Tinggal di Rumah atau Apartemen? Saatnya Anda Mengetahui Plus-Minusnya!

desain interior apartemen_1

Kelebihan dan kelemahan tinggal di apartemen maupun tinggal di rumah biasa.

Tinggal di apartemen sepertinya menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat urban yang bekerja di kota – kota besar. Kebanyakan penghuni apartemen merupakan anak muda atau pasangan muda dengan jumlah anak 1 – 2. Gaya hidup mereka pun cenderung praktis dan dinamis, sehingga sesuai dengan konsep apartemen, dengan ukurannya tak terlalu besar, minimalis, dan tidak membutuhkan perawatan yang banyak. Selain itu, tinggal di apartemen juga memberikan prestise tersendiri, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kota – kota besar di Indonesia.

Namun, di satu sisi, masih banyak orang – orang yang mendambakan tinggal di rumah, dengan halaman yang luas dan lantai yang berpijak di tanah. Rumah merupakan tempat ideal untuk berkumpul bersama keluarga, terutama keluarga dengan jumlah anggota cukup banyak. Rumah juga memberikan kebebasan yang lebih bagi penghuninya dibandingkan apartemen.

Lantas, bagaimana pendapat Anda? Mana yang lebih baik antara tinggal di apartemen atau di rumah? Apapun preferensi Anda, yang pasti masing – masing memiliki nilai plus dan minusnya. Cari tahu apa saja kelebihan dan kelemahan tinggal di apartemen maupun di rumah, sehingga Anda bisa memilih tempat tinggal paling tepat untuk mengakomodasi kebutuhan Anda.

Kelebihan Tinggal di Rumah Biasa (Landed House)

  • 1. Bisa diperluas dan direnovasi sesuka hati

Berbeda dengan apartemen yang memiliki ukuran dan desain yang fix, rumah cenderung lebih fleksibel untuk diperluas, diubah bentuk, direnovasi, atau diekstensi untuk menambah jumlah kamar. Namun, kadang hal – hal tersebut terbentur dengan luas lahan yang tidak memadai, terutama di area perumahan. Kemudahan dalam hal renovasi atau ekstensi hanya bisa diwujudkan pada rumah yang berada di pinggiran kota atau di pedesaan, di mana keberadaan lahan masih cukup luas.

  • 2. Bisa memiliki area outdoor pribadi

Di apartemen, kebanyakan area outdoor yang tersedia merupakan area outdoor yang diperuntukkan bagi semua penghuni apartemen dalam satu gedung. Sehingga, kita harus berbagi dengan penghuni apartemen lain jika kita ingin menggunakan area outdoor, entah itu untuk berolahraga, bersantai, atau hanya sekedar mengajak hewan peliharaan untuk jalan – jalan. Sementara di rumah, area outdoor menjadi kepemilikan pribadi dan biasanya tertutup dari akses orang lain.

  • 3. Tingkat privasi lebih tinggi

Dibandingkan tinggal di apartemen, tinggal di rumah memiliki tingkat privasi yang lebih tinggi. Sebab, lokasinya tidak berhimpitan atau berhadapan langsung dengan penghuni lain. Selain itu, tinggal di apartemen berarti tinggal satu gedung atau satu bangunan dengan penghuni lain. Untuk itu, kepemilikan atas gedung atau bangunan tersebut menjadi kepemilikan bersama yang harus dijaga. Sementara pada rumah, gedung atau bangunan rumah berdiri sendiri, sehingga kepemilikan seluruhnya dimiliki oleh penghuni rumah.

Kelemahan Tinggal di Rumah Biasa (Landed House)

  • 1. Harganya mahal

Dibandingkan dengan harga apartemen, harga rumah, terutama yang berada di kota – kota besar, tergolong mahal dan harganya terus mengalami peningkatan yang signifikan tiap tahunnya. Hal inilah yang membuat sebagian orang tidak mampu membelinya hingga beralih ke apartemen.

  • 2. Perawatan dilakukan sendiri

Rumah tentu perlu dirawat dan dibersihkan secara rutin, baik bagian dalam maupun bagian luar. Semakin besar ukuran rumah dan semakin luas halamannya, maka semakin banyak waktu dan dana yang kita alokasikan untuk membersihkan dan merawat rumah tersebut.

desain interior apartemen_2

Desain Interior Apartemen – view 2

desain interior apartemen_3

Desain Interior Apartemen – view 3

Kelebihan Tinggal di Apartemen

  • 1. Lokasinya dekat dengan tempat kerja dan area strategis lainnya

Apartemen biasanya dibangun di pusat kota dan dekat dengan kawasan industri atau perkantoran. Tak heran, mayoritas penghuni apartemen adalah pegawai yang bekerja di area perkantoran di kawasan tersebut. Selain itu, apartemen juga menyajikan akses yang mudah ke area – area strategis lainnya, seperti sekolah, rumah sakit, mall, dan kawasan hiburan. Hal ini sangat sesuai dengan gaya hidup urban.

  • 2. Biasanya hadir dalam bentuk full-furnished

Apartemen saat ini banyak yang dijual sudah dalam bentuk full-furnished. Apartemen tersebut dilengkapi dengan furniture, sofa, tempat tidur, pencahayaan, dan elemen – elemen lain, sehingga penghuni hanya tinggal menempatinya saja. Hal ini tentu memudahkan para penghuni apartemen, sehingga mereka tak perlu mengalokasikan waktu dan biaya tambahan untuk melengkapi apartemennya dengan perabotan – perabotan.

  • 3. Perawatan ditanggung pengelola apartemen

Di setiap gedung apartemen biasanya dilengkapi dengan pengelola apartemen yang mencakup petugas harian, petugas kebersihan, hingga security. Sehingga, kita tidak perlu khawatir dalam hal perawatan maupun keamanan apartemen tersebut.

  • 4. Fasilitas lengkap

Di kawasan apartemen, terutama apartemen premium, biasanya terdapat berbagai macam fasilitas mewah seperti kolam renang, fitness centre, joging area, taman, dll. Selain itu, kawasan apartemen ini juga dilengkapi dengan sistem parkir yang canggih dan terjaga 24 jam, sehingga kendaraan kita akan aman ditempatkan di area ini.

Kelemahan Tinggal di Apartemen

  • 1. Tidak bisa diperluas dan direnovasi sesuka hati

Jika rumah biasanya memiliki lahan sisa yang bisa dimanfaatkan sebagai area outdoor atau ekstensifikasi, di apartemen hal tersebut mustahil ditemui. Luas apartemen sudah ditentukan dan tidak mungkin diperluas, karena lokasi satu apartemen langsung berbatasan dengan apartemen lain. Selain itu, di apartemen kita tidak bisa menemukan area outdoor pribadi seperti halnya di rumah.

  • 2. Tingkat privasi yang lebih rendah, karena jarak antar apartemen saling berdekatan

Karena lokasi satu apartemen berhimpitan langsung dengan apartemen lain, maka antar penghuni apartemen mesti memiliki tenggang rasa yang cukup besar. Mereka harus tetap menjaga ketenangan dalam apartemen, tidak membuat atau membunyikan sesuatu dengan keras, dan menjaga privasi masing – masing agar tidak mengganggu privasi orang lain.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment