di setiap jendela yang ada di rumah Anda.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment