Tips Mengecat Dinding Bagian Luar Rumah

Hal–hal yang perlu Anda ketahui dan persiapkan sebelum mengecat ulang dinding bagian luar rumah.

Musim hujan kali ini mungkin mengakibatkan cuaca sehari-hari menjadi kurang bersahabat. Bila di siang hari cuaca bisa sangat terik dan malamnya turun hujan. Kondisi cuaca yang berubah-ubah ini dapat mempercepat kerusakan, terutama kerusakan pada bagian luar rumah Anda.

Permukaan luar rumah dapat dengan mudah ditumbuhi jamur serta lumut. Selain itu, panas yang terik di siang hari dapat membuat warna cat dinding luar rumah menjadi cepat pudar dan kusam. Bila hal ini terjadi, tak ada cara lain selain mengecat ulang bagian luar rumah Anda.

Mengecat rumah adalah cara yang paling singkat dan mudah untuk memberikan tampilan baru pada bagian luar rumah Anda. Rumah yang telah Anda huni berpuluh-puluh tahun bisa tampak baru seketika hanya dengan mengecat ulang dengan warna yang sesuai. Selain itu, bagi Anda yang berniat menjual rumah, mengecat ulang bagian luar rumah tersebut dapat dijadikan salah satu strategi agar tampilan rumah yang lama menjadi lebih segar dan terkesan baru.

Namun, dalam melakukan pengecatan di luar rumah, teknik dan persiapannya tentu berbeda dengan mengecat dinding di dalam rumah. Bagian luar rumah yang kerap terpapar sinar matahari serta terkena hujan mengakibatkan cat dinding bagian luar akan lebih cepat pudar dibandingkan di bagian interior rumah. Selain itu, pemilihan jenis cat dinding untuk bagian luar dan dalam mungkin saja berbeda, sebab bagian luar dinding diharuskan untuk lebih tahan dari perubahan iklim serta cuaca. Sehingga, memilih cat yang tahan akan perubahan cuaca (weatherproof) sangat direkomendasikan untuk bagian luar rumah.

Dan sesuai dengan tema tersebut, kali ini, kita akan membahas bagaimana persiapan dan cara pengecatan yang baik untuk bagian luar rumah. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

1. Ketahui beberapa tipe-tipe permukaan dinding luar

Ada beberapa tipe atau jenis permukaan dinding bagian luar. Perbedaan ini biasanya didasarkan pada teksturnya. Tekstur-tekstur dinding yang berbeda mengakibatkan perbedaan pula pada cara perawatan sekaligus pengecatannya. Jenis tekstur permukaan dinding luar itu contohnya dinding yang bertekstur batuan. Pada dinding jenis ini, Anda membutuhkan pelapis dinding sebelum beranjak ke proses pengecatan.

Selain itu, jangan mengecatnya selagi permukaan masih dalam keadaan basah. Permukaan dinding harus benar-benar dalam keadaan kering sebelum mulai mengecat

2. Tahap persiapan: jauhkan tanaman, instalasi AC, antena, dan alat-alat kelistrikan selama pengecatan

Saat mengecat bagian luar rumah, pastikan benda-benda seperti tanaman, instalasi AC, kabel, antena, dan alat kelistrikan lain jauh dari jangkauan. Hal ini untuk memaksimalkan proses pengecatan hingga dapat menjangkau semua bagian. Bila letak benda tersebut cukup menghalangi proses pengecatan dan tak bisa dipindahkan, maka bungkuslah dengan plastik atau kerta koran agar cat tidak mengenai benda-benda itu. Jangan lupa, tutup pintu dan jendela.

Bila di beberapa bagian luar rumah didapati lumut yang cukup tebal, maka tak ada cara lain selain Anda membersihkan dinding tersebut dari lumut, baru kemudian Anda bisa mengecatnya.

Pekerjaan Persiapan Sebelum Mengecat Dinding Luar Rumah

3. Jangan mengecat di kala musim hujan

Musim hujan biasanya mengakibatkan permukaan dinding luar menjadi basah dan lembab. Hal ini akan mengurangi kualitas cat untuk terserap secara sempurna. Di musim hujan biasanya cuaca cenderung mendung, sehingga sinar matahari yang sangat berperan penting dalam proses pengeringan tidak akan dapat mengeringkan cat secara maksimal. Selain itu, permukaan yang basah jelas akan lebih sulit dicat serta warna yang dihasilkan tidak akan sesempurna mengecat dinding dalam keadaan kering. Untuk itu, tentukan waktu pengecatan di musim kemarau, yang biasanya terjadi sekitar bulan April hingga September.

4. Cara pengecatan yang benar

Pertama -tama, dahulukan sudut-sudut yang lebih sulit dijangkau. Mulailah dari sudut atap yang dekat dengan pipa penampung air. Setelah itu, mulailah mengecat pada bagian utama dinding. Mulailah mengecat dari atas ke bawah dan bukan sebaliknya. Usahakan alur cat searah agar warna yang dihasilkan lebih merata. Setelah bagian utama ini selesai di cat, Anda bisa beralih ke bagian-bagian dinding luar lain, seperti di samping atau di bagian belakang rumah.

Setelah semua bagian selesai dicat, biarkan hingga kering secara sempurna dan pastikan anak-anak Anda atau hewan peliharaan tidak menyentuhnya selagi basah.

Beberapa poin di atas adalah ha-hal penting yang harus diketahui ketika akan merencanakan mengecat ulang bagian luar rumah. Untuk pemilihan jenis atau merk cat yang tepat serta tahan segala kondisi cuaca (weatherproof), maka Anda bisa mengkonsultasikannya dengan penjual di toko cat atau toko bangunan di rumah Anda.

Tidak ada salahnya mengeluarkan budget yang lebih untuk membeli cat dengan kualitas yang baik serta awet. Karena, dengan membeli cat berkualitas baik, maka Anda bisa berharap warnanya tidak akan cepat pudar untuk beberapa tahun mendatang. Selamat mempraktekkan cara tersebut di rumah Anda 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment