Tips Membersihkan dan Merawat Sofa pada Ruang Tamu

sofa ruang tamu

Berbagai macam model dan bahan sofa pada ruang tamu beserta tips merawat dan membersihkannya secara tepat.

Sofa, salah satu furnitur yang tak terpisahkan dari ruang tamu ini menjadi begitu penting untuk diperhatikan. Tak peduli apapun jenis sofa pada ruang tamu Anda, entah jenis sofa berbahan kulit asli, berbahan kain, atau mikrofiber, semuanya tentu membutuhkan pembersihan dan perawatan rutin secara berkala. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa tiap jenis sofa membutuhkan perawatan yang berbeda – beda yang disesuaikan dengan material dan karakteristik bahan.

Untuk memastikan Anda tak salah langkah dalam melalukan pembersihan serta perawatan sofa pada ruang tamu Anda, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Tips – tips di bawah ini tentunya sangat bermanfaat dalam menjaga kualitas sofa Anda agar tahan dalam jangka waktu yang lama.

sofa kulit

Sofa Berbahan Kulit

A. Perawatan Sofa Berbahan Kulit Asli

  1. Bersihkan sofa kulit asli dengan produk – produk pembersih yang memang dikhususkan untuk membersihkan bahan kulit. Cairan pembersih ini biasanya tersedia di supermarket atau toko bahan kimia di mana Anda biasa membeli cairan kimia pembersih lain. Untuk mengaplikasikan cairan ini pada sofa Anda, gunakan kain berbahan lembut dan usapkan perlahan – lahan pada sofa dengan gerakan yang searah.
  2. Dengan menggunakan Vacuum Cleaner, bersihkan bagian di bawah dudukan sofa secara teratur untuk menghindari tumpukan debu serta tungau yang bisa membuat kulit gatal – gatal.
  3. Bila Anda menemui adanya bagian pada sofa yang tergores, samarkan goresan tersebut dengan kain atau bulu hewan yang biasa digunakan untuk mengamplas atau menghaluskan permukaan dan menyamarkan goresan.
  4. Bila dalam melakukan pembersihan terdapat bahan yang tercecer, segera lap bahan atau cairan pembersih yang tumpah atau mengenai bagian lain agar cairan tersebut tak melekat dalam waktu lama dan meninggalkan bekas. Bila sisa – sisa bahan tersebut sudah terlanjur melekat, gunakan air serta kain bersih dan gosokkan secara perlahan hingga sisa – sisa cairan tersebut memudar.
  5. Hindarkan sofa berbahan kulit asli ini dari paparan sinar matahari atau sumber panas secara langsung untuk menghindari pemudaran warna serta pengelupasan bahan kulit.
  6. Jaga permukaan sofa kulit yang mengkilap tersebut dengan kondisioner khusus untuk bahan kulit dan oleskan setidaknya satu atau dua kali dalam setahun.

sofa kain

Sofa Berbahan Kain

B. Perawatan Sofa Berbahan Kain

  1. Dengan menggunakan Vacuum Cleaner, selalu bersihkan permukaan sofa ini setiap saat. Begitu ada kotoran yang melekat, sebaiknya langsung dibersihkan dan jangan menunggu hingga lama. Sebab, sekali kotoran tersebut menempel, maka kotoran tersebut akan mudah melekat hingga ke pori – pori kain pelapis sofa ini.
  2. Selalu mengacu ke buku panduan atau petunjuk pada sofa ini yang biasanya disertakan pada saat pembelian. Lihatlah apakah sofa ini dibuat dengan bahan khusus yang memerlukan perawatan dan pembersihan khusus. Kebanyakan, kain pelapis sofa ini didesain agar mudah dibersihkan dan tahan lama. Namun untuk menjaga keawetan sofa tersebut, cara – cara serta bahan pembersih tertentu mungkin saja diperlukan.
  3. Dengan menggunakan spray, semprotkan cairan khusus ke permukaan sofa bila perlu. Penggunaan spray ini akan membantu Anda fokus dalam membersihkan noda – noda yang terlanjur melekat pada bagian sofa tanpa perlu mengenai bagian lain yang tidak terkena noda. Namun, lihat petunjuk penggunaannya dan pastikan bahan ini tidak memudarkan warna sofa atau meninggalkan bercak tertentu pada sofa.

microfiber sofa

Sofa Berbahan Mikrofiber

C. Perawatan Sofa Berbahan Mikrofiber

  1. Bersihkan sofa berbahan mikrofiber dari debu setidaknya seminggu sekali secara rutin dengan menggunakan Vacuum Cleaner.
  2. Cek label yang tertera pada bahan mikrofiber atau pada panduan penggunaan yang biasanya disertakan dalam pembelian. Biasanya, kode yang tertera adalah “W” atau “S.” Kode “W” berarti sofa berbahan mikrofiber ini boleh dibersihkan menggunakan air. Sedangkan kode “S” mengindikasikan bahwa sofa ini hanya dapat dibersihkan dengan cairan atau pelarut khusus dan hindari penggunaan air. Sebab, air justru akan meninggalkan bercak noda pada sofa ini.
  3. Untuk menghapus atau menghilangkan noda yang membandel, tentunya memerlukan strategi dan bahan khusus untuk membersihkannya. Anda bisa menggunakan alkohol pada bagian yang terkena noda tadi dengan kain bersih dan usahakan yang berawarna putih. Sebagai opsi lain, Anda bisa mengaplikasikan Aerosol hairspray yang kandungan utamanya adalah alkohol. Namun, kandungan lain pada aerosol hairspray ini mungkin justru menempel pada bahan mikrofiber dan meninggalkan noda atau bercak tipis.
  4. Setelah selesai dibersihkan, jangan lupa untuk menjaga permukaan sofa berbahan mikrofiber ini agar tetap kering. Anda bisa menggunakan hairdryer untuk mengeringkannya, namun atur tingkat pengeringan pada level yang paling rendah agar angin panas yang dihembuskan hairdryer ini tak merusak atau memudarkan warna mikrofiber tersebut.
  5. Jika terdapat permukaan yang kasar paska dilakukan pembersihan, Anda bisa menyikatnya secara perlahan dan lembut pada bagian tersebut dengan menggunakan sikat gigi yang berbulu halus.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment