Sajikan Aneka Minuman dan Camilan Lebaran di Ruang Tamu dengan Serving cart

serving_cart_1

Tips menyiapkan dan menyajikan aneka minuman dan camilan lebaran di ruang tamu dengan serving cart.

Umat muslim Indonesia saat ini tengah merayakan hari raya Idul Fitri. Sesuai tradisi, datangnya hari raya selalu diikuti dengan berbagai sajian makanan di ruang tamu untuk menyambut tamu. Hal ini membuat meja tamu penuh sesak, hingga tak ada lagi tempat untuk menyajikan camilan khas lebaran. Jika Anda berada dalam kondisi ini, serving cart bisa diandalkan untuk menyiapkan dan menyajikan aneka minuman dan camilan lebaran.

Serving cart umum digunakan di kafe – kafe dan tea house untuk menempatkan kue – kue, botol – botol minuman, gelas – gelas kecil, dsb. Kini, serving cart pun tak hanya bisa dijumpai di tempat – tempat komersial, tapi juga di rumah pribadi. Meskipun hadir dalam berbagai material dan ukuran, kebanyakan serving cart didesain sangat simple, tanpa dekorasi yang mencolok. Desainnya pun utilitarian. Dengan begitu, kita bisa memaksimalkan potensinya sebagai tempat meletakkan makanan dan minuman. Maka dari itu, di momen hari raya ini, keberadaan serving cart sangat signifikan.

Namun, dalam menata dan mendekorasi serving cart, ada kiat – kiat, tips, dan trik tersendiri supaya serving cart lebih efisien, stabil, dan mampu menampung barang – barang dalam jumlah yang banyak. Hal – hal tersebut akan dijabarkan pada artikel berikut ini.

1. Siapkan serving cart

Sebelum menata dan mendekorasi serving cart, terlebih dahulu siapkan serving cart, lantas bersihkan secara menyeluruh. Karena kebanyakan terbuat dari material logam seperti besi atau alumunium, agar tidak berkarat, sebaiknya jangan membersihkan serving cart dengan menyiramnya secara langsung. Siapkan satu baskom air hangat, beri cairan sabun secukupnya, lalu celupkan handuk. Perlahan – lahan bersihkan permukaan serving cart dengan cara mengusapnya dengan handuk basah tadi. Setelah itu, keringkan sampai benar – benar kering. Lap kembali dengan kain yang kering untuk memastikan tidak ada sisa – sisa air tertinggal.

2. Ukur panjang dan lebar penampan (trays) pada serving cart

Agar terlihat lebih manis, tiap – tiap penampan pada serving cart mesti diberi alas dengan kain/taplak. Ukur baik – baik panjang dan lebar penampan ini guna memudahkan dalam membeli kain dengan ukuran yang pas. Ukuran mesti pas dengan ukuran penampan, jangan terlalu kecil atau terlalu luas hingga melebihi ukuran penampan dan menjuntai ke bawah.

3. Pilih kain yang halus namun kesat

Sebagai alas penampan serving cart, pilih bahan kain yang halus, namun memiliki permukaan yang kesat, misalnya katun atau lace. Hindari penggunaan kain dengan bahan yang licin seperti sutra atau sifon, karena akan membuat kain mudah tergelincir ke bawah. Sebaiknya pilih kain dengan motif polos, namun jika Anda ingin sedikit berkreasi, pilih kain dengan warna – warna natural yang lekat unsur lebaran, misal warna hijau muda atau kuning muda.

4. Tempatkan benda – benda yang diperlukan untuk menjamu tamu

Barang – barang yang diletakkan di atas serving cart merupakan barang atau benda yang disuguhkan untuk tamu. Maka, tempatkan barang – barang secukupnya saja, mulai dari gelas minuman, toples – toples berisi kue kering atau camilan lain, tempat sendok kecil dan garpu kecil, botol sirup, pembuka tutup botol, tempat  tissue, dan piring kecil untuk mengambil camilan. Benda – benda yang sifatnya dekoratif tidak perlu ditempatkan di sini, karena hanya akan membuat serving cart penuh sesak dan menyulitkan tamu dalam mengambil piring dan gelas.

5. Letakkan benda – benda yang kecil dan ringan di nampan bagian atas, sementara benda berukuran besar dan berat di bawah

Serving cart biasanya memiliki kaki – kaki beroda karena sifatnya yang mobile. Hal ini memudahkan pemilik untuk mendorong dan memindahkan serving cart dari satu sisi ke sisi ruang tamu yang lain. Kekurangannya, kaki – kaki ini biasanya cukup labil, tidak sekokoh kaki – kaki meja yang menetap. Jika diisi dengan barang – barang yang beratnya tidak seimbang, serving cart bisa mudah roboh. Maka, posisikan benda – benda dalam serving cart secara seimbang. Benda – benda yang yang kecil dan ringan di letakkan di penampan bagian atas, sementara benda berukuran besar dan berat berada di bawah. Benda – benda yang mudah jatuh/ roboh seperti gelas dan botol sebaiknya tidak ditaruh di penampan paling atas. Letakkan di bagian tengah atau bawah sendiri.

serving_cart_2

Desain Serving Cart

6. Posisikan serving cart menjadi satu dengan meja tamu dan di tempat yang mudah dijangkau

Karena di atas serving cart ini akan tersaji beragam camilan dan minuman yang akan disuguhkan untuk para tamu, otomatis serving cart ini harus diletakkan di sisi ruang tamu yang mudah dijangkau, luas, dan tidak terhimpit kursi – kursi atau meja lain. Posisikan serving cart ini bersanding dengan meja tamu berisi makanan – makanan lain.

7. Ingin sedikit sentuhan dekoratif pada serving cart? Beri pita di pinggiran serving cart

Jika ingin membuat tampilan serving cart lebih menarik, Anda bisa mengikatkan pita – pita berwana hijau di pinggiran/ di badan serving cart. Bisa juga Anda menggantungkan pita atau janur yang dibentuk menyerupai ketupat asli, lalu ikatkan di salah satu bagian pada serving cart. Kini, serving cart bernuansa hari raya siap untuk mengakomodasi kebutuhan para tamu.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment