Sistem dan Perangkat yang Biasa Diterapkan pada Smart House

sistem dan peralatan untuk smart home

Mengenal jenis sistem dan beberapa perangkat yang umum digunakan pada smart house.

Telah dijelaskan bahwa smart house menjadi salah satu konsep rumah masa depan yang mungkin akan banyak diterapkan di beberapa tempat. Diawali dengan perkembangan teknologi dengan sistem yang terkomputerisasi, kini perangkat – perangkat elektronik serta home appliances bisa diatur agar dapat bekerja secara otomatis. Meskipun sebagian teknologi dan perangkat otomatis tersebut masih dikembangkan, namun beberapa sudah banyak kita temui penggunaannya di kehidupan sehari – hari.

Misalnya sebuah palang dengan sensor otomatis pada tempat parkir yang akan membuka ketika ada kendaraan yang akan masuk ke lahan parkir. Begitu juga dengan pintu yang ada di pusat perbelanjaan atau perkantoran. Kita tak perlu lagi membuka dan menutup pintu secara manual karena pintu secara otomatis akan terbuka ketika ada orang yang lewat, kemudian akan menutup kembali jika orang tersebut sudah masuk ke dalam.

Hal – hal di atas hanyalah contoh kecil dari pesatnya teknologi yang berkembang dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari. Masih banyak perangkat otomatis yang bisa diterapkan pada smart house? Apa sajakah itu?

1. Security system

Security system yang biasa terpasang di smart house adalah alarm dan CCTV. Alarm akan berbunyi seketika saat ada pencuri yang menyelinap masuk ke dalam rumah dengan cara paksa. Sedangkan CCTV berguna untuk mengawasi keadaan di dalam maupun di luar rumah kita, sehingga kita bisa mengetahui kalau ada pencurian yang terjadi di sekitar rumah.

Ada juga teknologi lain yang berhubungan dengan security system, yakni Text Notification. Cara kerjanya cukup sederhana, yakni ketika pemilik rumah lupa menutup dan mengunci pintu atau jendela, maka perangkat ini akan meneruskan informasi kepada komputer / sistem pengendali. Setelah itu, komputer akan mengirimi Anda sebuah notifikasi yang isinya menginfokan bahwa jendela dan pintu belum tertutup dengan benar.

2. Power system

Power system merupakan sistem untuk mengatur konsumsi energi di rumah. Misal di beberapa rumah di Eropa, sistem perapiannya sudah diatur secara otomatis, biasanya dengan mengguankan electrical short circuit. Tak hanya sistem perapian, sistem pengairan tanaman juga ada yang sudah didesain secara otomatis, di mana air akan otomatis menyala setiap periode tertentu. Sehingga, kita tak perlu lagi menyempatkan waktu untuk menyiram tanaman karena tanaman akan otomatis disiram secara rutin sesuai waktu yang ditentukan.

Power system juga berlaku pada lampu, alat – alat elektronik, dan sistem pendingin atau pemanas ruangan. Alat – alat tersebut biasa dipasang pada suatu ruangan, di mana saat ada orang di dalam ruangan, maka sistem akan otomatis menyala. Namun saat orang tersebut keluar ruangan, tak lama kemudian sistem akan mati dengan sendirinya. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang gemar meninggalkan ruangan namun lupa untuk mematikan alat – alat listrik, lampu, atau alat pendingin. Dengan demikian, energi tidak akan banyak terbuang.

Bahkan, ada juga sistem yang otomatis akan memberikan peringatan jika konsumsi energi, terutama energi listrik, telah hampir menyentuh batas maksimal atau tatkala aliran listrik menurun. Biasanya, akan ada pengingat suara yang akan menginformasikan bahwa konsumsi energi hampir melewati batas. Tak lama kemudian, alat – alat elektronik yang mengkonsumsi banyak energi, misal kulkas, strika, dan AC, akan otomatis berhenti bekerja karena sudah terintergrasi dengan sistem pengatur energi.

smart home system_1

Perangkat pada Sistem Smart House

3. Sistem untuk menanggulangi kemungkinan bahaya di rumah

Rumah yang kita tinggali bisa sangat beresiko terkena bencana. Bencana tidak hanya datang dari faktor alam atau lingkungan, tapi juga faktor kelalaian manusia, misalnya kebakaran, ledakan tabung gas, konsleting, dan hubungan arus pendek. Maka di sebuah smart house, biasanya kita akan menemui sistem untuk mencegah terjadinya bahaya di rumah. Misal untuk mencegah bahaya tabung gas meledak, maka dipasanglah sistem yang akan mendeteksi kebocoran gas.

Selain itu, ada juga teknologi smoke detector yang akan mendeteksi jika ada asap atau sumber api kecil yang ada di dalam rumah yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Yang pasti, pada sistem pencegahan bahaya ini, biasanya listrik akan segera dipadamkan ketika sistem mendeteksi akan adanya ancaman bahaya. Listrik atau energi lain perlu dipadamkan sementara untuk menghindari resiko bahaya yang lebih besar.

Di samping itu, ada sistem filtrasi yang biasa disebut ground fault interrupters. Sistem ini akan bekerja ketika ada aliran listrik yang mengenai seseorang dan bisa menyebakan orang tersebut kesetrum. Saat hal ini terjadi, biasanya sistem akan secara otomatis menghentikan aliran listrik. Sistem ini telah banyak dijual di pasaran dan sering diinstal pada tempat – tempat yang berpotensi menyebabkan orang kesetrum, misalnya di kamar mandi dan dapur.

4. Sistem untuk membantu manula dan kaum disabilitas

Kaum manula dan disabilitas biasanya memiliki keterbatasan dalam mobilitas. Pada smart house, biasanya ada perangkat / sistem yang fungsional bagi mereka, yakni sistem yang bisa mengontrol kondisi kesehatan pada orang yang berada di dalam ruangan selama 24 jam tanpa henti. Perangkat tersebut cukup nyaman digunakan dan tak akan menggangu aktifitas orang yang berada di dalamnya. Namun, sistem ini belum begitu populer dan banyak digunakan di smart house.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

2 Comments

  1. arnetha ariani

    Saya sdh membaca konsep smart house dan tertarik untuk mempelajari lebih detail. Untuk alat otomatis smart house dijual dimana sj ? Dan perkiraan budget sampai berapa ya ? Tolong unt harga bisa di share ke sy. Terima kasih seblmnya. Arnetha Ariani, Ir, MM

    • coba browsing produk smart house dari vismar bu 🙂

Leave a Comment