Mensiasati Apartemen yang Berukuran Kecil

Menata interior apartemen yang berukuran kecil dan sempit agar dapat mengakomodasi kebutuhan pemilik akan tempat penyimpanan yang banyak dengan memilih furniture yang dapat berfungsi sebagai tempat menyimpan serta memaksimalkan tiap ruang agar berfungsi ganda.

Ukuran apartamen yang relatif lebih kecil dibandingkan ukuran rumah biasa adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Karena lahan yang terbatas, pemilik apartemen tidak bisa dengan mudah untuk mengekspresikan keinginannya dalam mendesain ruangan. Keinginan mereka untuk mendesain interior ruangan apartemen dengan berbagai macam bentuk seni dan kreatifitas pun kerap terbentur dengan permasalahan ini.

Yang lebih parah lagi, apartemen yang kecil kerap tidak mampu mengakomodasi semua barang-barang pemiliknya. Akibatnya, banyak barang-barang si pemilik hanya ditumpuk di kardus karena tidak ada ruang untuk menempatkannya.

Padahal, daripada menumpuk benda-benda tersebut di kamar dan membiarkannya terbengkalai, ada baiknya kita berfikir ulang bagaimana agar benda benda tersebut dapat diletakkan sesuai dengan posisi dan fungsinya. Bila hal ini terjadi pada Anda, ada beragam cara untuk mensiasati apartemen yang kecil agar Anda lebih mudah dalam menempatkan furniture atau benda-benda koleksi Anda. Yang Anda perlukan hanyalah memperbanyak tempat penyimpanan barang dengan memanfaatkan setiap sudut ruangan.

Untuk memperbanyak jumlah tempat penyimpanan yang ada pada apartemen Anda, berikut ini cara-cara yang dapat Anda terapkan.

1. Fokuskan perhatian Anda pada tempat yang biasanya berantakan

Laci mungkin adalah tempat yang sangat rentan untuk berantakan. Anda mungkin kerap memasukkan segala hal ke dalam laci tanpa memperhitungkan jenis benda tersebut. selain laci, lemari pakaian dan rak buku juga merupakan area-area yang semrawut karena saking banyaknya benda yang tersimpan di tempat tersebut. Untuk itu, bongkar semua tempat-tempat itu. Pilihlah benda apa yang masih Anda perlukan dan benda yang sudah tidak terpakai. Hal ini harus sering dilakukan karena kita sering tidak memperhatikan kondisi barang-barang kita, apakah masih layak atau tidak.

Bila benda tersebut sudah habis masa berlakunya atau sudah rusak, maka kita tak perlu berat hati untuk membuangnya. Karena terlalu banyak benda-benda tak terpakai yang menumpuk di lemari penyimpanan dapat membuat lemari semakin sesak.

Desain Interior Apartemen Type Studio Dengan Desain Furniture  yang Kompak

2. Tata ulang benda-benda tersebut sebelum masuk ke lemari penyimpanan

Untuk memudahkan Anda dalam mencari benda-benda tersebut, ada baiknya ketika Anda mengembalikan barang-barang tersebut ke lemari penyimpanan, Anda mengelompokkannya dengan barang-barang lain. Misalnya, kelompokkan koleksi cincin dengan aksesoris lainnya seperti bando, penjepit rambut, bros, kalung, gelang, dan sebagianya. Buat kotak khusus tiap kategori, sehingga ketika Anda membutuhkannya, Anda dapat langsung mengetahui dimana harus mencari benda tersebut.

3. Pilihlah furniture yang mempunyai fungsi penyimpanan

Tidak peduli apapun jenis furniture tersebut, entah itu meja, kursi, sofa, atau tempat tidur, usahakan untuk membeli furniture dengan kapasitas tambahan sebagai penyimpanan. Sehingga, furniture-furniture tersebut memiliki 2 fungsi, fungsi aslinya dengan fungsi sebagai tempat penyimpanan. Contoh sederhana, ketika Anda membeli tempat tidur, usahakan belilah tempat tidur atau spring bed yang terdapat laci di bagian bawahnya.

