Mewujudkan Kantor Ergonomis dengn Furnitur dan Lighting yang Memadai

furniture_kantor_ergonomis_1

Menerapkan prinsip dan ilmu ergonomi pada kantor dan ruang kerja melalui pemilihan furnitur dan pencahayaan.

Ergonomi merupakan aspek yang wajib diperhatikan dalam rangka keamanan dan kenyamanan karyawan dalam bekerja di dalam kantor. Prinsip – prinsip ergonomi yang diterapkan dengan baik pada seluruh bagian kantor akan membuat pegawai menjadi tetap sehat, lebih produktif, dan menghindarkan mereka dari penyakit, cedera, serta bahaya. Untuk menerapkan metode ergonomi, pastinya sebuah ruangan kantor membutuhkan furnitur yang ergonomis, yakni yang didesain secara custom-made, diposisikan di tempat yang pas, sehingga memudahkan pegawai dalam menuntaskan pekerjaannya.

Apa saja yang perlu Anda tahu tentang prinsip dan metode ergonomi? Bagaimana memilih dan mendesain furnitur ergonomis? Melalui penjelasan di bawah ini, Anda akan menemukan solusi masalah ergonomik dalam kantor.

Apa saja unsur – unsur dalam ruang kerja yang mesti memenuhi aspek ergonomik?

Pada dasarnya, semua benda, furnitur, dan sudut – sudut dalam ruang kantor yang berhubungan langsung dengan karyawan mesti memenuhi unsur ergonomis, antara lain kursi, meja, komputer terutama layar komputer, dan aksesoris penunjangnya. Dari beberapa unsur tersebut, kursi menjadi hal yang mutlak untuk didesain seusai prinsip ergonomi.

Kursi kantor ergonomis biasanya menyesuaikan dengan tipe dan jenis pekerjaan pemakaianya. Layar komputer juga perlu didesain ergonomis guna menjaga kesehatan mata karyawan dan menjaganya tetap nyaman meski berada di depan komputer dalam jangka waktu lama. Aksesoris lain yang perlu dibuat ergonomis yakni desk wrist dan armrests.

Seperti apa fitur dan karakter kursi kantor ergonomis?

Kursi ergonomik biasanya memiliki beberapa fitur signifikan, di antaranya pengungkit dan sandaran punggung yang bisa diatur dan diubah – ubah sedemikian rupa. Dudukan kursi tersebut bisa diturunkan atau ditinggikan, dengan menyesuaikan ketinggian pemakainya. Sementara itu, sandaran kursi bisa diubah lebih ke depan atau lebih ke belakang, tergantung kenyamanan si pemakainya.

Armrest atau sandaran lengan juga merupakan bagian yang signifikan untuk mewujudkan kursi ideal dan ergonomik. Armrest memungkinkan tangan untuk bersandar ketika lelah, untuk itu, armrest harus cukup empuk, nyaman, dan pas dengan ukuran lengan atau tangan kita.

Dudukan kursi juga mesti dibuat empuk dan tetap nyaman untuk diduduki dalam jangka waktu lama.  Penting juga untuk mempertimbangkan jenis dan mekanisme roda pada bagian kaki – kaki kursi. Roda harus dalam keadaan normal, bisa digerakkan, dan tidak macet. Hal ini tentu akan mempermudah karyawan dalam menggerakkan kursi, apakah akan maju ke depan atau mundur ke belakang.

Bila memungkinkan, tambahkan fitur foodrest. Fitur ini memungkinkan kaki, terutama tumit, untuk bersandar dan beristirahat sejenak. Foodrest ini bisa diatur ketinggiannya, sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran dan posisi kaki penggunanya. Terakhir, Anda bisa menambahkan bantalan pada leher kursi. Bantalan ini bisa dipasang ketika Anda ingin bersandar dan beristirahat sejanak, dan lepaskan jika Anda akan mulai bekerja kembali. Keberadaan bantal leher akan mengurangi ketegangan otot leher.

furniture_kantor_ergonomis_2

Desain Interior Kantor dengan Meja dan Kursi Kerja Ergonomis

Layar komputer ergonomik itu seperti apa?

Computer glasses (layar komputer) yang baik dan memenuhi standar ergonomik adalah layar yang dilapisi dengan layer khusus untuk meredam pencahayaan yang berlebihan yang timbul dari layar yang bisa membuat mata menjadi perih. Selain itu, layer atau pelindung layar ini bisa mengurangi kemungkinan mata minus akibat terlalu lama di depan komputer. Plus, posisi layar haruslah ideal, tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dari jangkauan mata. Idealnya, jarak mata dengan layar komputer adalah 25cm.

Desk wrist, perlukah aksesoris ini dihadirkan di atas meja kerja?

Sesuai namanya, desk wrist merupakan sebuah bantalan atau padding yang diletakkan di atas meja kerja yang berguna sebagai tumpuan pergelangan tangan ketika lelah mengetik. Padding ini ukurannya tipis dan empuk, dan posisinya di bawah keyboard guna memberikan kenyamanan pada karyawan tatkala mengetik.

Pencahayaan, aspek penting dalam mewujudkan kantor ergonomik

Pencahayaan merupakan hal yang tak bisa dilewatkan jika Anda ingin memiliki kantor ergonomis. Lampu dan pencahayaan lain mesti memenuhi unsur – unsur ergonomis, misalnya kecerahan dan intensitas lampu yang disesuaikan dengan lebar ruangan. Pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu temaram bisa membuat mata menjadi perih dalam menatap layar komputer, yang jika dibiarkan terlalu lama, bisa menimbulkan pusing, mata berkunang – kunang, nyeri leher, nyeri punggung, dan migrain. Posisi pencahayaan dalam kantor juga menjadi aspek lain yang patut diperhatikan. Pencahayaan cukup ditempatkan di atas (overhead lighting), tanpa perlu menambahkan pencahayaan dari arah lainnya.

Apa akibatnya jika kantor tidak memperhatikan aspek – aspek ergonomis?

Ilmu ergonomi yang diterapkan di ruang kerja bisa membuat bekerja menjadi lebih mudah dan memaksimalkan produktifitas karyawan. Namun jika salah penerapan atau tidak menerapkan prinsip ergonomi sama sekali, akan ada berbagai masalah yang timbul, terutama berkaitan dengan masalah kesehatan karyawan, di antaranya cedera otot, sakit punggung, problem penglihatan, penyakit pada pergelangan tangan dan bahu, dsb. Jika hal ini terjadi, tentu akan ada biaya besar yang mesti ditanggung kantor untuk menanggung biaya pengobatan karyawan tersebut.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. fak a twit

    Tampilan web nya tidak ergonomis, tolong diperbaiki. Terima kasih.

Leave a Comment