Desain Prototipe Perumahan Vietnam Berbiaya Rendah Diperkenalkan oleh Arsitek Vo Trong Nghia

low_cost_house_1

Desain rumah tinggal dengan harga murah dan perawatan terjangkau untuk penduduk di sekitar delta Sungai Mekong, barat daya Vietnam.

Lewat proyek desainnya kali ini, Arsitek Vo Trong Nghia baru saja memperkenalkan fase kedua dari prototipe proyek tempat tinggal dengan harga terjangkau untuk masyarakat Vietnam dengan pemeliharaan yang mudah dan tak memerlukan biaya tinggi. Proyek ini sebenarnya merupakan bagian dari sebuah proyek pemerintah yang bertujuan untuk memecahkan krisis perumahan yang tengah dihadapi pemerintah negara tersebut.

Sekilas tentang profil proyek

Perusahaan Arsitek: Vo Trong Nghia Architects

Arsitek prinsipal: Vo Trong berarti, Masaaki Iwamoto, Kosuke Nishijima

Kontraktor: Wind and Water House JSC

Prototipe yang kedua ini dikenal dengan julukan S House dan telah diresmikan oleh Vo Trong Nghia Architects dua tahun setelah perusahaan Vietnam tersebut memperkenalkan prototipe bangunan berbiaya murah yang pertama, yang dirancang untuk menawarkan tempat tinggal permanen bagi keluarga di Vietnam. Harganya pun tergolong sangat terjangkau, yakni kurang dari £2.500 tiap rumah. Untuk detail mengenai rumahnya sendiri, bisa dilihat dari gambar – gambar hasil bidikan kamera fotografer Hiroyuki Oki.

low_cost_house_4

Desain Rumah Murah – View 2

S House: Prototipe bangunan berbiaya murah yang pertama

Sementara desain asli terbuat dari rangka baja ringan, struktur yang baru ini dibangun dari beton pracetak. Sang arsitek percaya bahwa material tersebut akan menawarkan stabilitas jangka panjang yang lebih besar, khususnya untuk kondisi wilayah dan geografis di Vietnam.

low_cost_house_5

Desain Rumah Murah – View 3

Konsep dari prototipe yang kedua ini adalah untuk menggabungkan komponen modular dan strategi – strategi pembangunan yang bisa dirangkai dan dilakukan sendiri tanpa bantuan profesional (do it yourself).  Struktur yang ringan sengaja dihadirkan pada prototipe yang kedua ini guna memungkinkan pondasi yang lebih kecil, sehingga bangunan ini sanggup dibawa oleh perahu-perahu kecil. Perahu merupakan alat transportasi yang masih sangat diandalkan di Vietnam karena mayoritas rumah – rumah penduduk masih berlokasi tak jauh dari aliran sungai, dalam hal ini sungai Mekong.

low_cost_house_3

Desain Rumah Murah – View 4

Proyek perumahan murah ini nantinya akan dilaksanakan di wilayah barat daya Vietnam, di tepian Sungai Mekong. Baik rumah ini dan proyek prototipe yang pertama, keduanya dibangun di tepian sungai Mekong dan dibuat dengan konsep memanjang.

low_cost_house_6

Desain Rumah Murah – View 5

low_cost_house_7

Desain Rumah Murah – View 6

Vo Trong Nghia Architects  mengatakan landasan dari pembangunan proyek perumahan terjangkau ini karena orang-orang yang menetap di sekitar delta sungai Mekong memiliki pendapatan yang bisa dikatakan rendah, yakni hanya sekitar rata-rata di bawah £60 per bulan. Mayoritas dari mereka tinggal di hunian sementara yang juga dengan harga yang sangat murah. Sayangnya, hunian sementara yang mereka tempati meskipun dibanderol dengan harga murah, namun biaya perawatannya tergolong tinggi meningat buruknya struktur bangunan. Oleh karena itu, kebutuhan akan perumahan murah tapi permanen adalah masalah sosial yang sangat mendesak di Vietnam.

S House menawarkan luas area  3 kali lebih besar dari luas hunian sebelumnya

Menurut tim arsitek tersebut, banyak rumah di kawasan ini memiliki luas area yang kurang dari 10 meter persegi. S House menawarkan luas area yang 3 kali lebih besar dari luas area hunian sementara yang banyak tersebar di sini, sehingga S House bisa dikatakan lebih layak untuk ditinggali. Selain itu, S House juga dibangun dengan konsep fleksibel di mana ruangan bisa dibagi  ke dalam empat area, tergantung kebutuhan.

low_cost_house_8

Desain Rumah Murah – View 7

low_cost_house_9

Desain Rumah Murah – View 8

Atap double layer terbuat dari semen yang bergelombang dan daun-daun palem nipa produksi lokal ini mampu memastikan bangunan rumah dapat terlindung dari panas matahari dan hujan deras. Sementara itu, adanya space yang lapang antara dinding dan tepi atap memungkinkan banyak ventilasi alami untuk menembus interior.

Menerapkan strategi desain pasif

Sang arsitek menambahkan bahwa untuk mengatasi cuaca di Vietnam yang cenderung berubah – ubah karena berada di lingkungan tropis, maka proyek ini memanfaatkan strategi desain pasif. Sebelumnya, sang arsitek pernah menangani proyek serupa, yakni pembuatan rumah yang dilingkupi dengan tumbuh –  tumbuhan dan kubah yang terbuat dari jerami dan bambu.

low_cost_house_10

Desain Rumah Murah – View 9

Karena karena pohon palem nipa banyak ditemukan di area di sekitar delta Sungai Mekong, bagian dari pohon ini kerap dimanfaatkan sebagai material pendukung bangunan rumah, sehingga  bahan ini cukup akrab dengan penduduk lokal sekaligus juga selaras dengan pemandangan dan alam di sekitarnya.

low_cost_house_13

Desain Rumah Murah – View 10

Di samping penggunaan pohon nipa, panel polikarbonat juga dimanfaatkan sebagai pintu yang akan memungkinkan warga untuk membuka rumah mereka sekaligus membantu untuk membawa cukup cahaya alami masuk ke dalam area rumah.

Beragam alternatif material dengan biaya murah dan mudah dicari

Seluruh permukaan eksternal dapat diberi cladding dengan beragam alternatif material dengan biaya murah dan mudah dicari. Ide ini diterapkan agar penduduk lokal bisa dengan mudah dan murah jika ingin mengganti bagian rumah mereka yang sudah rusak.

low_cost_house_12

Desain Rumah Murah – View 11

Vo Trong Nghia Architects sekarang bekerja pada desain iterasi ketiga, yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan dengan menggunakan struktur rumah yang lebih ringan dan komponen sederhana.

Proyek ini muncul sebagai bagian dari serial televisi Rebel Architecture, yakni serial dokumenter yang menampilkan enam profil arsitek yang berani menerapkan desain rumah unik untuk mengatasi krisis perkotaan, lingkungan dan sosial di dunia.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment