Memelihara Kura-Kura dalam Aquarium

aquarium

Tips membuat, menata, dan merawat akuarium kura – kura akuatik menyangkut wadah, sistem filter, heating, dan dekorasi.

Selain ikan, hewan lain yang bisa dipelihara di aquarium adalah kura – kura. Ya, memelihara kura – kura kini telah menjadi semacam trend tersendiri. Hewan dengan corak warna tempurungnya yang khas ini tak kalah uniknya dari ikan hias. Selain itu, kura – kura juga cukup mudah dalam perawatan dan tidak membutuhkan biaya pakan yang besar.

Untuk meletakkan kura – kura, biasanya pemilik menyediakan wadah sendiri yang menyerupai aquarium. Tetapi, aquarium ini hanya bisa berlaku untuk kura – kura dari jenis akuatik, bukan semi akuatik, karena kura – kura akuatik inilah yang habitatnya air dan bisa tumbuh dan berkembang jika di dalam air. Beberapa spesies kura – kura akuatik misalnya red-eared sliders, Mississippi muds, big headed chickens dan spiny soft shells.

Lantas, bagaimana dengan Anda? Tertarikkah Anda untuk memelihara kura – kura di rumah? Mengingat cara perawatan yang mudah dan biaya perawatan yang tidak terlalu besar, tak salah jika Anda menjadikan kura – kura ini hewan peliharaan. Tetapi sebelum Anda berkomitmen memelihara kura – kura, sediakan wadah yang layak, yakni sebuah akuarium khusus kura – kura. Jangan lupa, perhatikan tingkat kebersihannya dengan cara rutin mengecek wadah serta filter yang ada pada akuarium tersebut.

Mengingat ukuran kura – kura yang lebih besar dibandingkan dengan ikan hias, jangan kaget bila Anda mesti membersihkan akuarium kura – kura ini lebih sering daripada akuarium ikan.

Alat dan bahan untuk membuat akuarium kura – kura:

– wadah kaca / akuarium
– sistem penyaring / filter
– pemanas / heating
– dekorasi

aquarium kura-kura

Kura-kura di dalam Aquarium

Langkah – langkah membuat wadah akuarium kura – kura:

1. Penataan akuarium

Untuk wadahnya, gunakan bahan glass atau Plexiglas karena kedua bahan ini mudah disesuaikan dengan keadaan rumah. Bahan ini juga memudahkan Anda dalam mengawasi pergerakan kura – kura di air. Hanya saja, harga akuarium ini cukup mahal.

Mengenai ukuran, sebaiknya disesuaikan dengan ukuran kura – kura dan seberapa banyak Anda akan menempatkan kura – kura dalam satu wadah. Sebagai gambaran, Anda bisa menggunakan akuarium ikan hias. Akuarium tersebut cukup untuk ditempati 2 hingga 3 ekor kura – kura. Sebagai alternatif, Anda bisa menempatkan kura – kura di kolam renang untuk anak – anak. Tetapi, tentunya kolam renang ini hanya bisa diletakkan di area yang luas, seperti area halaman belakang. Selain itu, Anda tidak bisa mengawasi pergerakan kura – kura dari samping karena biasanya pinggiran kolam terbuat dari bahan yang tidak visible.

2. Sistem filtrasi / penyaringan

Canister filter merupakan salah satu jenis sistem penyaringan yang sesuai untuk dipasang di akuarium kura – kura. Namun, sistem filtrasi ini harganya tidak murah. Meski begitu, filter ini efektif dalam menyaring air yang ada dalam akuarium dan menjaga akuarium agar tetap bersih dan sehat. Filter ini memiliki fitur tabung inflow dan outflow yang terpasang di sisi wadah.

Selain Canister filter, Anda bisa juga menggunakan Sponge filters. Filter ini memiliki harga dikisaran medium dan cukup terjangkau. Alat ini dipasang pada wadah, kemudian pompanya akan mengalirkan air dengan melewati filter berbahan spons. Kelemahan dari sistem filtrasi ini adalah ukuran pompa yang terlalu kecil jika dibandingkan dengan ukuran standar sebuah akuarium. Akibatnya, air yang difiltrasi mungkin tidak maksimal. Plus, filternya yang berbahan spons tersebut mesti diganti beberapa kali, sehingga akan cukup merepotkan bagi Anda.

Jenis filter ketiga adalan Power filters. Filter ini memiliki kisaran harga yang relatif sama dengan sponge filter, namun bisa bekerja jauh lebih efektif. Agar filter ini bisa bekerja secara optimal, level ketinggian airnya mesti dijaga agar tidak melewati batas tertentu.

Jenis sistem filtrasi yang lain adalah Under-gravel filters. Filter jenis ini mungkin adalah filter dengan harga paling murah di antara yang lain. Tetapi Anda perlu waspada sebelum membelinya, sebab filter ini bisa berbahaya. Filter ini melibatkan batu kerikil sebagai salah satu sistemnya, padahal gravel / batu kerikil sangat tidak direkomendasikan untuk diletakkan pada akuarium kura – kura. Kura – kura bisa tanpa sadar menelan batu kerikil dan bisa membuatnya mati. Maka, filter jenis ini kurang cocok ditempatkan di akuarium tersebut.

3. Heater / Sistem Pemanas

Mayoritas wadah akuarium kura – kura mesti memasukkan heater ini. Tetapi, kadang hal ini disesuaikan dengan kebutuhan kura – kura itu sendiri. Maka, konsultasikan dengan pemilik toko di mana Anda membeli kura – kura tersebut. Tanyakan jenis heater system apakah yang cocok untuk sebuah akuarium dengan mempertimbangkan sistem filtrasinya.

4. Dekorasi

Agar kura – kura tidak stres, hewan ini memerlukan semacam ‘tempat bersembunyi’. Maka, temptkan sesuatu yang besar yang kira – kira bisa digunakan untuk menyembunyikan diri. Namun, berhati – hatilah dalam memilih bahannya, sebab kura – kura bisa saja memakannya jika dalam kondisi lapar. Untuk itu, disarankan menggunakan tumbuhan air imitasi yang berbahan plastik yang cukup besar.

Jika Anda ingin menempatkan sesuatu sebagai alas akuarium, pilih batu – batu dengan ukuran besar dan berbentuk pipih. Pastikan ukurannya cukup besar agar tidak bisa ditelan kura – kura tersebut.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

1 Comment

  1. informasi yang sangat membantu ini mas, makasih banget untuk info nya.
    jika ada waktu bisa berkunjung k blog saya , untuk menjaga tali silaturahmi.

Leave a Comment