L-Shaped Sofa, Cara Unik untuk Membuat Ruangan Tampil Dinamis

modern L-shaped Sofa_2

Tips mendekorasi ruangan dengan sofa berbentuk L (L-shaped Sofa) agar ruangan terlihat lebih dinamis dan unik.

Tentu kita semua telah paham bahwa banyak varian dari sofa, baik dari segi fungsi, material, hingga desain atau bentuknya. Dari sekian banyaknya desain yang ada, salah satu desain sofa yang menyita perhatian adalah sofa berbentuk L (L-shaped). L-shaped sofa ini memiliki bentuk yang dinamis karena dan ruangan yang didekorasi dengan furnitur satu ini bisa menawarkan kenyamanan dan kesan dinamis bagi siapa saja yang berada dalam ruangan. Tak hanya itu, desain sofa L-shaped ini disebut-sebut lebih kompak dan fleksibel karena tidak banyak menyita tempat. Justru, desain sofa semacam ini sangat memanfaatkan ketersediaan space yang ada pada ruangan, terutama untuk ruang yang mungil.

Tak hanya optimal digunakan pada ruang yang kecil, L-shaped sofa ini juga boleh ditempatkan di ruangan yang cukup lebar. Tapi khusus pada ruangan yang luas, tentunya keberadaan L-shaped sofa ini mesti dibarengi dengan keberadaan sofa atau tempat duduk lain agar bisa melengkapi sisa space yang tersedia.

Untuk menciptakan penataan sofa dengan bentuk L ini, kadang dibutuhkan dua atau tiga piece furnitur yang berbeda dan disusun untuk membentuk huruf L. Sofa L-shaped ini bisa Anda jadikan titik fokal pada ruangan dengan memperhatikan letak dan panataan sofa ini serta letak koordinat elemen atau furnitur lain yang menunjang.

Pastikan juga ada kesan harmonis dan menyatu dalam pemilihan warna, desain dan tekstur, sehingga dapat tercipta dekorasi interior ruangan yang kohesif dari sofa berbentuk L ini. Maka, untuk menyelaraskan keberadaan L-shaped sofa dengan keseluruhan furnitur, dekorasi interior, dan elemen lain pada ruangan, berikut ini cara yang dapat ditempuh untuk mewujudkannya.

1. Pastikan warna ruangan dan warna sofa berkomplemen

Selain bentuk, warna juga menjadi pertimbangan dalam memilih sofa L-shaped. Jika ruangan Anda masih polos dan belum didekorasi, Anda bisa memilih warna sofa sesuka hati, kemudian sesuaikan warnar uangan dengan warna sofa yang Anda inginkan dengan mengecat ruangan dengan warna yang berkomplemen. Misalnya jika sofa yang dipilih berwarna cokelat muda atau keemasan, maka pilih dinding ruangan berwarna putih untuk menonjolkan karakter dari warna sofa L-shape.

Sebaliknya, bila ruangan sudah terlanjur dicat dengan warna tertentu, mau tak mau sofalah yang harus mengikuti warna ruangan. Anda mesti memperhatikan hal tersebut sebelum membeli dan menentukan warna sofa.

2. Letakkan meja kopi (coffe table) di depan L-shaped sofa

Selain menempatkan sofa berbentuk L pada sebuah ruangan, penting juga untuk menempatkan elemen penunjangnya, seperti meja kopi. Meja kopi perlu ditempatkan tepat di depan sofa L-shaped sebagai tempat untuk meletakkan koran, kunci, item – item dekoratif, serta aksesoris atau hiasan lain. Dalam memilih meja kopi pun tak boleh sembarangan. Meja kopi mesti disesuaikan dengan sofa dalam hal panjang permukaan dan tingginya.

Dalam segi bentuk, khusus untuk sofa L-shaped, sebaiknya dipilihlah meja kopi berukuran segi empat , sehingga berkorelasi dengan sudut yang terbentuk pada sofa L-shaped. Terakhir, untuk melengkapi tampilan maupun fungsi sofa, tempatkan meja sisi (side table) yang sesuai dengan sofa baik dari segi desain, tekstur, dan warna, lalu letakkan di samping sofa.

modern L-shaped Sofa

Sofa berbentuk L dengan Kombinasi Coffee Table dan Ottoman

3. Tempatkan ottoman bila perlu

Ottoman mungkin diperlukan dalam melengkapi tampilan sofa L-shaped. Tempatkan ottoman ini di seberang sisi L-shaped sofa sebagai tempat duduk tambahan jika sewaktu – waktu dibutuhkan. Sesuaikan upholstery pada ottoman dengan sofa agar tercipta kesatuan yang utuh. Warna – warna upholstery yang netral dan membumi dengan tone yang sedikit cerah mungkin bisa digunakan dan cukup ‘aman’ dipasangkan dengan sofa L-shaped dengan warna yang senada.

4. Gantungkan pajangan dan hiasan di dinding pada sisi yang panjang

Untuk menarik perhatian kita pada ruangan, Anda perlu menggantung beberapa pajangan atau hiasan seperti cermin, pigura dengan foto keluarga, lukisan, dan hiasan lain pada dinding di belakang bagian sofa yang terpanjang. Hal ini demi membuat pajangan dinding tersebut tampak selaras dengan dimensi ruangan yang tercipta dari keberadaan sofa berbentuk L ini. Satu hal yang penting, pastikan item yang terpajang di dinding memiliki motif, bahan, bentuk, dan warna yang senada, baik dengan sofa maupun elemen lain pada ruangan.

5. Letakkan tanaman imitasi / asli di samping sisi terpendek

Untuk membuat tampilan sofa seimbang, Anda perlu menambahkan tanaman dalam pot yang cukup tinggi, entah tanaman asli maupun imitasi. Letakkan di samping sisi sofa yang terpendek untuk memberikan sentuhan natural dan membuat tampilan keseluruhan ruangan menjadi seimbang. Agar tak terlihat monton, Anda bisa memilih pot dekoratif dengan ornamen dan warna senada. Untuk tanaman, sebisa mungkin pilih jenis tanaman asli. Pilih tanaman yang mudah tumbuh, misalnya bambu atau palem.

6. Tambahkan pencahayaan di sudut ruangan

Untuk memberi kesan nyaman pada ruangan, tambahkan lampu dan letakkan di sudut ruangan yang berdekatan dengan sofa L-shaped. Pilih jenis lampu dengan dudukan / tiang yang cukup tinggi untuk memberi kesan agar ruangan terlihat lebih tinggi. Selain itu, posisi lampu yang tinggi bisa sedikit menyamarkan agar dekorasi ruangan tidak terlihat terlalu kusut akibat penempatan elemen – elemennya yang hampir berdekatan.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment