Membersihkan Bagian Bangunan Yang Ditumbuhi Jamur Dan Lumut

Tips sederhana untuk menghilangkan jamur dan lumut yang tumbuh pada bagian bangunan yang terbuat dari batu dan kayu serta bagaimana menjaga agar jamur dan lumut tidak tumbuh kembali.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia merupakan salah satu negara beriklim tropis dengan tingkat kelembaban dan curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi ini sering menjadi bomerang untuk bangunan, terutama yang terbuat dari bahan yang tidak tahan terhadap perubahan cuaca. Batu dan kayu merupakan salah satu bahan yang sering mendapatkan masalah pada bangunan karena banyaknya lumut dan jamur yang tumbuh dan mengikis materi bahan itu sendiri.

Jamur dan lumut sangat sering dijumpai pada teras yang berbahan dasar batu atau semen. Akibatnya, bangunan menjadi keropos dan hal ini menghilangkan sisi estetika pada bangunan Anda. Untuk itu, apa yang harus kita lakukan untuk menghilangkan lumut dan jamur yang tumbuh di sekeliling rumah kita?

Hal pertama yang perlu diingat ketika akan membersihkan bagian bangunan yang ditumbuhi jamur dan lumut yakni dengan menerapkan beberapa persiapan. Karena terdapat jenis jamur dan lumut yang beracun, maka tidak heran bila saat kita membersihkan kayu maupun batu, kita malah terkena dampak buruk yang berasal dari racun tumbuhan tersebut. Untuk itu, beberapa hal yang harus diterapkan yakni:

A. Tahap Persiapan

1. Selalu gunakan sarung tangan dan masker ketika membersihkan
Hal ini penting karena beberapa jamur dan lumut mengandung racun yang dapat menyebar melalui udara. Ketika Anda berada dekat dengan tumbuhan ini dan tidak sengaja menghirupnya, Anda mungkin akan terserang racun yang berasal dari lumut atau jamur itu. Efeknya bisa beragam tergantung jenisnya, namun yang paling parah dapat berupa gatal- gatal dan gangguan pernafasan.

2. Bungkus tanaman dan furnitur di sekitarnya dengan plastik
Hal ini untuk mengantisipasi tanaman-tanaman terutama yang berada disekitar atau didalam rumah Anda agar tidak rusak atau terkontaminasi selama proses pembersihan. Setelah selesai, jangan lupa untuk melepas dan membuang plastik- plastik penutup ke tempat yang jauh dari tempat tinggal Anda untuk menghindari adanya bibit maupun racun yang berasal dari jamur maupun lumut.

B. Tahap Pembersihan

1. Gunakan bahan atau sabun tertentu untuk membersihkan
Beberapa sabun sudah didesain untuk membersihkan bahan bangunan seperti batu dan kayu dari lumut dan jamur. Sabun tersebut aman untuk bahan bangunan dan dijamin tidak akan mengikis atau merusak bangunan Anda. Cara penggunaanyapun cukup mudah, Anda tinggal melarutkannya pada air hangat dan mengusapnya pada batu yang ditumbuhi jamur dan lumut. Gunakan spons untuk mengusapnya.

Untuk bagian-bagian yang ditumbuhi lumut cukup lebat, berikan perhatian yang lebih dengan membersihkannya lebih intens dibandingkan bagian lain. Biarkan sabun tersebut melekat selama kurang lebih 20 menit sebelum dibilas.

2. Gosok dengan sikat yang lembut
Gunakan sikat yang lembut untuk membersihkan lumut yang membandel. Namun penting untuk diperhatikan bahwa bulu- bulu sikat haruslah cukup lembut sehingga tidak merusak bahan bangunan Anda.

3. Bilas dengan menggunakan selang
Setelah bangunan yang ditumbuhi jamur dan lumut selesai dicuci dengan sabun dan disikat, bilas hingga bersih dengan air yang mengalir. Penggunaan selang sangat dianjurkan karena aliran air yang konstan yang dapat kita atur kecepatan arusnya sehingga pembilasan bisa berjalan optimal. Bila Anda hanya membilas menggunakan ember yang kemudian airnya hanya dikibas-kibaskan dengan tangan, tentu bagian- bagian yang dibilas tidak merata.

Gambar Kamar Mandi Yang Bersih Dengan Lantai Dari  Batu Alam

Penting untuk diingat bahwa ketika Anda ingin membersihkan teras, dapur atau bagian dari bangunan yang ditumbuhi lumut dan jamur, perhatikan waktu Anda melakukan pembersihan. Jangan membersihkan di pagi hari, sore, atau malam hari, atau dikala hari sedang mendung. Akan lebih baik Anda membersihkan bangunan pada siang hari di tengah terik matahari dan di luar musim hujan agar proses pengeringan setelah pembersihan bisa berjalan maksimal.

Selain itu, hal ini demi mematikan bibit-bibit jamur dan lumut pada bahan bangunan agar tidak tumbuh lagi. Pembersihan di kala musim hujan hanya akan menyebabkan jamur dan lumut tumbuh kembali beberapa hari setelah pembersihan. Jangan lupa untuk menjauhkan tempat tersebut dari jangkauan anak- anak atau hewan peliharaan Anda.

Karena tumbuhnya jamur dan lumut sangat dipengaruhi oleh kondisi kelembaban lingkungan, pastikan untuk menjaga bangunan Anda dari genangan air di sekitar rumah yang dapat menyebabkan kondisi sekitar menjadi basah dan lembab karena kondisi tersebut merupakan tempat yang empuk bagi perkembangan jamur dan lumut. Buat saluran- saluran air di tempat-tempat yang biasanya terdapat genangan air cukup tinggi.

Gambar Dapur Yang Bersih Namun Rentan Terhadap Jamur dan Lumut

Setelah proses pembersihan, kemungkinan jamur dan lumut untuk tumbuh kembali di tempat yang sama bisa saja terjadi. Sehingga, proses pembersihan ini mungkin membutuhkan pengulangan beberapa kali. Untuk itu, rajin-rajin lah membersihkan bagian bangunan Anda dan jangan menunggu sampai lumut menjadi sangat tebal dan sulit dibersihkan. Selamat membersihkan rumah Anda 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment