Menjaga dan Merawat Benda – Benda kristal yang Ada di Rumah

perabot_kristal_1

Perbedaan kaca dengan kristal serta tips dalam menjaga, merawat, dan melakukan perbaikan ringan pada benda kristal yang rusak, kusam, atau retak.

Kristal merupakan salah satu benda yang kerap dihadirkan di ruang tamu. Kristal menjadi barang dekoratif yang tergolong mewah, tak heran, hanya sebagian orang yang memiliki kristal dan dijadikan salah satu koleksi yang dipajang di ruang tamu. Kristal hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari guci kristal, lampu gantung kristal, lampu meja kristal, vas dari kristal, dan sebagainya.  Benda yang cukup mewah ini dibanderol dengan harga cukup mahal, wajar jika perlu perawatan dan perhatian khusus.

Namun, di samping benda kristal, kita juga mengenal benda yang terbuat dari kaca. Kebanyakan orang tidak mengerti perbedaan antara benda yang terbuat dari kristal dan benda yang terbuat dari kaca. Dengan mengerti perbedaan antara perabotan dari kristal dengan perabotan dari kaca, kita bisa memberikan perawatan yang tepat sehingga perabotan kristal menjadi lebih awet dan terjaga keindahannya.

Perbedaan kaca dengan kristal

  • Lihat ketebalannya

Benda yang terbuat dari kaca biasanya lebih tipis dibandingkan benda yang terbuat dari kristal.

  • Bandingkan beratnya

Benda yang terbuat dari kristal cenderung lebih berat dibandingkan dengan benda yang berbahan kaca. Namun dalam membandingkan kedua benda tersebut, pastikan bahwa ukurannya dan bentuknya tak jauh berbeda, sehingga hasil perbandingannya akan lebih terasa akurat. Kristal memang lebih berat dibandingkan kaca biasa karena dalam kristal terkandung material yang membuatnya lebih keras, padat, dan terkesan berisi dibandingkan dengan kaca.

  • Lihat ujungnya

Kaca memiliki ujung yang tajam dan runcing, sehingga bisa melukai kulit jika kita tak sengaja menyentuh ujungnya. Sementara itu, kristal biasanya memiliki ujung yang padat, dan sedikit melengkung. Hal ini bisa terlihat ketika kedua benda tersebut sama – sama pecah.

  • Arahkan ke dekat lampu atau pencahayaan

Arahkan benda yang terbuat dari kristal dan benda yang terbuat dari kaca di dekat lampu atau pencahayaan. Kita akan melihat bahwa pada permukaan kaca, terdapat sedikit warna kekuningan, hasil refleksi dari cahaya lampu. Pada benda kristal, kita akan menemukan bahwa permukaannya akan tetap jernih atau bening ketika dipaparkan pada cahaya lampu. Benda kristal akan menghasilkan prisma yang berwarna – warna sebagai efek dari pantulan cahaya lampu.

Membersihkan dan merawat benda berbahan kristal

Biasanya, untuk merawat dan membersihkan kristal, kita cukup mengelapnya saja dari debu. Namun untuk kristal yang sudah agak lama dan permukaannya terlihat kusam, diperlukan cairan khusus yang mampu mengembalikan kilaunya. Cairan ini biasanya merupakan cairan pembersih khusus kristal yang bisa didapat di toko – toko yang menjual perabotan berbahan kristal. Jika ingin membuatnya sendiri, Anda bisa menggunakan bahan kimia isopropyl alcohol yang dicampur dengan air yang sudah disuling. Kemudian, masukkan larutan ini ke dalam botol spray. Semprotkan larutan pembersih kristal ini pada seluruh permukaan kristal, kemudian usapkan dan ratakan dengan kain bersih. Tunggu sampai benar – benar kering sebelum Anda mengembalikannya ke tempat semula.

perabot_kristal_2

Desain Interior Ruang Makan dengan Lampu Kristal

Jika kristal pecah atau retak, bagaimana memperbaikinya?

  • Jika kristal retak

Sama seperti material kaca, kristal juga tergolong material yang mudah retak atau pecah. Cara memperbaiki kristal yang retak cukup mudah, namun kebanyakan orang malas melakukannya. Memang, dengan memperbaiki kristal yang retak memang tidak akan menjadikan kristal tersebut nampak seperti baru. Namun setidaknya, kristal tersebut masih bisa diselamatkan dan digunakan kembali.

Untuk mereparasi kristal yang retak, gunakan lem kaca (glass glue) pada bagian yang retak. Lem kaca ini sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari, terutama ultra violet. Untuk itu, agar lem cepat mengering, keringkan benda kristal yang retak tadi di bawah sinar matahari langsung. Lem ini tergolong tipis dan cepat meresap, sehingga Anda tak perlu khawatir jika bekasnya akan mudah terlihat. Selalu ingat bahwa jenis lem yang Anda gunakan adalah glass glue, bukan jenis lem super lain, dengan kekuatan merekat yang cukup kuat, tebal, dan berwarna. Karena, lem tersebut nantinya akan terlihat dengan jelas pada permukaan kristal dan mengurangi keindahannya.

  • Jika kristal pecah dalam beberapa kepingan

Ketika kristal sudah pecah, biasanya akan  lebih sulit untuk memperbaikinya hingga baru seperti semula. Namun, dengan glass glue tadi, Anda masih memiliki peluang untuk memperbaiki kristal yang pecah ini, yakni dengan merapikan pecahan – pecahan tadi dan menyusunnya kembali seperti saat kita menyusun puzzle. Beri lem pada tepiannya dan di sela – sela pecahan satu dengan pecahan yang lain.

  • Haluskan pori – pori / lubang kecil yang ada pada permukaan kristal dengan sand paper

Kadang, di permukaan kristal mungkin saja terbentuk pori – pori atau lubang kecil yang tidak mungkin dihilangkan atau ditutupi dengan lem kaca. Cara mengatasinya yakni dengan menggosok atau mengamplasnya menggunakan sand paper 600-grit. Kemudian, kristal ini dihaluskan menggunakan gerinda. Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan hanya bila dilakukan di tempat yang memproduksi kristal dan ditangani oleh orang yang berpengalaman.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment