Review Desain Blackbox Mews House oleh Form_art Architects

Blackbox-by-Form_art-Architects_9

Review sebuah desain arsitektur bangunan mews house, peralihan bangunan yang dulunya digunakan sebagai tempat memelihara kuda yang kini difungsikan sebagai tempat tinggal. Bangunan ini banyak mengintegrasikan dinding – dinding batu bata baik di luar maupun dalam rumah.

Mews house merupakan sebuah jenis rumah yang dulunya merupakan bangunan untuk memelihara kuda dan kini difungsikan sebagai tempat tinggal. Mews House memang jarang ditemui di Indonesia, namun bangunan seperti ini banyak di temui di Eropa, khususnya di kawasan pedesaan / peternakan, di mana masih banyak ditemukan bangunan – bangunan luas menyerupai gudang yang difungsikan sebagai kandang kuda.

Kali ini, kita akan mereview salah satu desain Mews House yang berada di sebelah selatan kota London, Hackney. Rumah ini dikelilingi dinding – dinding dari batu bata berwarna gelap, yang menghubungkan aspek interior dan eksterior pada rumah. Namun meski dari tampilan luar rumah ini terkesan gelap dan senyap, namun jangan heran bila Anda memasuki interiornya. Sebab berbeda dengan mews house yang biasanya yang cenderung gelap dan pengap, rumah ini jauh dari kesan tersebut. Malahan, rumah ini terlihat sangat terang dengan cahaya matahari yang masuk melalui skylight serta beberapa jendela yang difungsikan dalam rumah ini. Hal ini seperti yang nampak pada gambar di bawah ini yang diabadikan oleh Timothy Soar.

Blackbox-by-Form_art-Architects_2

Desain Interior – view 2

Sekilas tentang desain Blackbox Mews House

Rumah ini berlokasi tepat di sebelah studio desainer Form_art Architects, yang berlokasi di kawasan tradisional di pinggiran kota. Tak heran jika akhirnya tim arsitek tersebut direkrut untuk menangangi proyek remodelling ini. Model bangunan rumah ini mengacu pada Blackbox house, yang secara arsitektur ingin mengadaptasi bangunan yang ada di lingkungan rumah ini di mana bangunan – bangunan tersebut masih didominasi oleh penggunaan batu bata sebagai material utama. Meski terlihat sangat solid, namun masih dimungkinkan agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam area rumah melalui pemasangan skylight dan glazed courtyard.

Blackbox-by-Form_art-Architects_1

Desain Interior – view 3

Karakter unik yang ada pada Mews House ini

Jika mayoritas mews house biasanya cenderung padat dan rapat sehingga membuat cahaya matahari yang akan masuk ke dalam ruangan cenderung minim, dengan jendela – jendela yang mungil dan tanpa skylight, faktanya pada desain mews house kali ini cahaya natural dari matahari cukup melimpah dan bisa menyentuh aspek dalam rumah. Meski begitu, karakter ‘solid box’ tidak dihilangkan begitu saja, karena toh pada dasarnya konsep inilah yang menjadi ciri khas yang mendasari sebuah mews house.

Blackbox-by-Form_art-Architects_3

Desain Interior – view 4

Penggunaan material kayu Douglas Fir

Selain penggunaan material batu bata yang cukup kental di sini, material kayu juga banyak diterapkan. Sang arsitek berujar bahwa material kayu yang dipilih cukup spesifik, yakni jenis kayu Douglas Fir dari Danish firm Dinesen.

Tampilan depan Mews House

Jika dilihat dari jalanan, tampilan luar bangunan rumah ini nampak gelap dan massa bangunan yang cenderung ramping, yang dikelilingi oleh dinding – dinding batu bata Belgia serta kehadiran jendela – jendela minimalis yang memanjang baik secara vertikal maupun horizontal. Serta, bagian entrance (pintu masuk) cenderung nampak tersembunyi di antara dinding – dinding kayu yang berwarna gelap.

Blackbox-by-Form_art-Architects_8

Desain Eksterior – view 1

Pola – pola geometris dari plang – plang kayu yang berada di atas pintu memungkinkan cahaya matahari agar bisa masuk melalui celah – celahnya, sehingga mampu mencapai courtyard / halaman belakang yang telah dipaving dengan batu bata. Di sana, terdapat pohon yang cukup rindang dan area ini sekaligus terhubung pada entrance / pintu masuk ke dalam rumah.

Blackbox-by-Form_art-Architects_6

Desain Interior – view 5

Di kedua sisi courtyard, terdapat masonry (dinding batu) yang kemudian melewati dinding – dinding, hingga menuju ke sebuah area terbuka di ground floor dan area ini bisa dilihat melalui screen kaca yang cukup tinggi. Screen ini sekaligus menghubungkan area internal sekaligus eskternal dari bangunan rumah itu sendiri.

Terdapat skylight di atas tangga

Di titik sentral rumah ini terdapat sebuah tangga dengan skylight yang tepat berada di atasnya, agar memungkinkan cahaya matahari dari atas langsung masuk dan menyinari bagian bawahnya. Sinar matahari ini bahkan masuk hingga ke area ground floor serta memisahkan ruang tamu dengan dapur di satu sisi, dan sebuah ruang keluarga di sisi satunya.

Blackbox-by-Form_art-Architects_5

Desain Interior – view 6

Setelah kita menapaki anak tangga yang paling atas, kita akan di arahkan untuk menuju kamar – kamar tidur yang berada di segala sisi. Juga, terdapat kamar tidur lain yang ukurannya jauh lebih kecil yang dibangun tepat di atas ruang makan.

Pengaplikasian White Walls

Terakhir, pengaplikasian dinding – dinding berwarna putih (white walls) serta skylight yang ada di langit – langit di ruang tamu mampu memaksimalkan tampilan interior agar lebih cerah dan terang. Tak hanya itu, area ini juga ditujukan sebagai galeri di dalam rumah ini. Tak heran dalam mewujudkan proyek ini, Form_art architecture melibatkan beberapa seniman serta orang yang berkecimpung di dunia galeri.

Blackbox-by-Form_art-Architects_4

Desain Interior – view 7

Maka, dualisme fungsi antara area tempat tinggal serta area galeri untuk memajang karya seni berusaha ditampilkan pada desain mews house kali ini. Sehingga, mews house ini tak sekedar peralihan dari tempat memelihara kuda menjadi tempat tinggal, tapi juga sebagai bangunan yang mempertimbangkan unsur seni dan estetika di dalamnya.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment