Mengurangi dan Menghilangkan Goresan serta Guratan pada Permukaan Kaca

Tips dalam mengurangi dan menghilangkan goresan serta guratan pada permukaan furnitur yang terbuat dari kaca dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti Cerium Oksida serta Amoniak.

Apakah Anda senang mengoleksi furnitur atau benda-benda yang terbuat dari kaca? Jika ya, maka, berhati-hatilah selalu dalam meletakkan, menyimpan, serta merawatnya. Benda atau furnitur yang berbahan kaca di rumah memang membutuhkan perhatian yang khusus. Furnitur yang berbahan kaca itu misalnya meja, lemari pajangan, cermin, pigura, dan lain sebagainya.

Karena kaca merupakan bahan yang rapuh, mudah tergores, dan mudah retak, maka perawatan furnitur yang terbuat dari kaca haruslah lebih berhati-hati. Namun, mungkin tanpa sengaja Anda pernah salah dalam memperlakukan furnitur berbahan kaca sehingga permukaan kaca menjadi tergores.

Goresan-goresan ini biasanya ditimbulkan dari kontak antara permukaan kaca dengan benda-benda yang tajam dan runcing. Goresan-goresan pada permukaan kaca ini terkadang tak terlalu besar, sehingga tak akan tampak bila tidak diperhatikan secara sesama. Namun, goresan yang cukup besar dan dalam akan nampak jelas sekali sehingga mengurangi keindahan tampilan furnitur itu sendiri. Untuk itu, perlu cara agar goresan ini bisa hilang atau minimal tampak berkurang.

Ya, karena menghilangkan goresan pada permukaan kaca hingga tak ada bekas sama sekali merupakan hal yang cukup sulit, maka yang bisa kita lakukan adalah mengurangi tampilan dari goresan-goresan itu. Kali ini, kita akan membahas tips sederhana untuk mengurangi bekas goresan pada furnitur yang terbuat dari kaca. Untuk itu, berikut barang-barang yang anda butuhkan beserta langkah-langkahnya:

Barang-barang yang harus disediakan:

– pembersih kaca
– handuk kecil/ kain lap / kanebo
– kain yang terbuat dari bulu domba/ Lamb’s wool polishing pad (opsional)
– Cerium Oksida
– alat pengkilap kaca (opsional)
– air
– Amoniak
– botol sprei
– kertas tisue
– kaca mata anti debu ( untuk melindungi mata Anda ketika melakukan tips ini, opsional)
– masker
– sarung tangan karet
– pasta gigi berwarna putih
– aseton / cairan pembersih cat kuku

Gambar Proses Membersihkan Kaca

Langkah – langkah:

  1. Pertama-tama, bersihkan seluruh permukaan kaca dengan pembersih kaca kemudian lap dengan kain atau handuk kecil. Biarkan hingga permukaan kaca tersebut kering seutuhnya.
  2. Bila memungkinkan, ada baiknya pisahkan bagian yang terbuat dari kaca yang tergores tersebut dari keseluruhan bagian furnitur. Namun, mengingat kaca merupakan bahan yang cukup rentan, maka Anda harus berhati-hati dalam mengangkatnya. Pastikan permukaan kaca itu tidak menyenggol atau mengenai benda lain karena akan mengakibatkan kaca menjadi pecah.
  3. Tuangkan Cerium Oksida di permukaan kaca yang tergores, gosok dan semir bagian kaca yang tergores tersebut dengan kain yang terbuat dari bulu domba. Pastikan bahwa pada tahap ini tidak ada benda berat yang ada di permukaan kaca. Karena, bila terdapat benda yang berat, maka kaca akan segera retak. Kemudian, gunakan alat pengkilap permukaan kaca. Bila Anda merasa ragu akan membuat permukaan kaca justru menjadi retak, maka cukup gunakan kain atau lap tadi. Perlu diingat bahwa yang harus dilap dan digosok hanyalah bagian yang terkena goresan, bukan keseluruhan permukaan kaca.
  4. Campurkan 2 cangkir air serta ½ ons cairan amoniak, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam botol sprei. Semprotkan pada area yang tergores tadi dan usap dengan kertas tisu. Hal ini untuk menghilangkan debu dan kotoran yang masih menempel.
  5. Ulangi langkah 3 dan 4 hingga goresan yang ada pada permukaan kaca tampak berkurang. Untuk goresan yang cukup besar dan dalam, mungkin bekasnya tidak akan hilang seutuhnya. Namun bila goresan itu hanya goresan-goresan kecil yang tak terlalu dalam, maka goresan itu akan hilang dengan mudah.

Tips dan peringatan selama menghilangkan bekas goresan di kaca:

  • Meskipun kaca mata anti debu serta masker yang dibutuhkan disini sifatnya hanya opsional, namun tak ada salahnya Anda memakainya. Apalagi, pada proses ini kita akan melibatkan cairan kimia seperti Cerium Oksida serta Amoniak. Menggunakan kaca mata anti debu, masker, serta sarung tangan berbahan karet merupakan langkah preventif dalam melindungi bagian tubuh Anda. Terlebih, Amoniak merupakan zat kimia yang cukup keras. Menjalankan langkah preventif di atas sama artinya dengan menjaga keselamatan diri Anda.
  • Mungkin beberapa dari Anda masih asing dengan zat kimia Cerium Oksida. Zat ini merupakan zat untuk memoles dan mengkilapkan perhiasan sehingga kemungkinan zat semacam ini akan dapat Anda temui di toko-toko perhiasan. Atau, bila Anda kesulitan menemukan zat ini, Anda bisa menggantinya dengan pasta gigi yang berwarna putih.
  • Untuk permukaan kaca yang terlihat kusam, gunakan aseton atau cairan pembersih cat kuku untuk membuat tampilan kaca menjadi bening kembali.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment