Memilih dan Memasang Panel Surya di Rumah

Alasan mengapa kita harus menggunakan panel surya serta beberapa saran sebelum membeli serta memasang panel surya di rumah.

Kebutuhan akan konsumsi energi di rumah di masa modern ini begitu besar. Namun, kebanyakan kebutuhan energi di rumah-rumah harus disuplai oleh sumber energi yang tidak ramah lingkungan dan tidak dapat diperbarui. Bila energi-energi tersebut terus dikonsumsi, maka pada suatu waktu akan datang masa dimana energi itu akan habis.

Untuk itu, apakah kita harus selalu bergantung dengan konsumsi energi yang tak dapat diperbarui tersebut? Tentu saja tidak, dan salah satu usaha yang dapat kita lakukan adalah dengan beralih ke penggunaan energi yang dapat diperbarui dan lebih ramah lingkungan, salah satunya energi dari sinar matahari.

Indonesia adalah negara tropis yang terletak di garis katulistiwa. Dengan keuntungan letak geografis seperti itu memungkinkan Indonesia menerima sinar matahari yang cukup melimpah sepanjang tahun. Namun sayangnya, limpahan sinar matahari tersebut tak lantas dimanfaatkan dengan baik oleh mayoritas masyarakat Indonesia, yang dilihat dari minimnya jumlah orang yang mau memasang panel surya di rumah mereka.

Panel surya memang cukup mahal, namun manfaat yang diberikan dalam menyuplai energi di rumah sangatlah besar. Ironisnya, negara dengan pemakaian panel surya tertinggi adalah Jerman, dimana negara tersebut tak mendapatkan paparan sinar matahari sebanyak di Indonesia. Hal tersebut karena pemerintah di negara Jerman sangat mendukung program hemat energi dan mendorong warganya untuk mulai memanfaatkan sumber energi dari matahari melalui pemasangan panel surya.

Nah, mengetahui bahwa negara maju seperti Jerman telah memulai langkahnya dalam memanfaatkan energi panas dari sinar matahari melalui panel surya, mengapa kita tak mengikuti langkah yang baik tersebut? Adapun dalam pemilihan dan pemasangan panel surya di rumah memang tak mudah, namun berikut ini saran yang dapat Anda pertimbangkan dalam memilih dan memasang panel surya di rumah.

Penerapan Teknologi Solar Cell (Panel Surya) Dirumah

1. Pelajarilah cara kerja panel surya

Panel surya bekerja dengan cara menampung sinar matahari yang diterima melalui lempengan semi konduktor pada permukaan panel surya. Sinar matahari tersebut memungkinkan elektron-elektron yang ada di dalam panel surya bergerak, dan gerakan yang ditimbulkan elektron tersebut akan menghasilkan energi listrik.

Energi-energi listrik tersebut kemudian dialirkan ke Photo Voltaic cell atau PV cell untuk disimpan sebelum di alirkan ke perangkat elektronik di rumah Anda. Energi listrik yang dihasilkan adalah energi listrik DC, yaitu energi listrik yang sama dengan listrik yang ada pada baterai.

Beberapa alat kelistrikan di rumah Anda mungkin membutuhkan arus listrik AC, untuk itu Anda membutuhkan peralatan lain untuk mengubah arus listrik DC menjadi AC, yakni inverter.

2. Cek kondisi dan ketersediaan peralatan-peralatan pendukung sebelum menginstal panel surya

Karena panel surya merupakan perangkat yang akan dipasang di atas rumah Anda, cek kesiapan dan kelengkapan rumah Anda, apakah rumah Anda memungkinkan untuk dilakukan pemasangan panel surya. Dan untuk mengubah listrik DC yang dihasilkan panel surya ke dalam listrik AC, maka Anda perlu perangkat pendukung lain yaitu inverter.

Inverter ini memungkinkan Anda untuk mengalirkan aliran listrik AC ke perangkat elektronik yang memang membutuhkan aliran listrik AC seperti TV, kulkas, pendingin ruangan, dan lainnya.

Proses Pemasangan Solar Cell (Panel Surya) Dirumah

3. Serahkan proses pemasangan panel surya pada orang yang ahli

Bila Anda tak terlalu paham mengenai alat kelistrikan, ada baiknya Anda menyewa kontraktor atau tukang listrik untuk melakukan pemasangan. Namun pastikan bahwa biaya yang Anda keluarkan untuk menyewa tukang listrik tersebut tidak terlalu besar karena tujuan awal Anda dalam memasang panel surya adalah untuk menghemat pengeluaran, terutama pengeluaran untuk tagihan listrik bulanan.

Untuk itu, perlu pula memilih panel surya yang efisien, yakni ukuran panel surya haruslah sepadan dengan besaran energi listrik yang dapat dihasilkannya.

4. Alokasikan anggaran yang akan Anda keluarkan untuk proses pemasangan panel surya

Karena panel surya bukanlah perangkat yang mudah untuk dipasang di sebuah rumah, maka beberapa proses pemasangan panel surya ini terkadang butuh waktu lebih dari 1 hari. Semakin banyak hari yang dibutuhkan untuk pemasangan tata surya berarti akan semakin banyak dana yang Anda keluarkan, terutama untuk menyewa jasa pemasangan panel surya tersebut.

5. Lakukan instalasi panel surya di luar musim hujan

Karena musim hujan selalu ditandai dengan mendung, maka intensitas cahaya matahari tentu akan berkurang. Berkurangnya intensitas cahaya matahari ini akan membuat sinar matahari yang dapat diterima panel surya akan turut berkurang juga. Jika hal itu tejadi, maka energi listrik yang akan dihasilkan pun juga jauh lebih sedikit. Untuk itu, pilih pemasangan panel surya di musim kemarau dimana intensitas cahaya matahari cukup melimpah.

Perusahaan yang memproduksi panel surya biasanya menyediakan garansi selama kurang lebih 10 tahun. Sehingga dalam jangka waktu tersebut, Anda bisa memanfaatkan energi dari matahari dan Anda akan melihat tagihan listrik di rumah Anda berkurang.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment