Mendesain Taman Ala Abad Pertengahan

Cara mendesain taman sederhana ala abad ke 17 yang dapat dipraktekkan di rumah-rumah modern.

Abad pertengahan selalu menarik untuk dijadikan bahan pembicaraan. Terlebih jika hal ini dikaitkan dengan karya seninya. Abad pertengahan sukses membawa ciri khas tersendiri dalam aliran karya seni yang masih banyak diminati hingga sekarang, terlebih seni arsitekturnya. Seperti pada edisi lalu yang membahas tentang furniture abad pertengahan, kali ini kita akan membahas hal yang berkaitan dengan abad pertengahan pula.

Namun, kita tidak lagi membicarakan mengenai gaya aristektur, furniture, atau desain interior ala abad pertengahan melainkan mengenai desain taman yang banyak diterapkan pada kerajan-kerajaan di Eropa pada abad ke 17 tersebut.

Banyak sekali lukisan-lukisan abad pertengahan yang masih bertahan hingga sekarang. Dari situlah kita mendapat banyak sekali referensi mengenai segala aspek kehidupan di jaman pertengahan, termasuk desain taman yang ada pada kerajaan-kerajaan besar di Eropa. Taman di abad pertengahan menyajikan keindahan seni yang luar biasa yang menarik para pengrajin taman modern untuk menerapkan desain yang indah tersebut di era kini.

Apakah Anda tertarik pula untuk memiliki taman ala abad pertengahan? Berikut ini langkah-langkah sederhana untuk mewujudkan desain taman ala abad pertengahan yang indah di rumah Anda.

Sebelum Anda berniat untuk mendesain taman di sekitar rumah Anda dengan sentuhan ala abad pertengahan, ada baiknya Anda mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pembuatan taman itu sendiri. Beberapa hal yang harus Anda siapkan diantaranya batang pohon yang ramping atau ranting-ranting, tanaman herbal serta benihnya, dan tanaman sayuran serta benihnya. Tanaman-tanaman beserta benihnya tersebut bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko-toko atau pasar terdekat.

Langkah-langkah:

1. Desain taman multifungsi

Ketika Anda berfikir untuk mendesain taman ala abad pertengahan, hal yang harus Anda pertimbangkan yakni bahwa kelak taman tersebut haruslah multifungsi, yakni dapat digunakan sebagai area untuk bersantai sekaligus area produktif. Untuk mewujudkan itu, perlu adanya pemisahanan area untuk tanaman sayur-sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman obat-obatan herbal, serta area untuk duduk dan bersantai.

Taman dan Berbagai Jenis Tanaman/Tumbuhan ala Abad Pertengahan

2. Tanamlah tumbuhan – tumbuhan yang ada diabad pertengahan

Untuk memunculkan suasana taman yang menyerupai abad pertengahan, Anda tentu harus mendesain segala hal yang ada di taman semirip mungkin dengan kondisi asli pada abad ke 17 itu. Salah satu caranya dengan menanam tumbuhan yang ada di jaman tersebut misalnya lavender, mawar, rosemary, thyme, peterseli, dan lain-lain. Tanaman-tanaman tersebut dapat di temui di Indonesia sehingga tidak akan menyulitkan Anda ketika ingin membeli tanaman sekaligus benihnya.

Tanaman Herbal – Salah Satu Ciri Dari Desain Taman Abad Pertengahan

3. Bangun pagar disekeliling taman

Pagar merupakan aspek penting untuk mewujudkan sebuah taman ala abad pertengahan. Namun, disini pagar hanya berfungsi sebagai pelindung taman dan bukan aspek dekoratif seperti yang ada pada desain taman modern. Pagar berfungsi untuk melindungi tanaman-tanaman yang ada di taman dari serangan atau perusakan hewan-hewan liar.

Pagar biasanya memiliki bentuk yang sederhana yang dibuat dari papan kayu atau anyaman daun dan ranting yang disusun berjajar. Jika Anda tertarik untuk membuat anyaman ranting dan daun untuk pagar, pertama tancapkan beberapa batang pohon yang ramping namun cukup kuat. Atur jaraknya, jangan terlalu dekat maupun terlalu jauh. Setelah itu, lilitkan daun-daun , ranting, atau tanaman yang menjalar diantara batang-batang pohon tersebut hingga lilitan tersebut menutupi celah di tiap batang dan tidak ada ruang yang bisa ditembus.

Chateau de Villandry, Desain Taman ala Abad Pertengahan Yang Dikelilingi oleh Pagar

4. Petakkan sebidang tanah untuk tanaman setiap kelompok tanaman tertentu

Taman-taman abad pertengahan kerap kali mengelompokkan tanaman berdasarkan fungsinya. Setiap kelompok tanaman ditanam di tanah-tanah yang sudah dipetakkan. Pada setiap petak, beri pagar atau batas dengan menggunakan batu-batu besar atau anyaman daun dan ranting. Untuk beberapa tanaman tertentu yang cukup berbahaya misalnya mawar dan rosemary, Anda bisa menambahkan pagar teralis bila Anda takut keluarga Anda akan terkena durinya.

5. Tambahkan kursi – kursi taman yang cantik

Untuk menambah kesan artisitik pada taman abad pertengahan Anda, tambahkan kursi taman dan letakkan benda ini dekat dengan pagar. Anda bisa membeli kursi dari jenis excedra karena kursi ini sering ditemui pada abad pertengahan. Tambahkan rumput-rumput atau tanaman yang berbau wangi di sekeliling kursi tersebut untuk menambah kenyamanan Anda ketika duduk di kursi itu sambil menikmati keindahan taman.

Desain Taman yang Dilengkapi Kolam dan Fitur Air

6. Tambahkan fitur air

Air merupakan sumber kehidupan. Maka dari itu keberadaannya sangat penting, terutama untuk diletakkan di taman ala abad pertengahan. Fitur air di dekat taman dapat direalisasikan melalui keberadaan sumur, tangki air, kolam ikan, kolam renang, kolam buatan, dan sebagainya. Anda juga bisa menempatkan kran dengan penadah air di bawahnya. Isi air tersebut sehingga dapat mengundang beberapa burung liar untuk minum di tempat tersebut. Hal ini tentu akan semakin menambah keasrian taman ala abad pertengahan Anda. Selamat Mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. istimewa gan tamannya,
    ijin copas yah gan, dkasih link source nya koq

Leave a Comment