Langkah Mudah Menerapkan Desain Interior Tropis di Rumah

desain_interior_rumah_tropis_1

Mendesain dan mewujudkan desain interior bernuansa tropis dengan  menerapkan warna – warna cerah dan memanfaatkan material alami.

Indonesia dikenal sebagai negara yang terletak di khatulistiwa, untuk itu, negara ini memiliki iklim topis. Kondisi ini membuat suhu udara di Indonesia cenderung hangat. Potensi ini banyak dimanfaatkan oleh turis, terutama turis asing, untuk merasakan sensasi tropis sepanjang hari, di bulan apapun. Hal tersebut merupakan hal yang tak bisa ditemukan di negara mereka.

Dengan memanfaatkan karakternya sebagai negara tropis, mengaplikasikan desain interior bertema tropis tentu menyajikan kesan unik tersendiri. Tema desain ini cocok diterapkan di rumah – rumah Indonesia, terutama rumah yang ingin disewakan untuk wisatawan. Dengan menerapkan desain tropis untuk interior yang tepat, otomatis pengunjung penginapan akan dibuat terkesima hingga bisa merasakan sensasi tropis seutuhnya. Perhatikan beberapa langkah berikut ini untuk mewujudkan tema desain interior tropis untuk rumah atau penginapan.

1. Aplikasikan warna – warna yang cerah dan identik dengan kesan tropis

Negara tropis identik dengan keberadaan matahari yang memancar sepanjang hari. Hal ini membuat tanaman tumbuh berkembang dengan baik dengan banyaknya bunga yang beragam warna. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, maka warna tropis yang tepat untuk diaplikasikan adalah:

  • Oranye

Warna oranye terkesan sangat fresh dan segar. Warna ini bisa melambangkan matahari senja, atau bisa juga melambangkan buah – buahan tropis, misalnya jeruk. Mengaplikasikan warna oranye pada ruangan juga bisa memberi energi dan semangat tambahan bagi orang yang berada di dalamnya.

  • Kuning

Di samping oranye, kuning juga merupakan warna alternatif untuk diterapkan pada tema desain tropis. Kuning melambangkan sinar matahari yang hangat. Kuning bisa juga merepresentasikan warna buah dan bunga khas tropis.

  • Biru muda

Karena matahari selalu bersinar dengan cerah, tak ayal, tampilan langit pun selalu terlihat biru cerah. Tampilan langit biru cerah tersebut tak akan bisa didapatkan di negara – negara beriklim sub tropis maupun dingin. Kalaupun bisa, mereka hanya bisa melihatnya di waktu musim panas, yang hanya berlangsung selama 3 bulan dalam setahun. Maka dari itu, warna biru langit atau biru muda cocok diaplikasikan pada ruangan berkonsep tropis. Warna ini juga bisa menyimbolkan sungai dan lautan yang memang banyak ditemukan di Indonesia.

  • Hijau

Negara tropis biasanya memiliki kekayaan alam yang luar biasa melimpah, dengan banyaknya pohon dan tumbuhan yang bisa dengan mudah tumbuh. Maka dari itu, warna hijau terutama warna hijau muda bisa diterapkan untuk mewakili ruangan bernuansa tropis.

Keempat warna di atas merupakan beberapa warna yang kental akan nuansa tropis. Anda bisa memilih salah satu dari warna tersebut sebagai warna dasar, dan hadirkan warna lain sebagai aksennya.

2. Mural, karya seni yang lekat unsur tropis

Menerapkan mural pada dinding atau home appliances bisa jadi salah satu solusi dekorasi interior bernuansa tropis. Mural yang dipilih di sini bisa berupa gambar tumbuh – tumbuhan, bunga, atau buah – buahan. Bisa juga dipilih mural berupa pemandangan lanskap, misalnya pemdangan sawah, pegunungan, atau pantai.

desain_interior_rumah_tropis_2

Desain Interior Ruang Keluarga Bergaya Modern Tropis

3. Hadirkan dekorasi dan elemen ruangan yang bernuansa alam

Pemilihan material alami, baik yang digunakan sebagai struktur penunjang bangunan maupun hanya sebagai dekorasi, penting untuk diwujudkan dalam ruangan bertema tropikal. Anda bisa menspesifikan tema desain interior tropis yang ingin Anda pilih, misalnya tema lautan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mencari dekorasi pendukungnya. Anda bisa menambahkan kerang, hewan – hewan laut yang sudah mati dan dibekukan(dibuat kaku menggunakan air keras), atau sekedar menempatkan pasir putih pantai pada toples kaca, lalu menghiasinya dengan beragam replika binatang laut.

Jika ingin menonjolkan nuansa alam pegunungan, penggunaan batu – batu alam dari berbagai jenis dan tekstur bisa diterapkan pada rumah dengan desain interior tropis ini. Tempatkan batuan tersebut pada dinding, pada lantai, atau dijadikan sebagai aksen atau fitur pada home appliances di dalam rumah. Terakhir, Anda bisa menambahkan tanaman hidup serta aquarium dalam ruangan untuk memberi kesan tropis nan natural.

4. Pilih furnitur dari bahan alami

Ketimbang menggunakan furnitur atau home appliances dari material plastik, vinyl, atau PVC, lebih baik gunakan material alami pada furnitur bernuansa tropis. Material yang bisa dipilih yakni kayu, bambu, maupun rotan. Rotan merupakan material alternatif yang kental nuansa tropis dan sangat identik dengan Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rotan terbaik di dunia yang diekspor ke luar negeri. Gunakan furnitur dari anyaman rotan sebagai pendukung konsep desain tropis Indonesia.

5. Gunakan tirai yang tipis untuk penutup jendela (window covering)

Dengan intensitas cahaya yang melimpah yang ada di Indonesia, ruangan dengan unsur tropis mesti memanfaatkan potensi ini sebaik – baiknya dengan memasang banyak jendela bukaan. Untuk melengkapinya, Anda bisa memasang tirai tipis saja, sehingga cahaya matahari masih bisa tembus ke dalam ketika Anda menutup jendela dengan tirai tersebut.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment