Tips Menanam dan Merawat Kaktus di dalam Ruangan

indoor cactus

Metode, media tanam, dan pot yang digunakan untuk menanam kaktus serta informasi penting mengenai bagaimana merawat dan memposisikan kaktus yang tepat.

Setelah kita memahami berbagai macam jenis kaktus yang ada, mungkin kini beberapa dari kita mulai tertarik untuk menanamnya di rumah. Ya, kaktus merupakan tumbuhan yang sangat fleksibel dan mudah dalam perawatan, sehingga banyak orang yang memilih tumbuhan ini sebagai salah stau penghias halaman rumah. Dengan bentuknya yang beragam dan perawatan yang cukup mudah, menjadikan tumbuhan ini bisa ditemui di hampir di setiap rumah – rumah di Indonesia.

Tapi, bagaimana bila kita memilih untuk meletakkan kaktus di dalam ruangan? Akankah kaktus bisa tumbuh dengan baik di dalam ruangan? Bukan hal yang aneh bila kita meragukan hal ini. Sebab, meletakkan tanaman di dalam ruangan berarti menyiapkan tanaman untuk tahan terhadap minimnya paparan sinar matahari dan kelembaban udara dimana tak semua tanaman tahan akan hal ini. Untungnya, kaktus tergolong salah satu tanaman yang bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, meskipun berada di dalam ruangan. Sehingga, tanaman ini cocok ditempatkan di ruangan kantor, di kamar, ruang tamu, hingga ruangan – ruangan lainnya.

indoor cactus2

Gambar Tanaman Kaktus Didalam Ruangan

Namun dalam menumbuhkan kaktus di dalam ruangan, pastinya ada langkah – langkah tertentu dalam proses penanaman maupun perawatan yang mesti kita cermati. Berikut ini beberapa tips dalam merawat dan menempatkan kaktus di dalam ruangan.

Bahan – bahan yang mesti disiapkan:

1. kaktus / bibit kaktus yang akan ditanam
2. pot yang terbuat dari tanah liat
3. campuran media tanam (daun – daunan kering, batu apung, sabut, perlit, dll)

Langkah – langkah yang harus dilakukan:

1. Siapkan pot yang terbuat dari tanah liat

Untuk menanam kaktus yang akan ditempatkan di dalam ruangan, sebaiknya pot yang digunakan adalah pot yang terbuat dari tanah liat. Tapi, pot di sini bukanlah sembarang pot, melainkan pot yang dibuat sedikit kasar dan tidak perlu dilapisi. Selain itu, pilih pot yang bisa dengan mudah kering dengan sistem drainase yang optimal. Hal ini bisa didapat dengan memilih pot yang terdapat banyak lubang di bawahnya.

2. Siapkan media tanam

Mengingat kaktus adalah tanaman yang biasa hidup di tanah yang kering, tentunya media tanam yang diperlukan untuk menumbuhkan tanaman ini sedikit unik. Untuk membuat media tanam yang tepat, campurkan bahan – bahan seperti dedaunan kering, perlit, tanah, tanah yang gembur, sabut, pasir, dan batu paung. Setelah bahan – bahan ini dicampur, masukkan ke dalam pot dan beri jarak 2 inchi antara media tanam dengan batas atas pot. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi kaktus agar bisa tumbuh.

Bila jenis kaktus yang Anda tanam adalah jenis kaktus yang dapat berbunga, sebaiknya ganti pot ini 2 tahun semenjak kaktus pertama kali berbunga. Tujuannya, di tempat yang baru nanti kaktus bisa diberikan ruang tumbuh yang lebih luas dengan komposisi bahan – bahan media tanam yang lebih baik.

3. Pengairan / Penyiraman

Kaktus adalah tanaman yang biasa hidup di iklim yang kering dan minim air. Maka, sebaiknya Anda tak perlu sering – sering menyirami tanaman ini. Lakukan maksimal seminggu sekali untuk menjaga batangnya agar tetap lembab. Namun, perhatikan intensitasnya, jangan sampai air yang digunakan terlalu banyak hingga meluber.

Jika kaktus diletakkan di dalam ruangan yang menggunakan pemanas ataupun pendingin ruangan, mungkin kaktus perlu disiram lebih sering. Sebab, kedua alat tersebut bisa menyerap kelembaban dan kadar air pada kaktus, menjadikan kaktus cepat kering. Untuk memastikan apakah kaktus sudah membutuhkan penyiraman atau belum, kita bisa mengetesnya dengan memasukkan jari kita ke dalam tanah sedalam setangah inchi. Bila tanah terasa kering, maka dipastikan kaktus membutuhkan penyiraman.

dalam menyiram kaktus, mulailah dari titik – titik yang kering. Meski tidak memerlukan banyak air, namun pastikan juga jangan sampai intensitas airnya berkurang. Bila tak ingin airnya meluber dari pot, sebaiknya siasati dengan memperpanjang jeda penyiraman beberapa saat agar air terserap oleh tanah, baru kemudian kita tambahkan lagi air secukupnya.

4. Posisikan kaktus di lokasi yang terpapar sinar matahari

Sebagai tumbuhan biasa, pastinya kaktus juga memerlukan paparan sinar matahari untuk membantu proses fotosintesis. Maka, posisikan tumbuhan ini di area yang terpapar sinar matahari langsung, misal di tepi atau di bawah jendela. Tempat – tempat terbaik untuk menempatkan kaktus ini misalnya di sekitar jendela bay, di atrium, atau di area lain yang penuh paparan sinar matahari.

Tips:

  • Langkah – langkah penanaman dan perawatan kaktus di atas adalah langkah yang general. beberapa jenis kaktus tertentu mungkin membutuhkan treatment yang berbeda serta material tambahan untuk menjaganya tumbuh berkembang.
  • Anda bisa sesekali menambahkan pupuk agar tanaman bisa berkembang lebih maksimal.
  • Metode di atas adalah metode untuk penanaman dan perawatan kaktus di dalam ruangan. Untuk kaktus yang diletakkan di luar ruangan, metode, perawatan, jenis pot serta media tanam yang dibutuhkan tentunya berbeda.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

4 Comments

  1. tono

    Haloo…saya ingin bertanya, utk menanam kaktus, bagaimana bila pot nya menggunakan yg berbahan porcelain? Apa bisa? Lalu utk komposisi media tanamnya, bagaimana perbandingannya? Trims

  2. Ije

    Kaktus ini memang harus dlm wadah pot tanah liat ya?
    Sy berencana akan menggunakan wadah kaca bening pdhal.

  3. Mohamad Israfuddin

    Caranya bagus juga

  4. Hallo, saya ingin bertanya. kaktus disiram itu tanahnya atau batang kaktus nya?

Leave a Comment