Mengenal Lebih Dekat tentang Partisi Ruangan

partisi ruaqngan apartemen

Beberapa hal yang mesti Anda ketahui mengenai partisi ruangan, yang menyangkut tipe, fitur, ukuran, desain, dan material yang digunakan untuk membuat partisi.

Bagi mereka yang berkecimpung di dunia interior desain, mungkin sudah sangat familiar dengan istilah partisi. Ya, partisi ini merupakan salah satu elemen yang membagi ruangan ke dalam beberapa bagian. Banyak juga yang menyebut partisi ini sebagai ‘dividers’ atau ‘screens’. Partisi banyak digunakan terutama untuk rumah – rumah dengan ruangan yang cukup luas, kemudian sang pemilik ingin membagi ruangan tersebut ke dalam beberapa bagian. Biasanya, partisi ini juga merupakan dinding ruangan. Tapi, kebanyakan pemilik rumah tak menginginkan pembatas yang bersifat permanen. Untuk itulah, kebanyakan partisi bersifat non permanen / dapat dipindah – pindah.

Selain untuk menambah jumlah ruangan yang ada di dalam rumah, biasanya partisi ini digunakan juga untuk memisahkan area publik dengan area privasi di suatu rumah. Partisi ini juga tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tapi bisa juga dimanfaatkan untuk mempercantik ruangan. Bahkan, kini telah ada berbagai model serta desain partisi dengan konsep dan penataan tertentu, misalnya untuk konsep bisnis, personal, maupun komersial. Selain itu, tersedia juga beragam partisi dari bahan – bahan yang bervariasi pula. Malahan, bila bosan dengan partisi yang ditawarkan di pasaran, Anda bisa saja mengolah dan mendesain partisi sesuai dengan kreasi Anda masing – masing.

Penasaran untuk menelisik lebih lanjut mengenai partisi ini? Berikut kami sajikan deskripsinya untuk Anda.

1. Fungsi – fungsi partisi

Seperti yang kita tahu, Partisi mampu membagi sebuah ruangan dengan area yang luas ke dalam beberapa ruangan dengan ukuran yang lebih kecil. Namun, tak jarang partisi ini digunakan sebagai bagian dari desain interior ruangan tersebut, jadi bukan semata – mata untuk memisahkan ruangan saja. Bahkan, tak hanya rumah yang kerap mengadopsi penggunaan partisi ini. Partisi ini juga tak jarang kita temui di ruang perkantoran, sekolah, rumah sakit, serta area publik lain.

partisi dan rak pajangan

Partisi Ruangan dan Display Frame untuk Pajangan

Di sekolah misalnya, partisi ini kerap digunakan untuk menciptakan kelas – kelas yang berukuran lebih kecil. Setelah itu, bila sekolah tersebut mengadakan acara yang melibatkan banyak orang, misalnya acara lulusan siswa, maka pihak sekolah bisa langsung memindahkan partisi – partisi tersebut untuk mendapatkan sebuah ruangan yang luas menyerupai aula, sehingga mampu menampung orang dalam jumlah banyak.

Sedangkan di kantor, kita sering menemui partisi ini dalam bentuk kubus – kubus yang membagi ruang kerja antara satu pegawai dengan pegawai lainnya. Sehingga, boleh dibilang partisi ini sangat fleksibel dan mampu mengatasi masalah ketersediaan ruangan.

2. Tipe – tipe partisi

Di pasaran, tentunya kita menjumpai beragam varian partisi. Namun setidaknya partisi – partisi tersebut dapat digolongkan ke dalam 3 tipe. Beberapa contoh tipe partisi yang paling banyak digunakan adalah akordion, folding panel dan juga portabel ( mobile/ dapat dipindah – pindah). Tipe akordion biasanya terpasang di langit – langit dan menjuntai ke bawah, misalnya seperti gorden atau tirai. Tipe partisi folding panel biasanya terdiri dari 2 atau 3 panel yang berdiri dan dapat dilipat. Sedangkan tipe partisi yang portable/mobile, biasanya di bawah partisi terdapat roda sehingga memudahkannya untuk dipindah atau digeser dari tempatnya semula.

3. Material yang biasa digunakan pada partisi

Sebuah partisi bisa terdiri dari satu macam material, tapi bisa juga terdiri dari berbagai macam material yang dikombinasikan menjadi satu melalui proses manufaktur. Material yang banyak digunakan misalnya kayu, plastik, bambu, vinyl, kulit, kaca, rotan, dan sebagainya. Setiap material tersebut kemudian terbagi dalam beberapa konsep serta desain. Selain itu, terkadang ada juga partisi yang hadir sekaligus sebagai marker boards (Papan penilai), papan tulis, meja, dan biasanya tipe – tipe partisi tersebut lebih banyak digunakan di kelas atau di ruang kerja.

partisi kaca

Partisi Ruangan Berbahan Kaca, Stainless dan Frame Aluminium

4. Fitur – fitur lain yang ada pada partisi

Seperti halnya dinding, kita pun bisa menerapkan penggunaan aksesoris atau hiasanya yang biasa kita aplikasikan pada dinding. Misalnya, dengan mengecat partisi ini dengan berbagai macam warna atau motif yang menarik. Bisa juga kita menggantungkan cermin, foto keluarga, atau lukisan pada partisi ini. Ukuran dari partisi ini juga bervariasi dan tentunya disesuaikan dengan lebar dan tinggi ruangan. Bahkan ada partisi yang tingginya bisa hampir mengenai tinggi ruangan, sehingga hanya ada jarak kecil antara tepi partisi dengan langit – langit.

5. Tips serta pertimbangan lain dalam memilih partisi

Dalam memilih dan membeli partisi, biasanya sesuaikan dengan tujuan serta lokasi penempatan. Untuk partisi yang akan digunakan di rumah, pastinya partisi dengan model dan desain yang unik serta artistik lebih disukai. Selain itu, partisi tersebut harus menyediakan tempat bagi pemilik rumah untuk berkreasi. Jangan lupa, pertimbangkan juga material yang tepat. Usahakan jangan memilih partisi berbahan kaca bila Anda memilik anak kecil di rumah.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment