Memperbaiki dan Meningkatkan Sirkulasi Udara di Area Kantor

desain interior kantor_1

Hal – hal yang dapat membantu menciptakan, memperbaiki, dan meningkatkan sirkulasi udara yang sehat di dalam area kantor.

Di masa sekarang, sebagian dari kita banyak yang menghabiskan waktunya seharian di kantor. Bisa dibilang, 8 – 10 jam waktu kita digunakan untuk bekerja dan beraktifitas dalam kantor. Otomatis, kondisi dalam kantor turut menentukan perilaku dan pola hidup kita, yang bisa berdampak pada kondisi kesehatan.

Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam kantor adalah faktor kondisi udara dan sirkulasi udara. Dengan banyaknya pegawai di dalam area kantor, problem sirkulasi dan kondisi udara yang buruk tentu dirasakan oleh mereka, terlebih jika di dalam area kantor terdapat aktiftas rokok. Ditambah lagi, kondisi ruangan yang pengap dan banyaknya berkas – berkas dan barang – barang bertumpuk di sekelilingnya membuat suasana kantor menjadi lebih sesak dan tidak nyaman. Hal – hal sederhana berikut ini dapat membantu Anda menciptakan sirkulasi udara yang baik di dalam kantor.

1. Desain langit – langit / plafon cukup tinggi

Plafon / langit – langit yang tinggi membuat udara yang mengisi ruangan dalam kantor semakin banyak, sehingga kita pun bisa bernafas lebih lapang. Semakin tinggi langit – langit, maka akan semakin banyak udara – udara yang mengisinya. Agar lebih optimal, Anda bisa memasang semacam skylight pada langit – langit yang memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam ruangan. Cara ini mampu meminimalisasi penggunaan pencahayaan buatan di siang hari.

2. Tempatkan beberapa jendela berukuran besar dan bukalah sesekali

Untuk menciptakan area dengan sirkulasi udara yang baik, kita mesti memasukkan udara luar yang masih segar ke dalam ruangan. Untuk itu, sesekali buka jendela kantor lebar – lebar, terutama di pagi hari saat udara masih bersih dan segar. Di samping jendela, ada baiknya Anda mengatur penempatan ventilasi di beberapa sudut ruangan. Dengan begitu, udara dalam ruangan yang pengap dan berdebu akan segera berganti dengan udara yang lebih segar.

3. Buat area kantor seefektif mungkin dan minimalkan partisi

Area yang luas dan lapang dengan barang – barang yang tertata rapi merupakan syarat penting untuk mendapatkan sirkulasi udara yang lebih baik. Dengan menempatkan barang pada lemari dan menyusunya dengan rapi, hal ini membuat area kerja menjadi lebih lapang dan kita lebih bisa santai dalam bekerja. Tak hanya itu, keberadaan partisi atau sekat – sekat dalam ruangan sebaiknya dibatasi, atau malah ditiadakan sama sekali, sehingga ruangan menjadi lebih lapang, serta interaksi antar pegawai menjadi lebih mudah.

Selain itu, area yang lapang dan luas memudahkan kita bergerak dari satu titik ke titik yang lain. Dengan area yang lapang ini, sirkulasi udara menjadi lebih lancar, karena akan semakin banyak udara – udara segar yang mengisi area tersebut.

desain interior kantor_2

Desain Interior Kantor dengan Layout Tanpa Sekat/Partisi

4. Tentukan batas maksimal pegawai dalam satu ruangan kantor

Jumlah pegawai dalam sebuah ruangan kantor juga turut andil dalam menentukan baik tidaknya sirkulasi udara dalam ruangan. Semakin sedikit jumlah orang atau pegawai dalam ruangan, maka semakin besar kesempatan tiap pegawai untuk menghirup udara yang segar.

5. Install air purifier dalam ruangan

Air purifier merupakan perangkat penjernih udara yang mampu memperbaiki kualitas udara dalam ruangan. Air purifier ini cocok diinstal pada area kantor yang berada di tengah perkotaan dan jalan raya yang mustahil untuk mendapatkan kualitas udara yang baik. Dengan menginstal air purifier ini, maka kondisi udara dalam ruangan perlahan – lahan akan diperbaiki. Air purifier ini biasanya dilengkapi dengan pewangi ruangan, sehingga selain udara menjadi lebih segar, wangi buah atau bunga pun bisa tercium ke seluruh sudut ruangan.

6. Sediakan area khusus merokok

Di beberapa kantor, tentu kerap kita melihat pegawai bisa bebas merokok di area kerja tanpa menghiraukan pegawai lainnya. Asap rokok yang keluar mampu mengkontaminasi udara dalam area kantor tersebut, sehingga membuat kondisi ruangan menjadi pengap dan tidak sehat. Selain itu, asap rokok bisa menciptakan potensi perokok pasif. Maka, di area kantor sebaiknya sediakan area khusus merokok. Atau, setidaknya tulis larangan merokok dalam ruangan, sehingga jika ada pegawai yang ingin merokok, mereka bisa melakukannya di luar ruang kerja.

7. Tempatkan tanaman asli dalam ruangan

Menempatkan tanaman di area kerja selain bisa menciptakan efek segar bagi mata yang memandang, juga bisa membuat udara di ruangan menjadi lebih sehat. Seperti kita tahu, di siang hari tanaman berfotosintesis dan menghasilkan O2 atau Oksigen. Zat inilah yang nantinya akan kita hirup. Kondisi ruangan yang dipenuhi O2 yang tinggi akan menciptakan sirkulasi udara yang lebih sehat. Namun, pastikan agar tanaman mendapat paparan sinar matahari langsung yang memungkinkan tanaman tersebut melakukan fotosintesis.

Maka, jangan sepelekan faktor sirkulasi udara pada kantor. Sebab, sirkulasi udara yang baik akan menghasilkan tingkat kesehatan yang baik, yang bisa berdampak positif pada kinerja seluruh pegawai.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment