Ketahui Berbagai Bahaya yang Mengintai Sudut Rumah Kita

rumah_aman_1

Berbagai hal di dalam ruangan atau di sekitar rumah yang berpotensi membahayakan keselamatan anak – anak.

Semua tentu sepakat bahwa tidak ada yang lebih berharga dibandingkan menghabiskan waktu bersama keluarga. Dengan kehadiran anak – anak, tentu seisi rumah menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Sayangnya, ada beberapa benda – benda yang bisa berbahaya bagi si kecil. Untuk itu, cari tahu hal – hal di sudut ruang tamu Anda untuk mengetahui benda-benda yang berpotensi membahayakan anak – anak.

  1. Perapian

Jika Anda tinggal di lingkungan berhawa dingin dan memiliki perapian di rumah, pastikan agar anak – anak berada jauh darinya. Sebab, meskipun terlihat tenang, ada begitu banyak bahaya yang mengelilingi perapian. Mungkin saja ada sisa bara api, serpihan sisa – sisa kayu yang masih panas, atau ujung kayu yang tajam dan keras yang bisa melukai kulit.  Sebaiknya, beri pembatas di area sekeliling perapian agar anak – anak tak mudah menjangkaunya.

  1. Jendela

Jendela adalah fitur wajib pada sebuah ruangan dan sangat mustahil ada ruangan tanpa jendela. Sayangnya, jendela bisa menjadi peluang bahaya jika ada anak kecil yang merangkak keluar tanpa pengawasan orang tua hingga terjatuh dari jendela. Solusinya, Anda bisa memasang tralis, sehingga ketika jendela terbuka, anak – anak tidak akan mudah melewatinya. Alternatif lain, desain sebuah jendela yang hanya bisa terbuka beberapa senti meter saja, tidak sepenuhnya, sehingga anak – anak tidak bisa lolos atau melewati lebar bukaannya.

  1. Tirai / gorden

Siapa sangka, benda yang tak pernah kita duga akan mengakibatkan bahaya justru bisa menjadi salah satu sumber bahaya, contohnya tirau/gorden. Tirai bisa menjerat anak – anak, terutama pada ikatannya yang menjuntai. Maka, biasakan mengikat tirai atau gorden dengan rapi, jangan sampai ikatannya terhampar di tanah begitu saja. Sebab, anak – anak terutama yang masih balita akan dengan mudah meraihnya dan menjeratkannya pada tubuh mereka.

  1. Tanaman hias yang ditempatkan dalam ruangan

Tanaman hias memang nampak sedap dipandang dan mampu memperbaiki kualitas udara dalam ruangan. Namun, ternyata beberapa tanaman hias terindikasi menyebabkan bahaya bagi orang yang berada di sekitarnya, terutama bagi mereka yang sensitif. Dieffenbachia dan philodendron adalah beberapa jenis tanaman hias yang biasa ditanam di sekitar rumah. Tanaman ini mengandung oxalates, yakni kristal mikroskopis yang bisa menyebabkan iritasi, rasa sakit, dan peradangan bila dikunyah, atau dimasukkan ke dalam mulut.

Anak – anak biasanya senang memasukkan apa saja ke dalam mulutnya, termasuk daun atau bagian dari tanaman yang bisa mereka raih. Maka bagi Anda yang masih memiliki anak balita atau hewan peliharaan, sebaiknya tak menanam jenis tanaman ini di rumah dan tanamlah tanaman yang tidak mengandung racun. Atau bila Anda tetap ingin menanamnya, lokasikan tanaman ini ditempat yang sulit dijangkau anak kecil dan hewan peliharaan.

  1. Lantai kotor dan licin

Lantai menjadi area yang riskan akan ancaman bahaya, terutama bahaya virus dan kotoran yang berasal dari kaki. Padahal, sebagian besar anak kecil lebih senang bermain di lantai. Untuk itu, disarankan menempatkan beberapa kesetan / pengesat kaki di beberapa sudut, di depan pintu, terutama di depan pintu utama. Selain itu, rajin – rajinlah memelihara kebersihan lantai dengan menyapu dan mengepelnya secara berkala. Lantai yang kotor kadang juga menjadi lebih licin, terutama di beberapa area di rumah, misalnya di area depan kamar mandi, area dapur, dan teras paska terkena air hujan. Waspadai lantai yang licin ini karena akan menyebabkan kita lebih mudah terpeleset.

  1. Rak buku

Di bandingkan dengan lemari, rak buku tentu tidak terlalu solid dan kokoh, menjadikannya mudah roboh bila sedikit saja tersenggol. Bila roboh, isi yang ada di dalamnya akan terjatuh dan mengenai orang yang didekatnya. Karakter rak buku yang bersekat – sekat tentu menarik minat anak kecil untuk menaiki / memanjat di atasnya. Hal ini menjadi ancaman bahaya bagi anak karena rak buku bisa saja roboh dan isinya berhamburan hingga mengenai tubuh si anak. Melihat potensi bahaya yang ada pada rak buku, bukan berarti serta merta kita mesti menyisihkannya dari ruangan.

Untuk mengurangi resiko rak untuk terjatuh, susunlah buku – buku berdasarkan ketebalannya, di mana buku – buku yang lebih tebal ditempatkan di bawah, sementara buku – buku ringan seperti buku resep, buku tips, atau majalah – majalah tipis bisa diletakkan di rak bagian atas. Buku yang tebal dan berat yang diletakkan di rak bagian bawah akan memberikan kestabilan pada rak tersebut, menjadikannya tidak mudah goyah dan roboh.

rumah_aman_2

Outlet Listrik yang Berpotensi Bahaya Bagi Anak-anak

  1. Lampu meja, standing lamps, dan segala jenis lampu

Satu ancaman keamanan di ruangan yang sering diabaikan adalah lampu. Pada lampu, ada tiga kemungkinan bahaya yang bisa timbul, listrik, panas dan permukaan kaca pada bohlamnya yang rawan pecah. Disarankan untuk memilih lampu dengan dudukan yang kokoh, sehingga tidak mudah lepas. Selain itu, untuk lampu meja atau standing lamp, posisikan lampu – lampu ini merapat ke dinding / sudut ruangan, dan jangan sampai ada kabel yang menjuntai yang bisa membuat orang lain terjerat. Kabel dari lampu ini juga bisa mengundang perhatian anak kecil untuk menarik – nariknya hingga lampu terjatuh dan menimpa si anak.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment