Rumah Adobe-Rumah Tradisional yang Banyak Ditemui di Amerika Wilayah Barat Daya

desain sketsa rumah adobe

Mengenal Rumah Adobe, salah satu rumah tradisional Amerika Serikat yang bersejarah.

Penduduk asli Amerika, khususnya Amerika di bagian barat daya, banyak mengadopsi bangunan – bangunan yang tahan terhadap kondisi lingkungan yang cukup ekstrim. Dengan demikian, mereka bisa hidup dan tinggal di rumah tersebut dengan nyaman tanpa khawatir akan kondisi alam. Untuk merealisasikan hal ini, mereka memiliki teknik – teknik konstruksi tersendiri. Dan sebuah bangunan atau rumah yang dibuat dengan menerapkan teknik khusus ini disebut rumah Adobe. Uniknya, teknik konstruksi ini telah bertahan selama tiga abad dan hanya sedikit sekali renovasi dan rekonstruksi yang dilakukan di masa modern ini demi mempertahankan bentuk aslinya. Hal ini membuktikkan bahwa teknik yang diterapkan pada masa lampau cukup ampuh dan kuat, sehingga masih dapat berdiri hingga sekarang.

Bahkan, beberapa Rumah Adobe yang kita temui di wilayah itu hampir semuanya memiliki material dan teknik konstruksi yang tidak berubah, yakni tetap sama dengan pertama kali bangunan – bangunan tersebut didirikan. Hal inilah yang mendorong ‘Rumah Adobe’ menjadi salah satu topik kita kali ini. Dengan mengetahui sejarah dan seluk beluk Rumah Adobe ini, tentu pengetahuan kita akan rumah-rumah tradisional bisa meningkat. Selain itu, hal ini bisa pula menambah referensi serta menggali inspirasi kita dalam mewujudkan hunian yang unik, namun tetap nyaman dan kokoh untuk ditinggali.

Apakah Adobe itu?

Adobe merupakan jenis material yang tersedia di alam dalam jumlah yang melimpah dan banyak dijumpai di Amerika Serikat wilayah barat daya dan Amerika Selatan. Material bangunan ini mungkin nampak seperti batako bagi masyarakat Indonesia. Adobe ini terbuat dari clay atau tanah liat yang dicampur dengan pasir dan air. Bahkan, material lain seperti rumput atau jerami juga ditambahkan yang fungsinya sebagai pengikat agar Adobe tampak padat dan kuat. Berdasarkan catatan dari the National Park Service, material Adobe ini sangat sesuai dengan kondisi alam di area tersebut. Adobe ini cocok digunakan di segala tempat dengan tingkat kelembaban yang berbeda – beda. Hal ini sangat sesuai dengan kondisi alam di wilayah barat daya Amerika yang cenderung memiliki kelembaban yang tak merata di setiap wilayah, dimana di satu wilayah kelembabannya tinggi, sedangkan di wilayah lain kelembabannya rendah.

Bagaimana Rumah Adobe ini dibangun?

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Adobe dicampur, kemudian ditutup dan dipadatkan dengan plastik. Bahan campuran tersebut kemudian dicetak menyerupai batu bata dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan. Adobe yang masih basah tadi dijemur di bawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 4 hari. Setelah itu, Adobe didiamkan selama kurang lebih 1 bulan agar kepadatannya lebih merata. Setelah 1 bulan, maka Adobe siap untuk digunakan.

desain eksterior rumah adobe

Desain Eksterior Rumah Adobe

Untuk membuat sebuah rumah, proses pembangunannya tak jauh beda dari proses pembangunan rumah biasa. Adobe disusun untuk membangun konstruksi dinding. Sebagai pelekat antar Adobe, digunakanlah lumpur yang berperan seperti semen yang melekatkan batu bata. Lumpur ini dipilih karena bahan ini memiliki tingkat absorpsi yang sama dengan Adobe, terutama dalam menyerap kelembaban udara sekitar. Sebagai penguat atau tonggak agar dinding dapat berdiri kokoh, digunakanlah kayu utuh.

desain interior rumah adobe

Desain Interior Rumah Adobe

Dimana bisa kita menjumpai Rumah Adobe yang sangat bersejarah ini?

Rumah-rumah Adobe yang sangat tradisional dan bersejarah ini ini bisa kita temui di sepanjang barat daya Amerika serta di California. Kebanyakan, rumah – rumah ini telah menjadi kepemilikan pemerintah, dan bukan lagi milik individu ataupun swasta. Hal ini tentunya sebagai salah satu upaya preservasi dari rumah tradisional Amerika ini. Namun, Anda masih dapat mengunjungi rumah ini dan berkeliling masuk ke dalamnya. Banyak dari rumah – rumah tersebut dibuka untuk umum demi tujuan pendidikan dan hiburan bagi pengunjung. Bahkan, wilayah New Mexico tercatat memiliki jumlah Rumah Adobe terbanyak di seluruh Amerika.

Rumah – rumah tersebut persisnya berada di Santa Fe dan Taos. Kota Yuma di Arizona juga tercatat telah melakukan prservasi terhadap 3 Rumah Adobe ini dimana bangunan tersebut telah berdiri sejak tahun 1860an. Bahkan, di kota Vista, California, terdapat sbeuah Rumah Adobe berusia 163 tahun yang hingga sekarang masih dibuka untuk sebagai salah satu destinasi tour. Yang pasti, semua Rumah Adobe tersebut telah tercatat sebagai National Historic Landmarks, sehingga upaya preservasinya menjadi lebih serius.

Apa saja upaya-upaya yang dilakukan untuk menjaga Rumah Adobe yang sangat bersejarah tersebut?

Tak dapat dipungkiri bahwa kondisi alam yang berubah – ubah, terpaan angin dan hujan, tingkat kelembaban tinggi, pondasi yang kurang kuat, kombinasi bahan Adobe yang kurang tepat adalah beberapa faktor yang dapat mengikis ketahanan dari Rumah Adobe ini. Pembuatan Adobe sendiri didasari oleh material – material yang memang secara alami mudah terkikis bahkan membusuk, misalnya rumput dan jerami. Namun, di tangan arsitek – arsitek handal, maka proses rekonstruksi Adobe ini dapat dilakukan dengan baik tanpa mengubah struktur utama bangunan. Hal ini dibuat demi mempertahankan bentuk, bahan, serta konstruksi Rumah Adobe agar mirip dengan aslinya.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment