Variasi Tipe Jendela Double Hung

double hung window2

Berbagai macam tipe serta variasi jendela double-hung yang serta perannya yang sangat fleksibel, baik sebagai jendela baru maupun jendela pengganti dari jendela yang sudah lawas.

Jendela double-hung memang memiliki tampilan yang klasik sekaligus kontemporer. Bentuknya pun cukup unik dan jendela model ini lebih banyak kita temui dalam bentuk memanjang ke bawah ketimbang ke samping. Meskipun kemarin telah disinggung bahwa kebanyakan kerangka jendela double-hung terbuat dari vynil serta kayu, material lain mungkin saja digunakan mengingat saat ini telah banyak ditemukan material – material sintetis buatan pabrik, misalnya alumunium dan fiberglass atau serta kaca.

Penggunaan jendela double-hung ini lebih identik untuk rumah – rumah yang telah lawas, dan berfungsi sebagai jendela pengganti dari jendela yang sudah ada. Walaupun terkadang banyak juga rumah – rumah baru yang mengeksploitasi penggunaan jendela double-hung ini, terutama karena jendela ini menawarkaan bukaan yang lebih luas yang bisa berfungsi sebagai ventilasi udara. Karena daun jendela bisa digeser ke atas maupun ke bawah, jendela ini tidak memakan banyak tempat sehingga cocok ditempatkan pada area yang tak terlalu luas.

Nah, setelah pada edisi kemarin kita banyak mengulas tentang apa itu jendela double-hung, sejarah, serta fitur –fiturnya, kini kita akan masuk ke bahasan yang lebih spesifik, yakni variasi tipe jendela double-hung. Harapannya, Anda bisa mendapat referensi tambahan mengenai model – model jendela double-hung yang selanjutnya bisa Anda terapkan pada rumah Anda.

1. Jendela double-hung tipe standar

Jendela double-hung tipe standar ini terdiri dari 2 jendela yang berukuran kecil yang disusun dalam satu frame. Model ini cenderung simple dan klasik, serta lebih banyak ditemui di rumah – rumah lawas. Biasanya, pada jendela double-hung tipe standar ini, masing – masing jendela dapat digeser ke atas atau ke bawah selama masih dalam satu frame.

double hung window

Double Hung Window

Tipe standar ini juga biasanya memilki bentuk yang relatif umum, seperti persegi atau persegi panjang. Jendela ini bisa hadir dalam berbagai ukuran, meskipun yang paling banyak ditemui adalah jendela dengan ukuran panjang yang lebih besar ketimbang lebar. Variasi lain dari model ini adalah daun jendela yang bisa dilepas dari kerangkanya. Variasi tambahan ini memungkinkan sang pemilik rumah dapat dengan mudah membersihkannya, mengecatnya, melapisinya dengan pelindung anti UV, atau memperbaiki bagian – bagiannya bila ada yang rusak.

Fitur tambahan yang cukup jarang kita temui pada jendela double-hung tipe standar ini adalah adanya casing pada bagian luar jendela/exterior yang berupa lengkungan pada bagian atas jendela. Hal ini merukapan variasi agar jendela double-hung model standar ini tak hanya nampak polos – polos saja, tapi juga memiliki nilai seni. Selain itu, dengan menambahkan lengkungan pada bagian atas, maka sekilas jendela double-hung standar ini akan nampak seperti jendela round top. Hanya saja, pada model ini penerapannya lebih sederhana dan praktis dibandingkan pada model round top karena sang pemilik rumah tak perlu repot – repot memotong kaca jendela agar didapat tampilan melengkung.

2. Jendela double-hung tipe round top / melengkung pada bagian atasan

Sekilas, bentuk jendela double-hung tipe round top ini nampak sama saja dengan jendela tipe standar. Bahkan, ukuran serta format daun jendelanya pun mirip atau bahkan sama. Perbedaannya yang cukup menonjol adalah pada bagian atas jendela. Bentuk atas jendela ini cenderung bulat dan memiliki jari – jari. Pada kerangka jendelanya pun demikian. Kerangka dibentuk sedmikian rupa agar menyerupai bentuk jendela yang melengkung.

arched double hung window

Arched Double Hung Window

Di beberapa model atau variasi dari bentuk jendela double-hung tipe round top ini, sering kita temui bahwa daun jendela bagian atas dibentuk dengan model melengkung sehingga sesuai dengan kerangka jendelanya. Namun, pada bagian bawah, daun jendela akan berbentu persegi biasa. Variasi bentuk ini lebih sering kita jumpai di rumah – rumah yang baru, di mana secara arsitektural, bentuk jendela double-hung round top ini memang lebih menarik dan artistik.

3. Jendela double-hung sebagai replacement (pengganti) vs jendela double-hung dengan konstruksi yang baru

Terdapat semacam stereotype yang kerap mengaitkan jendela double-hung sebagai jendela pengganti jendela yang sudah ada dan jarang sekali yang mengaplikasikan jendela model ini untuk bangunan – bangunan baru. Hal ini dikarenakan tingkat fleksibilitas dari jendela model ini, di mana jendela ini bisa menyesuaikan bentuk serta ukuran frame maupun trim pada jendela model apa saja. Namun, dengan menerapkan jendela double-hung ini sebagai jendela pengganti, maka kita tidak dapat bereksperimen lebih banyak pada bentuknya, sehingga akan sulit mengaplikasikan model round-top. Selain itu, masih dimungkinkan bahwa ukuran daun jendela terlalu kecil dibandingkan framenya, yang mengakibatkan adanya kerenggangan.

Berbeda bila kita menginstal jendela double-hung ini pada bangunan – bangunan dengan konstruksi yang baru. Maka, daun jendela akan terpasang dengan pas. Ditambah lagi, kita bisa bereksperimen dengan framenya, misalnya menerapkan bentuk melengkung untuk mendapatkan jendela doubl-hung model round-top.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment