Serba – Serbi Karpet: Memilih Karpet yang Tepat untuk Ruangan

Carpet_1

Memilih jenis karpet mewah, formal, maupun non formal dengan mempertimbangkan serat, bahan, kehalusan, serta paddingnya.

Karpet bagi sebagian dari kita hanyalah benda sepele yang kurang signifikan perannya. Padahal, karpet ini merupakan benda yang cukup dekat dengan kehidupan kita sehari – hari karena kerap kita temui di beberapa spot – spot dalam rumah, misal di ruang keluarga, ruang baca, ruang ibadah, kamar tidur, atau ruangan lain yang membutuhkan banyak aktifitas di lantai. Karpet ini melindungi kita agar tubuh tidak langsung menyentuh permukaan lantai yang dingin. Selain itu, karpet juga melindungi lantai sehingga tidak mudah kotor atau rusak. Tak hanya itu, karpet juga berfungsi untuk memberikan tampilan menarik pada suatu ruangan, terlebih dengan bahan atau motifnya yang beragam.

Terlepas dari itu semua, yang pasti karpet tetap merupakan benda yang signifikan dalam kehidupan. Namun, tahukah Anda bahwa karpet memiliki beragam tipe dan bahan? Beragam jenis karpet ini tentu turut menentukan perannya di sebuah ruangan, di mana karpet yang bagus dan motif yang cantik biasanya lebih pas ditempatkan di ruang tamu.

Sementara untuk penggunaan diruang keluarga atau kamar tidur, kita lebih senang memilih karpet yang permukaannya nyaman di kaki dan cukup tebal. Penasaran seperti apa jenis, motif, atau material karpet yang paling banyak disukai? Intip ulasannya di bawah ini.

Apa saja jenis – jenis karpet itu?

Secara umum, ada beberapa jenis karpet yang paling banyak diburu yang tergolong dalam kategori mewah, seperti Saxony, frieze, hingga karpet kategori sederhana seperti textured dan Berber. Jenis – jenis ini didasarkan pada permukaanya serta dari pola benang / bahan yang diaplikasikan pada karpet ini. Adapun jika dilihat dari material penyusunnya, jenis – jenis karpet meliputi karpet nylon, wool, polyester, dan olefin. Masing – masing jenis karpet tentu memiliki nilai plus dan minus tersendiri.

Yang perlu diingat adalah bagaimana kita memilih jenis karpet yang pas untuk mengakomodasi kebutuhan di suatu ruangan, mengingat aktifitas dan mobilitas tiap ruangan tentu berbeda.

Karpet yang mewah, misalnya, karpet jenis ini biasanya memiliki urat – urat yang cukup rapat dan kuat, dan karena saking kuatnya, karpet ini berpotensi untuk mudah mengkerut. Tak hanya itu, permukaan karpet yang mewah ini juga mudah menampakkan bekas jejak kaki, terutama setelah kita menginjakkan kaki di atasnya. Ketika di bersihkan dengan vacuum cleaner, karpet ini juga akan menampakkan perbedaan yang cukup mencolok, di mana permukaan yang sudah dibersihkan dengan vacuum cleaner dengan yang belum akan jelas terlihat perbedaanya.

Tak jarang, vacuum cleaner juga menyebabkan serat – serat karpet menjadi mencuat bila kita mengarahkan vacuum cleaner ke arah yang berlawanan dengan pola serat.

1. Karpet jenis Saxony

Karpet jenis ini merupakan karpet yang paling umum untuk dipilih dan tergolong mewah. Karpet ini cocok untuk ruangan dengan mobilitas rendah, seperti ruang tamu dan kamar tidur utama (master bedroom).

Carpet_2

Desain Interior Ruang Tamu dengan Lantai Karpet

2. Karpet Berber

Karpet ini memiliki karakter yang kuat, tebal, dan dengan serat permukaan yang cenderung stabil atau tidak mudah mengkerut. Hal ini disebabkan serat – serat pada karpet ini disusun dengan simpulan – simpulan yang rumit namun cukup fleksibel dan tahan terhadap pergerakan yang terjadi pada permukaanya. Karpet Berber sangat tahan lama dan yang paling penting, karpet ini tidak mudah menampakkan jejak kaki, noda, atau vacuum cleaner. Karpet ini cocok ditempatkan di area dengan mobilitas tinggi, misalnya ruang keluarga atau ruang bermain anak.

3. Karpet bertekstur (Textured)

Karpet bertekstur biasanya memiliki serat dengan yang dibuat agak menonjol dari permukaan, sehingga terasa kesat bila kita menyentuhnya. Karpet jenis ini tidak mudah menampakkan jejak kaki, sehingga cocok untuk ruangan dengan mobilitas tinggi. Namun, dibandingkan karpet Berer dan Saxony, karpet ini terkesan kurang mewah dan kurang formal.

4. Karpet Frieze

Karpet ini terbuat dari serat dengan simpul yang sederhana. Jika dibandingkan dengan jenis karpet Saxony, karpet ini kurang terlihat mewah, namun masih lebih baik ketimbang karpet Barber atau karpet bertekstur. Yang pasti, karpet ini terasa lembut di kulit, sehingga kita bisa berbaring di atasnya dengan nyaman. Selain itu, sifat seratnya yang lembut mampu menyembunyikan jejak – jejak kaki maupun vacuum cleaner.

Hal penting dari karpet yang tidak boleh dilupakan: Padding

Padding atau bantalan merupakan bagian dasar karpet yang menjaga agar karpet tidak langsung berhubungan dengan lantai. Padding biasa terbuat dari bahan karet atau busa. Padding mampu menyembunyikan ketidaksempurnaan lantai, terutama jika lantai tidak memiliki permukaan yang rata. Padding juga mampu menjaga agar karpet tidak mudah bergeser dari posisinya.

Tak hanya itu, padding mampu menyerap suara yang timbul akibat gesekan antara permukaan karpet dengan lantai dikarenakan aktifitas yang kita lakukan di atas karpet tersebut. Paling penting, padding bisa membuat karpet Anda tahan lama hingga bertahun – tahun. Untuk itu, selalu pertimbangkan jenis serta ketebalan padding saat memilih karpet untuk ruang tertentu.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. Terimakasih sudah berbagi ilmu…

Leave a Comment