Mendekorasi Ruang Ganti Pribadi, Apa Saja yang Perlu di Lakukan?

ruang_ganti_dressing_room_2

Tips membuat atau mewujudkan ruang ganti pribadi dari sebagian area di lemari dinding (closet) atau kamar tidur.

Bagi Anda yang bergelut di industri entertainment, memiliki ruangan khusus untuk lemari dinding  (closet) adalah hal  yang lumrah. Ruangan tersebut tentu sangat dibutuhkan untuk menyimpan koleksi baju, tas, sepatu dan aksesoris lain yang menunjang karir Anda. Jika Anda sudah menentukan area khusus untuk closet dan menemukan masih ada space yang tersisa, Anda bisa memanfaatkan sudut yang tersisa tersebut untuk digunakan sebagai dressing room atau ruang ganti.

Tidak sulit membuat ruang ganti pribadi di rumah. Hanya dengan bermodalkan cermin, meja rias, beberapa laci guna menyimpan aksesoris, lalu ditambah dengan rak tempat menggantung baju, maka jadilah ruang ganti yang Anda inginkan.

Persiapan sebelum membuat kamar ganti

Hal yang pertama kali harus dilakukan adalah membersihkan area atau sudut yang nantinya akan digunakan untuk ruang ganti. Estimasikan luas dan dimensinya serta furnitur dan appliances apa yang akan ditempatkan di sini. Juga, pertimbangkan seberapa banyak laci, rak, gantungan baju, dan alat – alat pendukung lain yang diperlukan.

Sumber pasokan listrik

Sebuah ruangan yang difungsikan sebagai lemari dinding (closet) biasanya tidak dilengkapi stop kontak. Area ini hanya diberi lampu atau penerangan sekedarnya. Untuk menjadikannya ruang ganti, tentu diperlukan pemasangan stop kontak, bahkan satu atau lebih mengingat di ruang ganti, kita akan membutuhkan sumber pasokan listrik yang banyak, misalnya untuk menyalakan lampu tambahan, untuk hair dryer, catok rambut, dsb. Dalam menangani masalah kelistrikan di ruang ganti ini, dibutuhkan tenaga listrik profesional guna memasang sumber listrik tambahan.

Namun jika sudah ada stop kontak atau sumber listrik yang cukup di area ini, maka maksimalkan fungsinya dan atur agar layout ruang ganti ini menyesuaikan dengan posisi sumber listrik.

Dekorasilah ruang ganti layaknya “ruangan”, dan bukan “tempat penyimpanan”

Meski sebelumnya ruang ganti ini merupakan space tersisa dari closet Anda, namun paska diubah menjadi ruang ganti, area ini tetap harus nampak seperti ruangan pada umumnya, dan bukan gudang atau tempat penyimpanan. Untuk itu, Anda perlu memperlakukan area ini layaknya ruangan biasa, seperti menambahkan wallpaper, cat dinding, karpet untuk lantainya, dan pencahayaan tambahan yang membantu Anda tat kala ingin berdandan dan merias diri.

  • Cat dinding untuk ruang ganti

Pilih cat dinding dengan warna yang senada dengan warna kulit Anda atau warna yang bisa memberikan tampilan terbaik kulit Anda. Contohnya, jika Anda memiliki kulit kuning langsat, pilih warna cat dinding yang cerah seperti biru atau merah muda, dan jangan warna krem atau kuning, karena hal ini justru akan membuat kulit terlihat kusam.

  • Lantai pada ruang ganti

Jika Anda menginginkan tampilan lantai yang mengkilat, licin, dan nyaman di kaki, Anda bisa memilih lantai kayu yang sudah dipelitur atau lantai keramik. Namun jika Anda lebih suka lantai yang kesat, ada baiknya meletakkan karpet  dengan tone warna yang netral.

  • Pencahayaan

Pasang ample lighting, misalnya track lights atau spot lights untuk sudut – sudut tertentu seperti di dekat rak sepatu atau di dekat gantungan baju. Lalu, Anda bisa memanfaatkan floor lamps untuk mendapatkan nyala lampu yang lebih soft di dalam ruangan. Atau, Anda bisa menggunakan lampu pendan, kandelar, atau recessed lighting   untuk alternatif pencahayaan ruang ganti. Semua itu tentu disesuaikan dengan lebar ruangan dan manfaat atau efek cahaya yang ditimbulkan.

ruang_ganti_dressing_room_1

Desain Interior Kamar Tidur dengan Ruang Ganti Pribadi

Masukkan appliances dan furnitur untuk ruang ganti

Setelah dipastikan lokasi sumber listrik, mulailah dengan memasukkan furnitur dan appliances satu per satu ke dalam ruangan. Pastikan tidak terlalu banyak memasukkan rak atau tempat penyimpanan ke dalamnya. Masukkan cermin dan meja rias, gantungan baju, rak, rak sepatu untuk menata dan meletakkan baju ganti, aksesoris, dan sepatu yang akan dipakai.

Keranjang / boks untuk pakaian kotor

Paska mengganti pakaian, Anda memerlukan tempat untuk meletakkan pakaian – pakaian kotor yang baru saja Anda kenakan dan menggantinya dengan pakaian yang bersih. Jangan lupa tempatkan keranjang atau boks terpisah untuk meletakkan pakaian – pakaian kotor ini, jangan sampai tercampur dengan pakaian yang masih bersih. Atau, jika Anda merasa pakaian tersebut masih cukup bersih dan Anda ingin memakainya kembali, gantung dengan hanger namun pisahkan dengan kumpulan pakaian yang masih bersih.

Berisi sentuhan akhir

Sebagai sentuhan akhir dalam mendekorasi ruang ganti, Anda bisa menambahkan otoman atau kursi tambahan di samping kursi utama yang ada di depan meja rias. Pilih kursi dengan upholstery warna yang sedikit bold, misal warna merah tua.  Pada dindingnya, kita bisa menambahkan lukisan, poster, foto diri, atau foto artis idola yang banyak menginspirasi gaya fashion Anda.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment