Desain Masjid Singapura oleh Formwekz Architects yang Menampilkan Pola-Pola Geometris Bercorak Islami

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-6

Review desain arsitektur bangunan masjid di Singapura yang menonjolkan pola geometris yang tetap bercorak islami yang didesain oleh studio arsitek Formwekz Architects.

Dewasa ini desain masjid mempunyai model dan gaya yang berbeda-beda. Tidak hanya sebatas desain bangunan yang hanya menampilkan bangunan dan kubahnya saja, masjid sebagai bangunan untuk beribadah juga dapat menampilkan unsur artistik disetiap sisi bangunannya. Mulai dari konsep minimalis hingga modern, dengan adanya perkembangan zaman, bagian interior masjid ditata sedemikian rupa untuk menampilkan hasil karya seni yang indah. Desain interior masjid dengan desain modern banyak ditemukan di daerah perkotaan yang biasanya padat penduduk.

Di Singapura, ada sebuah masjid yang memiliki desain yang menarik dengan menampilkan pola-pola geometris yang biasanya disematkan pada bangunan-bangunan perkantoran. Akan tetapi sebuah studio arsitek bernama Formwekz Architects berhasil memberikan nuansa baru pada bangunan masjid yang bernama Masjid Al-Islah yang terletak di kota Punggol, daerah timur laut Singapura yang memiliki populasi muslim yang padat. Formwekrz Architects didirikan oleh Alan Tay, Berlin Lee dan Seetoh Kum Loon pada tahun 1998. Studio arsitek tersebut telah menangani beberapa proyek seperti desain area rumah beton yang dikelilingi tumbuhan.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-7

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 2

Area kota Punggol bagian timur laut Singapura pada akhir-akhir ini sedang mengalami pengembangan yang besar dikarenakan adanya relokasi kampus, Institut Teknologi Singapura ke lokasi baru yang terletak di dekat Waterfront Park.  Meskipun memberikan nuansa baru pada bangunan masjid agar tampak lebih geometris, tim Formwekz Architects tetap bertumpu pada gaya islam traditional untuk menciptakan corak yang terlihat rumit pada permukaan masjid.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-3

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 3

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-4

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 4

Keterangan singkat mengenai proyek desain masjid di Singapura

Arsitek Utama: Formwerkz Architects

Tim proyek desain: Alan Tay, Seetoh Kum Loon, Iskandar Idris, Stephen Lim, Liu Zheng Hao, April Tan, Makhasiri Khanoei, Livina Rahmayanti, Alicia Lazzonroni, Rafael Aronso, Foo Yuet Yee, Fabian Ong, Tan Shuat Zhen, Qistina, Wang Chen Fong.

Surveryor: Surbana International Consultants.

Masjid yang desainnya dikerjakan oleh tim Formwerkz tersebut terbagi menjadi tiga bagian yang terdiri dari ruang ibadah utama, sebuah ruang pusat studi Islam dan ruang administrasi. Pembagian area ruangan di masjid ini bertujuan untuk memberikan nuansa bangunan yang lebih terlihat domestik jika dipadukan dengan area disekitarnya. Area masjid dihubungkan oleh serangkaian teras yang ditinggikan dan juga berbentuk landskap yang bisa diakses oleh publik sehingga memperlihatkan keterbukaan.

Masjid dengan desain bangunan yang terbuka

Salah satu tim Formwerkz Architects, Alan Tay mengungkapkan bahwa konsep yang diusung untuk membangun masjid ini adalah konsep terbuka yang merefleksikan aspirasi Islam kontemporer di Singapura. Konsep bangunan masjid yang penuh keterbukaan ini sedikit sulit dan menantang bagi tim arsitektur karena letak masjid yang berdekatan dengan area flat disekitarnya. Porositas fisik dari masjid ini memungkinkan adanya koneksi visual ke area sekitarnya dengan memperluas bangunan sampai ke area di luar batas masjid. Namun koneksi visual ini dapat menimbulkan kurangnya rasa sakral dan tenang yang biasanya diharapkan berada di rumah ibadah seperti masjid.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-1

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 5

Untuk memberikan kesan keterbukaan pada ruangan, terdapat permukaan berbuku-buku yang membentuk tembok dan kubah pada sisi atas ruang ibadah utama. Permukaan yang berbuku-buku tersebut juga berfungsi sebagai ventilasi dan juga mampu menyediakan pencahayaan alami kedalam ruangan sehingga penggunaan lampu pada siang hari dapat diminimalisir.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-11

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 6

Bangunan masjid Singapura dengan unsur Islam traditional

Masjid ini menggunakan struktur bangunan dengan bahan dasar beton yang ditutupi oleh cat bertekstur seperti pasir. Pada bagian kubah, pintu masuk yang melengkung, dan menara masjid dicat dengan warna abu-abu gelap. Alan Tay selaku pendiri studio Formwerkz Architects selanjutnya menambahkan bahwa pola dasar arabesque pada masjid serta lengkungan yang ada pada bangunan dipengaruhi oleh bentuk bangunan Islam traditional. Lengkungan pada ruang sholat utama dirancang untuk membuat ruangan terlihat lebih luas.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-2

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 7

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-5

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 8

Selain itu, lengkungan pada bangunan juga berfungsi sebagai penyangga bagian serambi depan masjid. Bangunan masjid seluas 3.700 meter persegi ini mampu menampung sampai dengan 4.500 orang jamaah. Terdapat parkir bawah tanah  pada masjid di Singapura ini, yang di desain dari hasil pelebaran kubah di ruang ibadah utama.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-10

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 9

Pada ruang ibadah utama terdapat sisi yang terbuka yang memungkinkan para jamaah untuk segera merapat dan saling berdekatan pada puncak waktu ibadah.  Pada area ibadah utama terdapat kanopi besar yang menggantung yang mampu memberikan perlindungan terhadap segala cuaca. Pada hari-hari besar agama, sebagian besar ruangan terkecuali kamar mandi, ruang administrasi dan ruang pelayanan di gunakan untuk beribadah. Sebagian ruangan seperti koridor, kelas, teras atap dan bahkan parkir basement juga dapat digunakan sebagai ruang ibadah.

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-9

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 10

desain-arsitektur-masjid-di-singapura-8

Desain Arsitektur Masjid di Singapura – View 11

Alan Tay menambahkan bahwa desain masjid di Singapura ini mengusung konsep tanpa batas pada sisi dindingnya. Sehingga ruang ibadah utama secara fisik dan visualnya dapat diakses dari berbagai sisi. Tembok yang tanpa batas tersebut juga mengaburkan perbedaan antara area masjid dan jalan yang ada di sekitarnya.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment