Membersihkan dan Menyimpan Alat – Alat Berkebun (Gardening Tools)

alat_berkebun_1

Bagaimana cara membersihkan, menyimpan, dan menjaga alat – alat berkebun dari kotoran, karat, jamur, dan rayap dengan tepat.

Sebelum merayakan lebaran iedul fitri kemarin, tentu banyak persiapan telah Anda lakukan, salah satunya membersihkan dan merapikan taman atau kebun di sekitar rumah Anda. Paska melakukan beberapa pembersihan disekitar rumah, kemanakah Anda menyimpan alat – alat berkebun tersebut? Sudahkah Anda menyimpannya dengan benar dan di tempat yang tepat? Jika tidak, alat – alat berkebun bisa mudah berkarat atau rusak, hingga tak bisa digunakan kembali. Kenali sifat dan karakter alat – alat berkebun dan cari tahu bagaimana membersihkan, menyimpan, dan menjaganya agar terhindar dari karat.

1. Bersihkan alat – alat berkebun segera paska digunakan

Paska digunakan, alat – alat berkebun biasanya penuh dengan lumpur, tanah, hingga keringat kita yang menempel pada handle nya. Tanah dan kotoran lain yang masih melekat bisa menyebatkan alat – alat berkebun yang terbuat dari logam menjadi rentan untuk berkarat. Untuk membersihkan sisa lumpur atau tanah pada pisau atau permukaan yang terbuat dari logam, Anda bisa mengusapnya dengan pasir, kemudian lapisi dengan minyak secara tipis. Lapisan minyak tipis ini mampu mencegah timbulnya karat pada permukaan logam.

2. Simpan alat – alat berkebun di tempat khusus

Paska dibersihkan, alat – alat berkebun mesti di simpan di tempat khusus yang kering dan tidak lembab. Jangan menyimpan alat – alat berkebun seperti cangkul, kapak, arit, dsb langsung menyentuh lantai karena lantai bisa menimbulkan suasana lembab yang berdampak pada berkaratnya permukaan alat – alat tersebut. Sebaiknya sediakan wadah atau keranjang khusus untuk menyimpan alat – alat tersebut. Jika tidak, Anda bisa menancapkan paku di dinding, lalu gantungkan alat – alat berkebun tadi di dinding sehingga tidak menyentuh tanah/lantai.

alat_berkebun_2

Desain Kabinet Penyimpanan Alat-alat Berkebun

3. Bersihkan karat dengan amplas, sikat kawat, atau sandpaper

Untuk alat – alat perkebunan yang sudah terlanjur berkarat, bersihkan dan hilangkan karat dari permukaan tersebut dengan mengamplasnya atau menggosoknya dengan sikat kawat atau sandpaper. Setelah karatnya terkelupas, usap permukaan logam tersebut, kemudian olesi dengan minyak secara tipis untuk melindungi permukaan tersebut dari munculnya karat di kemudian hari. Anda juga bisa menggunakan wax sebagai pengganti minyak. Ada beragam macam wax yang tersedia di pasaran, namun yang paling umum adalah butcher’s wax.

Anda bisa juga menggunakan bahan alami untuk membersihkan karat yang menempel di permukaan pisau. Ambil satu sendok makan air perasan lemon dan campurkan dengan garam secukupnya hingga membentuk pasta dengan kekentalan yang cukup. Oleskan pasta tersebut pada alat berkebun yang berkarat secara merata hingga permukaanya terlapisi secara sempurna.

Selain dalam bentuk pasta, Anda bisa juga mencampur air perasan jeruk dengan garam dalam kuantitas yang lebih banyak, lalu celupkan alat – alat berkebun di air perasan jeruk tadi. Biarkan alat tersebut di dalam rendaman air jeruk hingga 1 atau 2 hari. Setelah itu, usap permukaan alat tersebut dengan handuk kering untuk menghilangkan sisa – sisa karat yang telah mengelupas.  Perhatikan untuk selalu menggunakan pelindung mata saat menghilangkan karat dari permukaan logam.

4. Sanding dan oiling untuk gagang yang terbuat dari kayu

Tak hanya alat – alat kebun yang terbuat dari logam saja yang butuh perawatan, gagang atau handle pada alat berkebun yang kebanyakan terbuat dari kayu juga butuh perawatan sebelum disimpan di gudang. Lakukan sanding dan lapisi permukaannya menggunakan linseed oil. Hal ini demi menjaga agar handle kayu tetap kering, tidak lembab, dan tidak berjamur.

5. Kosongkan bahan bakar (minyak atau bensin) yang ada di dalam peralatan kebun bermesin

Beberapa peralatan berkebun ada yang digerakkan dengan mesin, misalnya mesin pemotong rumput. Beberapa alat bermesin tersebut ada yang digerakkan dengan baterai, tapi tak jarang ada yang digerakkan dengan bahan bakar seperti minyak, solar, atau bensin. Paska digunakan, kadang kita lupa bahwa di dalam mesin tersebut masih ada bahan bakar yang tersisa. Bahan bakar ini meskipun jumlahnya tidak banyak, namun berpotensi menimbulkan kebakaran dan bahaya yang tak diinginkan, terlebih jika alat tersebut akan disimpan dalam jangka waktu yang lama. Maka, selalu upayakan untuk mengosongkan bahan bakar pada peralatan kebun bermesin sebelum disimpan. Anda bisa menyimpan bahan bakar tersebut di tempat yang aman, kemudian gunakan kembali di lain waktu ketika alat tersebut akan digunakan.

6. Bersihkan peralatan lain yang tidak terbuat dari logam dengan air

Untuk peralatan berkebun lain yang tidak terbuat dari logam, misalnya sarung tangan, kain lap, dan karung, cukup cuci bersih dengan air dan sabun, lalu keringkan agar benar – benar kering. Tempatkan pada wadah atau kotak plastik. Mengapa kotak plastik? Kotak plastik relatif lebih tahan kondisi lembab, tahan jamur, tahan lumut, dan tahan terhadap rayap. Sehingga peralatan yang disimpan di dalamnya relatif lebih aman.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment