Mendesain dan Membangun Rumah Toko (Ruko): Hal-Hal Apa yang Saja yang Harus Diperhatikan

desain_ruko_3

Membangun ruko sebagai sarana tempat tinggal sekaligus area untuk berbisnis yang memiliki nilai investasi yang tinggi.

Memiliki usaha mandiri di rumah merupakan tujuan hidup banyak orang. Dengan memiliki usaha yang bisa diatur dari rumah, otomatis kita tak perlu bersusah payah pergi ke kantor setiap pagi, karena toh semuanya sudah dapat dipantau dari rumah kapanpun. Hal inilah yang mendasari menjamurnya ruko (rumah toko). Rumah toko adalah sebuah bangunan yang menggabungkan fungsi bisnis dan tempat tinggal.

Tak ayal, dalam sebuah ruko biasanya ada area yang digunakan untuk bisnis atau perdagangan, dan area yang lain diperuntukkan layaknya hunian biasa, di mana ada kamar – kamar dan beberapa ruang di dalamnya. Hunian ini bisa saja ditempati pemilik ruko, atau sengaja disediakan sebagai tempat tinggal penjaga atau pegawai di toko tersebut.

Ruko: Bangunan fungsional yang memiliki nilai investasi yang menjanjikan

Karena memiliki fungsi komersil, rata – rata lokasi ruko pun cukup strategis dan mudah diakses dari jalan raya. Lokasi ruko yang strategis ini turut menentukan harga penjualan ruko. Semakin strategis lokasinya, maka semakin mahal harganya. Bahkan, sebuah ruko di pusat kota harganya bisa menyentuh angka miliaran. Untuk itu, ruko tak hanya memiliki sisi fungsional, tapi juga nilai investasi yang menjanjikan.

Beberapa dari Anda mungkin tertarik untuk memiliki ruko, entah dengan cara membelinya atau membangunnya sendiri. Dalam hal mendesain dan membangun ruko, ada beberapa hal yang menarik untuk ditelisik, di antaranya:

  • Analisis lokasi ruko dan lingkungan di sekitarnya

Karena akan difungsikan sebagai area komersial, lokasi ruko turut menentukan kesuksesan toko Anda. Analisis apakah lokasi ruko sudah sesuai dengan target market Anda, sehingga mudah dijangkau oleh konsumen. Sebagai contoh, sebuah ruko yang menjajakan produk – produk fashion wanita seperti pakaian, peralatan make up, pernak – pernik, dsb akan lebih laku jika berlokasi di dekat kawasan kampus, perkantoran, sekolah, atau kawasan pabrik di mana mayoritas pekerjanya adalah wanita.

  • Fokus pada eksterior ruko / tampilan muka ruko

Ruko yang sudah dibeli dalam kondisi sudah jadi biasanya hadir dengan desain muka yang nyaris sama dengan ruko – ruko lain di sampingnya. Hal ini menjadi tidak adanya penanda khusus yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis atau toko lain di kawasan yang sama. Jika memungkinkan, sebelum ruko tersebut diselesaikan, Anda bisa meminta developer untuk membuat desain tampilan muka ruko yang khusus dan sedikit berbeda dengan ruko yang lain agar mudah dikenali pembeli.

Namun jika tampilan eksterior ruko Anda sudah terlanjur sama dengan ruko lain, sebaiknya lakukan sedikit renovasi pada ruko atau perbaikan, misalnya dengan mengganti cat nya, memasang plang toko berukuran besar, atau menghiasinya dengan tanaman – tanaman dalam pot yang diletakkan di sekelilingnya.

  • Bangunan ruko sebaiknya lebih dari satu lantai

Bangunan ruko memang kebanyakan hadir dalam lantai yang lebih dari satu, bisa ruko 2 lantai atau ruko 3 lantai. Hal ini dimaksudkan agar area di lantai bawah bisa difungsikan sebagai area toko, sementara lantai di atasnya bisa menjadi hunian. Dengan begitu, pengunjung toko tidak akan merasa risi untuk keluar masuk area toko tanpa mengganggu privasi pemiliknya.

Meski begitu, ada juga ruko 1 lantai, di mana area toko dan area hunian hadir berdampingan. Ada juga jenis ruko di mana bangunan terpisah menjadi dua bagian: ruko di bagian depan dan tempat tinggal bagian belakang. Hal ini sah – sah saja dan lumrah ditemui terutama di kota kecil atau area pedesaan, di mana lahan masih cukup luas dan harga tanah pun relatih murah.

desain_ruko_2

Desain Ruko 3 Lantai Dengan Desain Kompak Minimalis

  • Aplikasikan desain minimalis, kompak, dan multifungsi

Karena mengandung unsur – unsur bisnis dan komersial, kebanyakan ruko yang biasa dijumpai di perkotaan adalah ruko desain minimalis. Tujuannya tak lain untuk mengoptimalkan space yang ada, sehingga lebih bisa digunakan untuk menjual barang dagangan atau untuk menyimpan stok barang. Selain itu, usahakan setiap sudut ruko menjadi multifungsi, terutama bagian ruko yang digunakan sebagai tempat tinggal. Sebuah ruang keluarga bisa saja difungsikan sekaligus sebagai ruang makan dan ruang menonton TV. Hal ini demi menghemat ruang yang ada. Selain itu, sebaiknya minimalkan penggunaan partisi, terutama pada bagian ruko yang digunakan untuk menjual barang. Dengan begitu, akan semakin banyak barang yang tertampung di dalam bangunan.

  • Optimisasikan pencahayaan dalam ruko

Customer atau konsumen biasanya enggan untuk datang ke ruko yang terlihat kusam, gelap, dan minim pencahayaan. Sebaliknya, ruko yang bersih, terang, terlihat luas, dan minim ornamen justru menarik minat pengunjung. Lengkapi toko dengan barang dagangan secukupnya, jangan menaruh terlalu banyak barang hingga membuat pengunjung tidak nyaman. Selain itu, pasang beberapa pencahayaan yang optimal dan mampu membuat suasana ruko lebih terang dan lebih hidup.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment