Menyimpan Koleksi Buku Yang Hemat Tempat
Author: Arch. AriaJangan buyarkan impian mengoleksi buku jika rumah Anda termasuk kategori mini. Asalkan anda pintar mengakali keterbatasan ruang, buku-buku ini tak akan membuat rumah Anda terasa penuh.
Mengoleksi buku merupakan hal yang sangat positif. Akan sangat disayangkan jika hobi ini tak jadi terwujud hanya karena alasan tidak ada tempat menyimpan. Memang semakin lama, koleksi buku akan terus bertambah. Dan buku-buku itu mau tdak mau harus disimpan secara khusus, kalau tidak mau dibiarkan menumpuk berantakan.

Di rumah mungil, ruang untuk penyimpanan buku secara khusus itu sangat susah didapat. Membuat ruang khusus seperti perpustakaan, rasanya sudah tak mungkin. Bahkan, menambah satu lemari buku saja rasanya juga tidak ada tempat.
Cara lain? Coba cari sudut-sudut tak terpakai di rumah Anda. Area ini bisa disulap jadi tempat penyimpanan buku. Cara lain, bisa Anda simak berikut, agar koleksi buku Anda tetap tersimpan rapi tanpa menjadikan rumah penuh terisi.

Jadi hiasan
Banyak orang berusaha menyembunyikan rak buku, bahkan ada yang tega menyimpannya di gudang. Padahal, bila dibuatkan rak yang cantik, buku-buku ini bisa menjadi penghias rumah yang unik, menggantikan lukisan dan pajangan dinding lainnya.
Sekat antar ruang
Rak buku juga bisa menjadi semacam sekat antar ruang. Pada rumah-rumah berukuran kecil, biasanya antara ruang tamu dengan ruang keluarga dipisahkan oleh sekat. Nah, gunakan saja rak buku sebagai sekatnya.

Memanfaatkan ruang
Pintar-pintarlah mencari-cari celah dalam rumah. Ruang bawah tangga, garasi yang tidak terpakai, dinding bagian ats, salah satu sudut ruang keluarga, adalah beberapa contoh area yang bisa Anda manfaatkan untuk meletakkan rak buku.

Membuat mezanin
Mezanin adalah salah satu cara Anda mendapatkan ruang tambahan tanpa perlu melakukan perubahan struktur. Mezanin ini bisa dibuat dengan memanfaatkan ruang bawah atap (attic). Ruang tambahan ini bisa Anda gunakan untuk meletakkan rak buku secara berjajar. Kalau cukup luas, mezanin ini bisa menjadi ruang kerja atau ruang baca.
Rak gantung
Yang dimaksud dengan rak gantung adalah rak yang menempel pada dinding, bukan rak yang punya kaki. Rak seperti ini terlihat lebih ringan, tidak membuat ruang penuh, dank arena tidak punya kaki, bagian bawahnya bisa digunakan untuk meletakkan perabot lain, misalnya saja sofa atau meja.

Rak tanam
Kalau ingin ruangan terkesan rapi dan bersih, rak tanam bisa jadi pilihan yang pas. Karena rak masuk ke dalam dinding, luas ruangan tidak berkurang. Sebelum emmbuat rak tanam, pikirkan dulu buku apa yang akan dimuat di situ. Ini karena rak tanam sifatnya permanent sehingga sulit diubah-ubah ukurannya.
(Source : Dari BerbagaiSumber)
Architectaria - Arsitek dan Perencana
(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).












Desain raknya sudah saya buat, nyontek desainnya gapapa yah mas ^_^
Sy, ester, bru pertama kali mengunjungi blog web/blog ini.Sy punya masalah dengan rak buku, ada sebuah ruagan, yang ingin saya jadikan perpus kecil, namun masalahnya, ruangan ini kurang mempunyai sumber cahaya langsung, seperti jendela. sehingga takut saya, buku akan mudah berjamur. apa bisa diatasi dengan pemasangan lampu yg trus menerus?
Jawab:
Kalau masalahnya cuma sumber cahaya, bisa dicoba menggunakan skylight.. tp itu juga nggak menjamin bebas jamur. Karena untuk menghindari jamur juga ada baiknya memperhatikan sirkulasi hawa dan kelembaban ruangan.
Semoga membantu yah
Leave your response!
Interior Design Album - Random Photos
Categories
Archives
Recent Posts
Recent Comments
Architectaria Services
Jasa Desain Arsitektur : Gambar Desain Arsitektur 3D, RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah, Desain Rumah Tinggal, Desain Toko, Desain Restoran, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Desain Rumah Minimalis, Desain Rumah Mungil, Desain Rumah Kecil, Modern, Murah, Sederhana atau Desain Rumah Mewah.
Ragam Gaya (Style) : Minimalis, Modern, Art Deco, Mediteranian, Tropical/Tropis, Traditional, Etnik, Retro.
Desain Interior (Interior Design) : Rumah, Home Interior, Home Accessories, 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.
Kantor (Office) : Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, dan Interior Kantor
Links
Meta
Spam Blocked
Alexa Rank
Shout Box
ShoutMix Chat Widget
Recent Readers
Web Directory
User Online