Dekorasi Interior Rumah Bergaya Rustic Dipadukan dengan Aksen Tradisional

desain_interior_bergaya_rustic_3

Menggabungkan desain interior rustic ala pedesaan dan dekorasi tradisional yang atraktif dan saling melengkapi satu sama lain.

Memadukan dua atau lebih gaya desain interior dapat menciptakan tampilan visual yang elegan dan menarik ketika dilakukan dengan benar. Jika tidak, hal ini justru bisa menimbulkan kesan kontras dan bertabrakan. Salah satu gabungan gaya desain interior yang bisa dipilih adalah perpaduan antara gaya desain rustic atau pedesaan dengan gaya desain tradisional.

Kita bisa menciptakan tampilan rumah yang bersahaja dari kombinasi dua gaya ini, namun dengan sentuhan modern. Berikut ini panduan dalam menggabungkan dekorasi rustic ala pedesaan dan dekorasi  tradisional.

1. Hadirkan unsur-unsur pedesaan di rumah tradisional

 Pertama, pilih salah satu tema menjadi tema utama dalam rumah, entah itu tema rustic atau tradisional. Jika Anda memiliki furnitur antik tradisional, tambahkan dekorasi dan detail – detail yang khas unsur pedesaan. Sebaliknya, Jika Anda memiliki furnitur bergaya pedesaan, tambahkan beberapa detail atau ornamen tradisional, misalnya ukiran khas Jawa, Madura, atau Kalimantan. Cara ini akan menjaga setiap elemen terlihar kohesif meski menerapkan dua gaya yang berbeda.

2. Kombinasikan pintu dan jendela rustic dengan furnitur dan dekorasi pedesaan di rumah tradisional

Hadirkan sentuhan pedesaan seperti pintu dan jendela tua, furniture pedesaan dan dekorasi pedesaan di sebuah rumah tradisional bergaya klasik, yang biasanya kental dengan nuansa etnik tertentu. Hadirkan benda – benda dekoratif yang sangat khas nuansa pedesaan dan mungkin kental akan nuansa historis, misalnya beberapa lampu antik, cermin antik, atau hiasan tanduk binatang.

3. Beri sedikit kesan modern agak tak terlalu terlihat membosankan

Tak lupa, Anda bisa menambah karya seni modern yang bisa berkomplemen dengan seluruh elemen dalam ruang guna menghadirkan nafas yang lebih fresh ke dalam ruangan dan membuat ruangan tidak terlalu membosankan.Tambahkan sentuhan modern yang bisa memperkuat karakter interior, misalnya lukisan, vas bunga, bantal sofa, atau karpet. Atau, bisa juga menghadirkan furnitur yang berbahan kayu dari varietas yang berbeda dengan warna, corak, dan karakter yang berbeda pula.

4. Gunakan bahan kulit untuk aksen pedesaan

Bahan kulit bisa dijadikan salah satu aksen yang kental sentuhan pedesaan. Kursi kulit yang dicampur dengan kain pelapis tradisional motif bunga tentu akan menciptakan tampilan visual yang atraktif di dalam ruangan.

5. Warna – warna untuk dekorasi interior rustic

Skema warna untuk dekorasi interior rustic cenderung warna – warna yang membumi. Cokelat gelap atau cokelat muda adalah warna yang digunakan sebagai warna dasar. Warna ini bisa didapatkan dari elemen kayu, baik itu pada dinding, lantai, atau langit – langitnya. Beri aksen lain yang juga membumi, misal warna abu-abu, hijau pandan, dan biru. Warna merah bata atau oranye yang sedikit gelap juga bisa dipertimbangkan sebagai aksennya. Agar tercipta keselarasan pada tiap warna yang hadir dalam interior ruangan, pastikan Anda menambah aksen seperti lukisan alam pedesaan atau lukisan suku tradisional di sudut – sudut tertentu yang mempertemukan dua warna berbeda.

6. Aksen berbahan kain

Kain bertekstur berat, seperti wol atau flanel, mampu membawa kehangatan nan nyaman ke ruangan bergaya rustic ala pedesaan. Alternatifnya, hadirkan aksen kain dari bahan rajutan, misalnya untuk taplak meja, tatakan piring, sarung bantal, dsb. Hadirkan juga karpet dari bahan anyaman, biasanya yang terbuat dari bahan plastik, lalu tempatkan di area yang bernuansa informal atau santai, misal di ruang keluarga atau di kamar.

desain_interior_bergaya_rustic_2

Desain Interior dan Furniture Bergaya Rustic

7. Furnitur untuk dekorasi rustic atau pedesaan

Furnitur sederhana yang terbuat dari kayu log yang tebal dan utuh akan sangat pas untuk dihadirkan  dalam sebuah rumah yang didekorasi dengan gaya pedesaan. Usahakan pilih potongan-potongan kayu yang padat yang sederhana tanpa banyak hiasan dan permukaannya tidak dibuat mengkilap, sehingga serat – seratnya masih jelas terlihat. Perabotan ini bisa Anda buat sendiri atau Anda dapatkan dari pengrajin di pedesaan. Anda pun bisa mencari model furnitur rustic ini di toko barang bekas dan pasar loak, namun pastikan kualitasnya masih cukup baik untuk digunakan dalam beberapa tahun ke depan.

7. Aksesoris

Aksesoris bernuansa pedesaan sekaligus tradisional biasanya dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya gerabah yang dibuat dari tanah liat, hiasan gantung dan mainan anak dari bambu, karya seni dari batok kelapa, dan dekorasi atau aksesoris lain dari potongan kayu atau akar pohon. Tak hanya itu, bingkai foto yang dibuat dari ranting atau keranjang anyaman juga bisa digolongkan sebagai aksen dekorasi interior rustic yang bisa memperkuat kesan pedesaan sekaligus tradisional.

8. Beri penegasan pada dapurnya

Di dapur, kita bisa semakin mengeksplor keinginan kita dalam bereksperimen dengan gaya rustic. Hadirkan peralatan dapur yang lama, seperti kompor sumbu, pemanggang, kukusan, dan peralatan dapur antik. Gunakan barang – barang dari tembikar dan anyaman bambu untuk meletakkan bumbu dan peralatan dapur yang ukurannya kecil.

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment