Mempercantik Dinding Eksterior Rumah Dengan Pasangan Batu Alam

Dinding bangunan terutama dinding bagian depan rumah merupakan bidang utama yang dilihat dan dinilai oleh kebanyakan orang untuk menggambarkan keindahan dan kecantikan suatu bangunan. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu untuk membuat kesan menarik pada bidang dinding tersebut. Berbagai trik bisa dilakukan untuk mengolah dinding eksterior rumah agar tampil menarik, pengolahan berbagai jenis bahan (dari batu alam, batu bata, roaster, keramik, kaca, kayu atau mungkin logam) dan juga permainan warna dinding dengan memberi warna yang berbeda dari sudut lainnya akan menjadikan aksen yang menghidupkan.

Mengolah dinding depan sebuah rumah ibarat kita sedang memberi aksen agar tampilan menjadi unik, menarik dan tidak membosankan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengolah warna, bentuk dan pemilihan material. Tentu saja ini pun sangat tergantung dari selera masing masing. Keharmonisan antara bentuk, kombinasi material, dan warna akan menciptakan kesan unik dan memberi kenyamanan visual bagi mereka yang melihatnya.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pengolahan dinding luar dengan menggunakan batu alam atau batu hias. Kenapa harus dinding? Sebenarnya tidak hanya dinding karena banyak bagian bangunan yang bisa diolah sedemikian rupa untuk meningkatkan nilai estetika bangunan dan menciptakan tampilan yang cantik dan alami, namun dinding merupakan satu elemen yang paling dominan pada bagian eksterior bangunan atau rumah. Oleh karena itu, agar tampilan eksterior rumah makin menarik maka dinding (utamanya bagian depan) perlu diolah.

Berbagai bahan atau material dapat dipilih dan digunakan untuk menciptakan aksen menarik, selanjutnya berbagai bahan dan warna tersebut diolah atau ditata sedemikian rupa agar masing masing material memberi kontribusi untuk menciptakan impresi menarik bagi yang melihatnya. Impresi yang ditimbulkan oleh berbagai bentuk dan warna material tersebut harus mampu meningkatkan nilai estetika dari sebuah bangunan, khususnya pada bagian luar bangunan (eksterior).

Jenis material yang digunakan untuk mempercantik bagian eksterior bangunan biasanya adalah dengan penggunaan batu alam, batu hias, bata ekspose, keramik, roaster, kaca atau bahkan dengan kayu. Penggunaan masing masing jenis material ini bisa menciptakan kesan atau karakter yang berbeda pada bangunan. Pemilihan material harus tepat, pertimbangkan juga faktor iklim dan selera penghuni rumah.

Pengolahan dinding dengan pengolahan yang berbeda bisa diwujudkan dengan kreatifitas pembuatan detail dan tekstur pada dinding depan bangunan. Kesatuan tema harus dipertahankan, model yang dipilih harus seirama dan yang tak kalah pentingnya harus menyatu dengan lingkungannya. Sentuhan kreatif inilah yang akan menciptakan kesan yang tak terlupakan.

Berikut ini beberapa tips dalam mengolah dan mempercantik dinding bagian depan (eksterior) bangunan:

  • Material yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan karakter bangunan yang ingin diciptakan.
  • Pilih material yang sesuai untuk digunakan dalam bangunan luar atau eksterior. Anda bisa menggunakan batu paras, roaster, atau batu bata.
  • Sinar matahari perlu diperhatikan untuk mengantisipasi ketahanan warna. Untuk menjaga agar warna asli material tidak berubah akibat sinar matahari, berikan lapisan coating pada material yang digunakan.
  • Selain Faktor keindahan jangan lupa perhatikan juga fugsinya. Jika anda menginginkan material dekoratif sekaligus fungsional, roaster adalah salah satu yang memiliki manfaat keduanya. Sangat cantik untuk dipasang pada bagian skterior dan juga berfungsi sebagai ventilasi untuk sirkulasi udara kedalam atau keluar bangunan.
  • Optimalkan elemen eksterior yang ada untuk menciptakan kesatuan tampilan bangunan dan lingkungan.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk proses pemasangan batu alam pada bagian dinding, utamanya dinding bagian depan (eksterior) rumah anda:

  • Pemasangan batu hias atau batu alam bisa dengan pola vertikal, horisontal ataupun dengan pola diagonal, khusus untuk pemasangan pola diagonal sebaiknya menggunakan batu dengan ukuran yang tingkat presisinya tinggi.
  • Akan lebih cantik bila pemasangannya mengkombinasikan antara batu polos dengan batu berornamen ukiran,  batu berornamen ini banyak tersedia di pasaran dengan harga relatif murah.
  • Jangan terlalu banyak menkombinasikan batu alam pada bidang dinding yang sama terkecuali bidang yang ada memang sangat luas atau besar.
  • Bila memakai kombinasi batu yang berbeda sedapat mungkin hindari pemakaian jenis batu yang berbeda tetapi memiliki kesamaan warna yang hampir mirip, ini akan membuat kesan seolah olah kita tidak mengganti warna. Contohnya batu paras Yogya dengan batu Palimanan putih atau batu templek Purwakarta dengan batu Cirebon.
  • Sesuaikan Jenis batu hias atau batu alam yang dipakai tetap menunjang dengan gaya arsitektur bangunan andadan jangan lupa bersihkan dahulu bidang yang akan di pasang dari kotoran demikian juga dengan bahannya, batu sebaiknya direndam terlebih dahulu sebelum dipasang, dan ingat bahwa batu alam relatif berat sehingga dalam pemasangan perlu perlakuan khusus.

Demikian artikel tentang cara mempercantik dinding bagian depan (eksterior) bangunan dengan menggunakan batu alam, semoga artikel ini bermanfaat buat anda dan rumah anda bisa tampil menjadi lebih cantik alami. Jika anda ingin bangunan rumah anda terlihat menarik dan impresif, satu keunikan perlu diciptakan dalam mengolah dinding bagian depan rumah tersebut. Selamat berkreasi..

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

0 Comments

Leave a Comment