Paviliun Kayu Angular Karya h2o Architectes yang Berfungsi sebagai Gudang Penyimpanan Anggur di Perancis

Timber Pavilon_1

Review desain arsitektur paviliun angular sebagai tempat singgah, gudang penyimpanan sekaligus tempat mencicipi anggur.

Review desain kali ini membahas sebuah bangunan paviliun yang hampir keseluruhan materialnya terbuat dari kayu. Paviliun ini memiliki desain angular. Lokasinya berada di tengah – tengah kebun anggur yang berlokasi di Prancis. Ya, Prancis merupakan salah satu negara pengeskpor anggur berkualitas terbaik. Keberadaan paviliun ini selain sebagai tempat singgah sementara, juga bisa menjadi semacam “pos jaga” di area perkebunan. Hal ini nampak jelas terekam pada foto – foto karya Julien Attard berikut ini.

“La Cabotte“, paviliun kayu unik berbentuk anguler

Pavilin kayu yang dinamakan “La Cabotte” ini didesain oleh studio arsitek h2o Architectes yang ditujukan sebagai eksekutor pembangunannya. Paviliun ini digunakan sebagai area mencicipi anggur yang sudah dipanen di perkebunan di sekelilingnya. Anggur – anggur yang ada di sini diangkut ke pusat pengolahan anggur di Drôme yang lokasinya berada di sebelah tenggara Prancis.

Timber Pavilon_3

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 2

Keterangan singkat mengenai “La Cabotte”

Arsitek utama : h2o Architectes
Surveyor : Cabinet Virtz
Arsitek lokal : Nicolas Rappez (yang membantu tahapan konstruksi)
Luas permukaan : SHAB 58 m 2

Dikelilingi oleh kebun-kebun anggur yang menawan, lokasi paviliun ini tepatnya berada di sebuah bukit. Dari sisi bukit ini kita bisa dibuat takjub oleh pemandangan kota – kota di sekitarnya, serta pemandangan sebuah gunung Mont Ventoux yang berada di horizon. Sang arsitek, Antoine Santiard, berujar bahwa paviliun ini dirancang sedemikian rupa sebagai tempat penyimpanan bagi anggur untuk sementara waktu.

Timber Pavilon_9

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 3

Timber Pavilon_8

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 4

Pavilun dibagi dalam 3 bidang

Paviliun kayu dengan desain angular ini secara umum dibagi ke dalam 3 bidang/ruangan, di mana pada masing – masing ruangan terdapat kegiatan yang berbeda – beda. Sebuah ruangan difungsikan sebagai ruang kantor, sebuah ruangan dimanfaatkan sebagai area mencuci dan membersihkan diri yang diperuntukkan bagi pengunjung sekaligus pekerja pekebunan anggur ini. Ruang satunya lagi diperuntukkan sebagai ruang untuk mencicipi anggur.

Cladding dari kayu pinus

Sang arsitek menambahkan cladding pada bangunan paviliun ini yang semuanya terbuat dari kayu pinus yang berasal dari hutan. Lokasi hutan pinus tak jauh dari paviliun ini, yakni tepatnya berada di Savoie.

Pada awal penempatan cladding dari timber kayu pinus, warnya masih tampak kecoklatan khas warna kayu. Namun seiring berjalannya waktu dan karena paparan cuaca serta sinar matahari langsung, maka warna cladding itu perlahan – lahan berubah menjadi keabu – abuan, dengan sedikit refleksi warna perak akibat kondisi cuaca di sekitarnya. Semakin lama, warna cladding tersebut menjadi semakin abu – abu, hingga warna mendekati warna batu yang ada pada dinding teras. Hal ini menciptakan sebuah blend dari dua material yang berbeda, namun terlihat menyatu dan seragam.

Timber Pavilon_6

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 5

Dengan menggunakan struktur kayu sebagai penopang bawah bangunan, paviliun ini terlihat kokoh dan mampu beradaptasi di lingkungan berbukit – bukit yang ada di sekitar perkebunan ini. Dengan bentuknya yang asimetris, Paviliun ini mampu mengisi ruang – ruang yang ada pada lanskap tanpa merusak bentuk aslinya.

Sang arsitek berusaha menyesuaikan sudut – sudut bangunan dengan memperhatikan angle yang tepat di mana pengunjung bisa menikmati pemandangan kebun anggur dan pemandangan area lain di sekitarnya dari sisi yang tepat. Sang arsitek juga berusaha membuat paviliun ini layaknya shelter atau tempat bernaung yang nyaman dan santai.

Double-pitched roofs dipilih pada paviliun ini

Double-pitched roofs semakin melengkapi bentuk angular dari paviliun ini. Atap tersebut menutupi bidang – bidang yang ada pada bangunan. Proses pembuatannya cukup rumit dan memerlukan perubahan berkali – kali guna menyesuaikan lebarnya agar pas dengan sisi dinding yang menyudut.

Timber Pavilon_10

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 6

Sebuah jendela cukup besar dibangun menghadap ke timur. Dari sini kita bisa mengamati hamparan kebun anggur yang luas. Sehingga, mereka bisa mengenal secara langsung dari mana anggur – anggur yang mereka minum itu diunduh. Sebuah pintu transparan juga disisipkan di tengah, sehingga bagian dalam ruangan bisa terlihat dari luar.

Warna putih mendominasi interior

Di dalam paviliun, warna putih dipilih untuk menghiasi interiornya. Hal ini dimaksudkan agar dinding interior bisa merefleksikan cahaya matahari secara sempurna. Dan di malam hari, dengan bantuan pencahayaan dari lampu, diharapkan bangunan ini akan terlihat glowing di tengah – tengah kebun anggur yang gelap.

Timber Pavilon_11

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 7

Sang arsitek menambahkan bahwa desain interior paviliun memang sengaja dibuat sangat sederhana dan cerah untuk menunjukkan bahwa bangunan ini ramah dan terbuka bagi siapa saja. Sehingga, pengunjung yang mampir ke paviliun ini untuk mencicipi anggur bisa merasa nyaman dan diterima di sini.

Timber Pavilon_13

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 8

Timber Pavilon_12

Desain Arsitektur Paviliun Kayu – View 9

Furnitur dengan bahan kayu yang sama dengan kayu pada cladding

Furnitur interior pada paviliun juga dibuat dari material yang sama dengan cladding eksteriornya, yakni kayu pinus. Kayu yang terdapat pada furnitur tersebut masih terjaga warnanya karena terhindar dari paparan sinar matahari dan cuaca secara langsung. Untuk itu, sang arsitek menjadikannya sebagai penanda waktu dan pembanding kayu yang ada pada cladding yang warnanya terus memudar.

Dalam ruangan yang difungsikan untuk mencicipi anggur, terdapat sebuah meja kayu yang posisinya menghadap ke kebun anggur. Di dekatnya terdapat sebuah rak yang menyimpan koleksi anggur dari jaman dahulu yang masih terjaga dan tersimpan dengan baik hingga sekarang.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment