Menanam Tumbuhan Herbal di Dalam Ruangan (Bagian I)

Langkah-langkah untuk mewujudkan taman yang ditumbuhi tumbuhan herbal di dalam ruangan.

Taman indoor atau taman dalam ruangan mungkin belum banyak diketahui dan diaplikasikan di rumah-rumah. Untuk memunculkan suasana hijau dalam ruangan, orang-orang cenderung meletakkan tanaman imitasi sekedar sebagai penghias ruangan agar nampak asri. Hal tersebut sangat sering kita jumpai terutama di kantor-kantor. Padahal, bila kita mencintai tanaman dan ingin ruangan dalam rumah atau kantor kita dihiasi tanaman asli, kita bisa mewujudkannya.

Mungkin banyak orang yang meragukan apakah sebuah tanaman bisa hidup di dalam ruangan. Selain itu, perawataanya pun akan lebih sulit dibandingkan memiliki tanaman yang diletakkan di luar ruangan. Tetapi, memiliki tanaman di dalam rumah dapat menciptakan keasyikan sendiri, terlebih bagi mereka yang suka berkebun.

Menanam tanaman dalam ruangan juga sangat menguntungkan bagi mereka yang tinggal di apartemen atau di perumahan dimana keterbatasan lahan kerap menjadi kendala untuk mewujudkan keinginan mereka dalam menanam tumbuhan di rumah.

Lantas, tumbuhan jenis apa yang bisa kita tanam di dalam ruangan?

Pertanyaan tersebut mungkin muncul di benak Anda. Benar, tidak semua tumbuhan dapat kita tanam di dalam ruangan. Tumbuhan yang bisa kita tanam disini adalah yang ukurannya kecil dan ditanam di media tanam seperti pot. Perumbuhaannya pun tidak terlalu signifikan, sehingga mempermudah pemilik dalam melakukan perawatan.

Untuk jenisnya, mungkin Anda bisa mencoba menanam tanaman-tanaman herbal di dalam ruangan. Mengapa memilih tanaman herbal? Selain karena ukuraanya yang tak terlalu besar, tumbuhan herbal jelas sangat menguntungkan dan khasiatnya bisa dirasakan seluruh anggota keluarga. Tumbuhan herbal memiliki khasiat menyembuhkan dan menjaga kesehatan bila dikonsumsi dengan cara yang benar. Dengan demikian, ketika Anda atau keluarga Anda tengah sakit yang sifatnya ringan, Anda tak perlu membeli obat-obatan kimia, cukup ambil dari tumbuhan herbal yang telah Anda tanam dan gunakan sebagai obat.

Berbagai Jenis Tanaman Obat (Herbal) yang Dapat Ditanam Didalam Rumah

Tumbuhan herbal apa saja yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan?

Beberapa tumbuhan herbal yang sering ditanam di dalam ruangan adalah basil, peterseli, lokio (chives), oregano, rosemary, and thyme. Ketika menanam tumbuhan herbal dalam ruangan, Anda mungkin membutuhkan referensi , kesabaran, serta ketelatenan tinggi. Namun, Anda akan mengunduh hasil memuaskan karena tanaman herbal mempunyai khasiat tinggi untuk kesehatan tubuh.

Untuk menciptakan dekorasi rumah dari taman herbal mini ini, Anda mungkin membutuhkan sedikit kreativitas dan teknik penataan yang baik. Tapi, meski penataan tumbuhan-tumbuhan itu sangat penting untuk memberikan kesan estetik dalam ruangan, Anda jangan sampai lupa dengan perawatan khusus yang harus diterima maing-masing tumbuhan herbal yang mungkin saja berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Untuk menanam tumbuhan-tumbuhan herbal tersebut di dalam ruangan, berikut tips yang dapat Anda terapkan. Tips ini akan dihadirkan dalam dua edisi artikel ini.

Penataan Tanaman Herbal Didalam Ruangan

1. Pilihlah tumbuhan herbal yang sehat dan mudah beradaptasi dengan baik

Karena menanam tanaman di dalam ruangan berbeda dengan menanam tanaman di luar ruangan, maka Anda harus benar-benar memastikan bahwa kualitas tumbuhan yanag Anda tanam tersebut sangat baik. Anda bisa memulai menanam tumbuhan herbal dari benihnya. Benih-benih ini dapat Anda temukan di toko-toko yang menjual tanaman.

Jika Anda tak sabar menanti pertumbuhan tanaman herbal sejak dari benih, Anda bisa memilih tumbuhan herbal yang masih muda. Pastikan kualitasnya baik dan kondisi tanaman cukup sehat serta memiliki ketahanan dan adaptasi yang tinggi. Perhatikan kondisi daunnya. Daun harus berwarna hijau segar dan bukan kekuning-kuningan atau coklat. Lihat pula apakah ada serangga atau hama yang menyerang tumbuhan tersebut. Cek pula akar tanaman tersebut bila memungkinkan. Akar tumbuhan herbal seharusnya berwarna pucat, entah itu kuning atau putih.

Jangan lupa untuk melihat keadaan tempat atau toko dimana Anda membeli bibit tersebut, apakah toko itu terlihat terawat atau tidak. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kualitas tumbuhan herbal ini. Anda bisa menemukan tanaman herbal ini di kebun bibit yang biasanya dapat ditemui dengan mudah di kota-kota di Indonesia.

Penempatan Tanaman Herbal diarea Void Untuk Mendapatkan Cahaya Matahari yang Maksimal

2. Pilih lokasi yang tepat untuk menempatkan tanaman herbal

Karena tumbuhan herbal ini akan ditanam di dalam ruangan, maka keberadaan cahaya sangat berperan penting dalam pertumbuhan tanaman ini. Namun, kadar cahaya yang dibutuhkan bagi masing-masing tanaman mungkin sedikit berbeda. Banyak tumbuhan herbal lebih menyukai lingkungan tumbuh yang hangat dan lembab, tapi ada juga tumbuhan yang layu dan mengkerut bila ditempatkan di tempat yang terlalu banyak terpapar sinar matahari. Maka, cobalah untuk memindah-mindahkan lokasi tanaman herbal hingga Anda yakin tumbuhan tersebut telah berada di lokasi yang tepat dengan kadar pencahayaan yang cukup.

Sebagai contoh, tumbuhan Basil sangat membutuhkan papaan sinar matahari secara langsung serta temperatur yang cukup hangat. Hal ini berbeda dengan tumbuhan herbal jenis Chervil yang lebih menyukai paparan sinar matahari tak langsung. Selain itu, tumbuhan herbal Cilantro membutuhkan ruang lingkup yang luas untuk tumbuh secara maksimal. Jadi, sediakan area yang luas dan tidak berdempetan dengan tumbuhan lain bila Anda ingin menanam tanaman jenis ini.

Bersambung ke: Menanam Tumbuhan Herbal di Dalam Ruangan (Bagian II)

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

0 Comments

Leave a Comment