Dengan demikian, spring bed memiliki peran ganda yakni sebagai tempat tidur dan sebagai tempat penyimpanan. Laci penyimpanan yang terdapat di bagian bawah seperti ini dapat juga Anda temui pada sofa, kursi rias, dan furniture- furniture lain.

Desain Furniture Apartemen- Tempat Tidur, Rak TV dan Kabinet Penyimpanan

4. Jeli dalam melihat tempat-tempat kosong

Jika Anda jeli dalam melihat tempat-tempat kosong di sekitar ruangan, maka Anda bisa memanfaatkannya untuk menyimpan benda-benda yang tidak terakomodasi di lemari penyimpanan. Misalnya, Anda bisa menyelipkan sepeda lipat Anda di kolong bawah tempat tidur atau di sela-sela antar lemari dengan dinding. Selain itu, manfaatkan lemari belajar Anda untuk meletakkan buku dan alat tulis, sehingga Anda tidak harus meletakkannya pada laci penyimpan.

Area di bawah meja juga bisa Anda manfaatkan untuk menyimpan benda yang berukuran besar seperti vacuum cleaner atau alat pembersih lain.

5. Sederhanakan furniture-furniture pada ruangan Anda

Ada beragam cara untuk menyederhanakan furniture-furniture Anda. Salah satunya melalui pemilihan sofa. Mengingat ruangan pada apartemen yang cenderung sempit, ada baiknya Anda membeli sofa yang terdiri dari satu bagian yang panjang daripada sofa yang terdiri dari 3 bagian terpisah. Sedangkan untuk meja, kurangi penggunaan meja yang besar dan panjang. Cukup belilah meja-meja kecil yang dapat dilipat sewaktu-waktu.

Dengan menyederhanakan jumlah maupun ukuran furniture pada tiap ruangan, maka akan mengurangi penggunaan ruangan tersebut. akibatnya, ruang yang sempit bisa tampak lebih lapang.

Desain Interior Apartemen Studio yang Mungil Dengan Furniture yang Simpel dan Multifungsi

6. Membuat setiap ruangan memiliki lebih dari 1 fungsi

Karena jumlah ruangan pada apartemen cenderung terbatas dengan ukuran yang tidak terlalu besar, Anda bisa mensiasatinya dengan memaksimalkan fungsi setiap ruangan. Misalnya, Anda bisa menggabungkan fungsi ruang makan dengan dapur, sehingga dalam satu ruangan Anda akan mendapati 2 fungsi. Selain itu, fungsikan ruang tamu sekaligus sebagai ruang keluarga.

Dengan membuat sebuah ruangan berfungsi ganda, maka kebutuhan akan furniture atau dekorasi tiap ruangan pun menjadi berkurang. Contohnya, Anda tak perlu lagi membeli TV pada 2 ruangan bila Anda menggabungkan fungsi ruang keluarga dengan ruang tamu. Sehingga, selain menghemat tempat Anda pun bisa menghemat budget yang Anda keluarkan.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

4 Comments

  1. susilo cahyono

    Dear Arch,
    Ada pertanyaan singkat. Apakah anda bersedia juga sebagai kontraktor pelaksana?
    Saya sudah punya detailed rancangan untuk tanah seluas 542m2 dan bangunannya seluas 240m2.

    Terima kasih sebelumnya,
    Ditunggu

    Regards,
    Susilo

    • @Susilo,

      Lingkup jasa kita memang desain and built 🙂

  2. toko mebel

    bagus juga untuk rumah kos kosan

  3. Kapan ya bisa jalan-jalan ke Singapore (benar-benar jalan2, bukan karena kjeaarn)? Pernah transit sati jam di Singapore, sayangnya gak turun dari pesawat Salam

Leave a Comment