3 Prinsip Mendekorasi Rumah yang Ramah Lingkungan (Reuse, Reduce, Redesign)

furniture hasil daur ulang yang ramah lingkungan

Cara-cara sederhana dalam mendekorasi ruangan di rumah dengan cara yang mudah, hemat, aman, dan ramah lingkungan.

Perubahan iklim di bumi merupakan salah satu hal yang tak bisa kita hindari. Banyaknya polusi serta pembabatan hutan secara liar mengakibatkan kerusakan lingkungan yang tak terhindarkan. Bila alam ini telah rusak, walhasil iklim pun dapat berubah secara drastis. Dan tanda-tanda perubahan iklim sudah mulai bisa kita rasakan, diantaranya banyaknya anomali alam seperti banjir bandang serta badai di belahan bumi yang satu, namun di belahan bumi yang lain justru terjadi kekeringan yang panjang. Fenomena alam ini merupakan pertanda bahwa bumi kita saat ini berada dalam kondisi yang kritis.

Memang, isu-isu perubahan iklim sudah sangat santer terdengar. Namun, hanya termakan oleh isu saja tak akan membuat perubahan yang berarti. Perubahan iklim tentu akan terjadi, namun minimal kita bisa melakukan langkah untuk mengurangi dampaknya. Diantaranya, menjaga lingkungan sekitar kita serta mengurangi sampah yang sulit terurai. Sebagai bukti nyata kita untuk peduli terhadap lingkungan, maka tak ada salahnya kita ikut serta dalam pengolahan sampah-sampah atau bahan yang masih bisa dipakai dan didaur ulang untuk kita manfaatkan kembali.

Bagaimana caranya? Salah satunya dengan menggunakannya sebagai bagian dari dekorasi atau furnitur rumah. Hem, pastinya Anda penasaran, untuk itu, kali ini kita akan berbagi trik untuk mendekorasi rumah ramah lingkungan dengan 3 prinsip utama : Reuse (menggunaan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan), Reduce (mengurangi produksi sampah dan hal-hal yang dapat merusak lingkungan), dan Redesign (mendesain ulang barang yang lama).

reused furniture

Reused Furniture

Reuse (menggunaan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan)

Bila Anda berfikir bahwa barang-barang baru merupakan salah satu hal yang bisa membawa nuansa mewah dalam rumah Anda, Anda salah. Kebanyakan rumah-rumah yang mengaplikasikan penggunaan furnitur-furnitur lama yang cenderung antik justru tidak kehilangan nuansa kemewahannya. Maka dari itu, jangan memaksakan untuk selalu mengupdate furnitur-furnitur lama Anda.

Bila Anda menginginkan suasana dan tampilan baru, Anda bisa cukup melakukan pengecatan ulang atau penggantian kain luarnya dengan yang baru. Pilih kain yang berbahan alami, seperti katun, linen, atau wool yang merupakan bahan-bahan dari alam. Pemanfaatan kembali furnitur-furnitur lama yang masih layak selain dapat menghemat dana tentu lebih ramah lingkungan karena kita telah mengurangi penggunaan bahan-bahan untuk membuat sebuah furnitur baru.

Bila Anda berfikiran untuk melakukan pengecatan ulang, pastikan bahwa cat yang Anda gunakan bebas atau sedikit kandunga VOC karena bahan ini merupakan zat kimia perusak alam.

recycled furniture

Recycled Furniture

Reduce (mengurangi produksi sampah dan hal-hal yang dapat merusak lingkungan)

Salah satu benda yang menumpuk di alam dan keberadaanya dapat merusak lingkungan adalah sampah, terutama sampah plastik yang sangat sukar untuk diurai. Bahan-bahan plastik sulit terurai di tanah dan butuh waktu hingga ribuan tahun untuk mengurainya.

Maka dari itu, sebisa mungkin hindari penggunaan furnitur atau barang-barang rumah tangga berbahan plastik secara berlebihan, seperti kursi atau meja plastik. Meskipun harganya relatif murah, barang-barang atau furnitur berbahan plastik tersebut kurang baik kualitasnya, sehingga lebih cepat rapuh dan rusak. Selain itu, plastik kurang baik untuk kesehatan, terutama bila digunakan sebagai salah satu peralatan makan seperti sendok dan piring. Zat-zat berbahaya dapat larut dan mengontaminasi makanan, terutama makanan bersuhu tinggi.

Sebagai salah satu solusinya, kita bisa melakukan recyle atau daur ulang sampah plastik untuk kita jadikan bahan yang bermanfaat. Misalnya, kita bisa mengumpulkan bungkus-bungkus plastik makanan dan dengan sedikit kreatifitas, benda tersebut dapat digunakan untuk membuat kerajinan tas, kotak tissue, kap lampu, atau dekorasi dan ornamen yang dapat mempercantik tampilan ruangan di rumah kita.

Dengan demikian, maka produksi sampah akan berkurang serta tampilan dekorasi ruangan kita menjadi baru dengan adanya ornamen dari bahan plastik daur ulang tersebut.

redesign furniture

Redesigned Furniture

Redesign (mendesain ulang barang yang lama)

Apakah Anda bosan dengan tampilan dekorasi ruangan di rumah Anda? Atau Anda bosan dengan furnitur yang Anda miliki sekarang? Bila iya, Anda jangan buru-buru menyingkirkannya dan membeli barang yang baru. Kita bisa memanfaatkan dekorasi dan furnitur lama kita untuk dijadikan sebuah furnitur dengan tampilan baru dengan cara mendesain ulang furnitur tersebut. Misalnya, dengan menambahkan beberapa gambar atau lukisan di kursi atau meja Anda, atau mengubah kursi kayu lama Anda menjadi meja kecil dengan cara melepas bagian punggung kursi dan memperbaiki beberapa bagiannya.

Selain itu, apakah Anda masih memiliki potongan-potongan kayu sisa merenovasi rumah? Sebaiknya jangan dibuang karena dari potongan-potongan kayu sisa tersebut, Anda bisa membuat sebuah kreasi yang tak terbatas. Anda bisa menggabungkannya dan membuat sebuah kursi atau meja kreasi dari potongan-potongan kayu tersebut.

Atau, Anda bisa juga menggunakan kayu-kayu tersebut sebagai mainan anak seperti mobil-mobilan atau balok kayu. Dengan demikian, Anda bisa memaksimalkan manfaat dan potensi kayu tersebut sehingga tak terbuang sia-sia.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. ARTUR VERDIAL ALMEIDA.

    sip

Leave a Comment