Mengatasai Masalah Ganggang dan Lumut pada Kolam

kolam ikan dengan deck kayu

Berbagai macam tipe ganggang, penyebab timbulnya, cara mencegah, dan tips ampuh untuk membasmi ganggang dan lumut yang tumbuh di kolam.

Sebuah kolam, entah itu kolam air, kolam ikan, atau kolam renang, merupakan salah satu fitur air yang kehadirannya mampu menjadi pelengkap tatkala kita ingin mempercantik taman di rumah. Hanya saja, kolam-kolam ini sangat riskan akan berbagai macam problem. Karena berada di luar ruangan, kolam-kolam ini sangat mudah terkotori oleh debu, daun-daun kering, pasir, dan kotoran lain. Tak hanya itu, problem pada kolam ini juga bisa datang dari lumut dan ganggang yang kerap tumbuh di permukaan kolam atau di tepi kolam itu sendiri.

Mungkin, ketika kolam di rumah Anda masih baru selesai dibangun, masalah ganggang dan jamur ini belum akan muncul. Namun, sering berjalannya waktu, terlebih setelah beberapa bulan usai pembangunan kolam, kedua tumbuhan ini akan muncul dan mengotori air di kolam tersebut. Penting untuk diperhatikan bahwa sekali ganggang dan lumut ini muncul di kolam Anda, maka tumbuhan ini akan sulit dibersihkan. Terlebih, bila Anda malas untuk membersihkannya secara rutin, tentu ganggang dan lumut ini akan semakin menumpuk di kolam tersebut.

Padahal, keberadaan ganggang dan lumut ini tak boleh disepelekan. Tak hanya dapat mengotori kolam serta air yang ada di dalamnya, kedua tumbuhan tersebut juga dapat mengganggu kesehatan. Untuk itu, perlu dilakukan pembersihan berkala serta tindakan pencegahan pada kolam renang Anda. Namun, bila ganggang dan lumut ini sudah terlanjur tumbuh pada kolam di rumah Anda, sebaiknya kita mengidentifikasi terlebih dahulu tipe ganggang dan lumut tersebut sebelum dilakukan upaya pembersihan.

kolam renang

Kolam yang Rentan Terhadap Ganggang dan Lumut

Tipe-tipe ganggang yang biasa tumbuh di kolam

Pada pelajaran Biologi di sekolah, kita tentu pernah diperkenalkan pada berbagai macam tipe ganggang. Namun, ganggang yang sering hadir pada kolam merupakan jenis ganggang hijau. Ganggang ini biasanya mengapung di permukaan air sehingga mengakibatkan air menjadi keruh. Ketika pertumbuhannya sudah begitu pesat, maka ganggang hijua akan membentuk kelompok-kelompok dan mengapung di air dalam jumlah yang besar. Ganggang hijau ini juga dapat tumbuh di pinggiran kolam. Bila pinggiran kolam Anda terasa licin, bisa jadi hal itu merupakan pertanda tumbunya ganggang dan lumut.

Selain ganggang hijau, ada lagi satu jenis ganggang yang sering kita jumpai di kolam dan cukup sulit untuk dihilangkan, yaitu ganggang hitam. Ganggang ini terkadang tak hanya mneyerang bagian permukaan kolam, tapi juga merambat sampai ke lantai serta dinidng rumah. Meskipun ganggang hitam ini telah dibersihkan dengan proses scrubbing atau pengelupasan, namun ganggang ini akan cepat tumbuh lagi.

Terakhir, ganggang yang juga sering muncul pada kolam adalah ganggang kuning. Ganggang ini lebih sering muncul di tempat yang cukup teduh dengan iklim dan cuaca yang panas.

Penyebab tumbuhnya ganggang dan jamur

Sebenarnya, keberadaan ganggang dan jamur di kolam adalah hal yang lumrah dan sangat wajar. Namun, perawatan yang rutin dapat mencegah timbulnya kedua tumbuhan tersebut. Selain itu, perlu diperhatikan kandungan bahan kimia pada kolam, terlebih pada kandungan klorin, bromine dan kadar pH. Bila kandungan ketiga bahan kimia tersebut berkurang, maka dapat dipastikan ganggang dan lumut akan mudah menyerang.

Tumpukan sisa-sisa bahan kimia yang mengendap di dasar kolam bisa juga menjadi penyebab tumbuhnya ganggang dan lumut ini. Selain itu, ganggang juga bisa muncul di kolam karena terbawa angin atau berasal dari daun-daun kering yang jatuh di permukaan kolam. Terlebih, pada kolam yang jarang dibersihkan, tentu kemunculan ganggang dan lumut tak dapat terhindarkan.

Spaces and Places

Ganggang dan Lumut

Pembasmian ganggang dan lumut

Untuk membasmi ganggang dan lumut pada kolam, langkah pertama adalah memastikan keseimbangan bahan-bahan kimia yang telah disebutkan di atas. Air pada kolam perlu diuji untuk memastikan seberapa besar kandungan klorin, bromine, serta kadar pH agar ketika kita ingin menambahkan zat kimia lagi ke dalamnya, kita tahu berapa porsi yang tepat. Pertimbangkan pula untuk membeli cairan kimia pembasmi ganggang. Namun, penting untuk diperhatikan jenis ganggang apa yang tumbuh di kolam kita.

Cairan pembasmi ganggang biasanya hanya mampu membasmi jenis ganggang yang spesifik. Misalnya, ganggang kuning dan ganggang hitam, kedua jenis ganggang itu membutuhkan cairan kimia yang lebih kuat dibandingkan untuk ganggang hijau. Atau, Anda bisa membersihkannya secara manual, yakni menguras kolam tersebut, kemudian membuang ganggang dan lumut yang tumbuh dengan cara menyikat bagian kolam. Jangan lupa, bersihkan pula filter air pada kolam tersebut untuk memastikan tak ada sisa-sisa ganggang dan jamur yang melekat dan kembali lagi ke kolam.

Cara mencegah ganggang dan lumut

Sekali lagi, untuk memastikan ganggang dan lumut tidak tumbuh di kolam, Anda perlu menjaga keseimbangan kadar bahan kimia pada kolam. Karena, zat kimia tersebut dapat mengontrol dan menghambat pertumbuhan ganggang sebelum mikroorganisme tersebut tumbuh subur. Menjaga kadar pH tetap seimbang juga penting agar klorin dan bromin dapat bekerja secara optimal. Jangan lupa, selalu perhatikan kebersihan kolam dan bersihkan dedaunan kering sesegera mungkin tanpa menunggu daun-daun tersebut menumpuk di kolam. Cek pula kondisi filter air secara berkala.

Setelah membasmi ganggang dan lumut, ada baiknya Anda menambahkan zat kimia seperti potassium tetraborate. Zat kimia ini tergolong cairan pembasmi ganggang dan dengan menambahkan cairan ini pada kolam, maka pertumbuhan mikroorganisme tersebut dapat dicegah.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. Terima kasih infonya,, saya perlu lebih giat membuang daun daun kering agar lumut tidak cepat tumbuh di kolam rumah ya…

    thanks,
    narmadi

Leave a Comment