Modifikasi dan Renovasi Rumah untuk Menyambut Hari Tua

orang tua dan kursi roda_1

Tips dalam memodifikasi dan merenovasi bagian atau fitur – fitur rumah agar lebih aman dan nyaman bagi manula /kaum lanjut usia.

“Menjadi tua itu pasti, namun menjadi dewasa itu pilihan!”

Pepatah tersebut sering sekali kita dengar dan memang tidak ada hal yang salah dengan ini. Waktu terus berjalan dan lambat laun kita akan menjadi tua dan pensiun dari pekerjaan kita. Namun, siapkah Anda menghadapi hal ini?

Bagi Anda kaum muda, tentu rencana masa tua belum begitu difikirkan untuk saat ini. Tetapi penting untuk diketahui bahwa ketika kita menjadi tua, fisik akan berubah dan melemah. Saat – saat seperti itu, pastinya kita perlu memodifikasi tempat tinggal kita agar tidak menyulitkan langkah dan pergerakan kita.

Nah, meskipun masa tua Anda masih sangat lama, tak ada salahnya Anda mengetahui bagaimana membuat suasana rumah nyaman dan mudah diakses untuk kalangan manula. Hal ini penting dilakukan, terutama jika Anda tinggal dengan orang tua Anda yang sudah lanjut usia. Bisa juga Anda menerapkan ide ini untuk memodifikasi dan mendesain ulang rumah orang tua Anda, sehingga dengan segala kemudahan yang tersedia di rumah, mereka tak akan merasa kesulitan untuk menjalankan aktifitas sehari – hari.

Berikut ini ada 5 tips modifikasi dan remodelling fitur – fitur rumah yang penting untuk memberikan akses dan kemudahan dalam melakukan kegiatan di hari tua.

1. Akses yang mudah menuju kamar tidur dan kamar mandi tanpa level

Menjadi tua kadang diikuti dengan kondisi fisik yang melemah. Akibatnya, tubuh tak akan mampu bergerak seperti biasa seperti saat kita masih muda. Bahkan untuk melakukan hal – hal sehari – hari yang boleh dibilang sederhana (makan, mandi, tidur, dll), kita akan kesulitan untuk menjalankannya dengan baik. Maka, dibutuhkan akses yang mudah untuk menuju tempat – tempat yang signifikan, misalnya di kamar tidur dan kamar mandi.

Hindari penggunaan level / tangga untuk menuju akses vital tersebut. Buat agar akses menuju kesana datar tanpa level (entry level), sehingga orang yang lanjut usia bisa mengaksesnya dengan mudah.

2. Koridor yang cukup luas dan cukup aksesibel untuk kursi roda

Saat tubuh melemah karena usia tua, ada kalanya dibutuhkan kursi roda untuk membantu mobilisasi. Untuk itu, usahakan agar koridor rumah (akses yang menghubungkan satu ruangan dengan ruangan lain) cukup luas dan mudah dilalui kursi roda.

orang tua dan kursi roda_2

Koridor Rumah untuk Manula Pengguna Kursi Roda

3. Buat agar kabinet dapur agar lebih rendah dari standarnya

Meski tubuh melemah dan gerak terbatas, bukan berarti orang yang sudah lanjut usia tidak bisa melakukan apa – apa. Kadang, mereka tidak ingin merepotkan orang lain, maka mereka memilih melakukan segala hal sendiri selagi mereka mampu. Misalnya, ketika mereka ingin beraktifitas di dapur untuk membuat minuman atau makanan ringan. Agar dapur dan peralatan di dalamnya lebih aksesibel untuk mereka, atur agar kabinet dapur atau kitchen island lebih rendah dari biasanya, sehingga bisa mudah diraih.

Selain itu, atur jarak peralatan dapur dan usahakan jangan saling berdempetan. Biarkan ada area yang cukup luas untuk memudahkan pergerakan.

3. Dudukan toilet yang ditinggikan

Dudukan toilet yang terlalu rendah akan menyulitkan para manula untuk berdiri kembali. Maka, usahakan dudukan toilet dibuat agak tinggi. Anda bisa mengganti toilet lama dengan yang baru atau cukup memasang riser atau lifter khusus untuk dudukan toilet. Riser ini bisa meninggikan toilet hingga 3 – 5 inchi. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi mereka untuk duduk dan berdiri kembali karena tinggi toilet dengan tinggi badannya tidak terlalu jauh.

4. Instal tombol atau handle pintu yang lebih rendah

Untuk memudahkan masuk dan keluar dari satu ruangan ke ruangan lain, pastikan agar tombol atau handle pintu cukup rendah dan mudah dijangkau, orang yang lanjut usia bisa membuka dan menutup pintu lebih mudah, khususnya bagi mereka yang menggunakan kursi roda.

5. Jalan keluar masuk harus cukup lebar

Tak hanya koridor dalam rumah saja yang perlu didesain lebar, jalan untuk keluar masuk rumah juga mesti diperhatikan, apakah cukup lebar atau tidak. Setidaknya, beri jarak minimal 2 inchi di samping kiri dan kanan dengan menyesuaikan lebar kursi roda atau walker (alat bantu jalan). Selain itu, pastikan ada area yang cukup lapang untuk memutar arah kursi roda / berbalik. Jangan lupa, buat agar permukaan jalan cukup rata / tidak bergerigi agar tidak menyulitkan para manula dalam menjalankan kursi rodanya.

Tips – tips di atas memang dikhususkan untuk memudahkan kaum lanjut usia dalam beraktifitas tanpa banyak hambatan. Sehingga, mereka masih bisa melakukan kegiatan – kegiatan yang mudah secara mandiri. Namun, tips – tips di atas juga bisa diterapkan pada rumah untuk memudahkan mobilisasi kaum disabilitas atau orang yang sakit paska kecelakaan, yang mengakibatkan gerakannya terbatas.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment