Interior Desain Tips: Membangun Home Theater Sendiri – Beberapa Ide Dalam Menata Speaker Yang Inovatif
Author: Arch. AriaBerikut ini adalah beberapa ide/gagasan inovatif yang dapat anda pergunakan untuk menata speaker home theater anda.

Meskipun speaker home theater sangat hebat dalam meningkatkan kualitas suara dari film atau musik, speaker tersebut dapat juga merusak penampilan dari dekorasi ruangan home theatre, terutama adalah merusak penampilan dari dinding ruangan. Oleh karenanya dibutuhkan ide-ide kreatif untuk menata penampilan speaker agar terlihat lebih inovatif, sehingga speaker didalam ruangan home theater anda terlihat lebih berbeda dari sekedar “kotak hitam” yang menempel di dinding ruangan anda.

Jika anda menggunakan kombinasi speaker berukuran kecil, anda bisa menyamarkan warnanya dengan warna dinding ruangan anda. Tentunya ini akan sangat membatasi pilihan dekorasi anda, tapi jika anda menyukai ide penggunaaan dinding berwarna putih, hitam atau abu-abu, maka ide ini akan sangat berguna. Cukup potong beberapa bagian plywood (kayu lapis) dengan ukuran kira-kira sama dengan ukuran speaker, nantinya plywood tersebut akan digunakan sebagai alas/dudukan untuk meletakkan speaker. Pasang beberapa balok kayu berukuran kecil sebagai penguat dibagian dinding yang akan dipasangi plywood untuk dudukan speaker, kemudian pasang rak/dudukan speaker dari plywood tersebut ke balok kayu dengan menggunakan sekrup. Langkah selanjutnya, cat dinding, rak/dudukan speaker dan sesuaikan warnanya dengan warna speaker anda.


Anda dapat menggunakan decorative wall sconce (tungkai berukir) yang berukiran indah untuk memegang speaker-speaker anda. Wall sconce tersedia dalam banyak ukuran, bentuk dan model. Anda bisa mencari plaster sconce atau sconce kayu dengan berbagai detail/ukiran dan berbagai lekukan-lekukan. Anda bisa mencari atau memesan sconce dengan bentuk yang antik, misalnya sconce dengan motif/ukiran daun acanthus. Anda juga bisa menggunakan sconce dari kayu Ebony yang diukir dengan motif ukiran ala Afrika. Atau anda juga bisa menggunakan sconce yang diukir dengan motif flora. Pemilihan sconce yg tepat akan menghilangkan kesan membosankan pada speaker anda, penampilan speaker anda akan menjadi lebih dari sebuah “kotak kayu” berukuran persegi.


Jika mau, anda bisa menyembunyikan speaker-speaker home theater tersebut. Letakkan speaker tersebut didalam panel dinding ruangan dengan cara membuat lubang pada dinding dengan ukuran yang sama dengan ukuran speaker-speaker tersebut. Pasang sebuah rak atau papan kecil diantara panel dinding untuk meletakkan dan menahan speaker-speaker tersebut. Kemudian gantung sebuah lukisan dari kain kanvas berukuran besar untuk melapis dan menutupi speaker-speaker tersebut. Jika ingin, anda bisa menambahkan bingkai dari kayu disekitar lukisan kanvas tersebut agar terlihat lebih artistik. Gunakan bingkai kayu tanpa kaca, karena fungsi bingkai kayu tersebut adalah merapikan dan memperkokoh posisi lukisan dari kain kanvas dan speaker yang ada dibaliknya Jika anda berhasil membuatnya maka anda memiliki sebuah benda seni sekaligus juga speaker dibalik kanvas lukisan itu. Anda juga bisa menyembunyikan speaker-speaker tersebut dengan membeli standing vase/pot bunga yang tinggi atau vase gantung, kemudian letakkan speaker-speaker tersebut diantara rerimbunan bunganya. Tapi pastikan pot bunga tersebut tidak tersiram oleh air.

Anda juga dapat memajang konfigurasi speaker-speaker anda dengan meletakkannya pada rak yang digantung didinding. Berbagai macam bentuk rak dinding dapat anda beli atau anda buat sendiri. Mulai dari yang terbuat dari potongan kaca yg sederhana, kaca yang disusun sedemikian rupa, atau bentukan balok segi empat pada dinding.

Cara lain yang juga bisa digunakan untuk membuat rak inovatif bagi speaker anda adalah menjadikan rak tersebut sebagai bagian dari elemen dekorasi. Letakkan rak tersebut didinding ruangan, tata sedemikian rupa posisi rak tersebut, misalnya diantara patung-patung, gambar/lukisan, dan frame lukisan kosong. Bahkan jika anda mau, anda bisa meletakkan rak gantung/rak dinding tersebut didalam area frame lukisan yang kosong. Bisa juga anda membuat beberapa rak, kemudian atur posisi rak yang akan anda gunakan untuk meletakkan/dudukan speaker diantara rak-rak yang lain.

Gunakan rak dinding yang berbahan dasar kayu, atau rak kayu yang dilapisi oleh kulit berwarna gelap, atau rak yang terbuat dari metal/logam untuk memajang speaker anda. Jika ini telah anda lakukan dengan benar, maka anda benar-benar telah menyamarkan speaker-speaker tersebut. Jangankan orang lain..bahkan anda sendiripun akan mengalami kesulitan untuk menentukan yang manakah speaker diantara elemen dekorasi di dinding tersebut.

Tags: ‘Audio Video Sistem Pada Home Theater’ ‘Dekorasi Home Theater’ ‘Desain Home Theater’ ‘Desain Home Theatre’ ‘Furniture Home Theater’ ‘Home Theater Audio and Video System’ ‘Home Theater Design’ ‘Home Theatre Decorating Ideas’ ‘Modern Home Theater Design’ ‘Beberapa Ide Dalam Menata Speaker Yang Inovatif’ ‘Cara Menata Speaker Home Theater’
Architectaria - Arsitek dan Perencana
(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).












Sound proffingnya belum dibahas ya?
Saya pikir kita butuh karpet yang tebal untuk kelengkapan sound proofing nya..Hahahaha. Sedang dibuatkan artikel tentang sound proofingnya mas Zulhaqqie. Sukses yah
Leave your response!
Free Subcription
Interior Design Album - Random Photos
Categories
Archives
Recent Posts
Recent Comments
Architectaria Services
Jasa Desain Arsitektur : Gambar Desain Arsitektur 3D, RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah, Desain Rumah Tinggal, Desain Toko, Desain Restoran, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Desain Rumah Minimalis, Desain Rumah Mungil, Desain Rumah Kecil, Modern, Murah, Sederhana atau Desain Rumah Mewah.
Ragam Gaya (Style) : Minimalis, Modern, Art Deco, Mediteranian, Tropical/Tropis, Traditional, Etnik, Retro.
Desain Interior (Interior Design) : Rumah, Home Interior, Home Accessories, 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.
Kantor (Office) : Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, dan Interior Kantor
Search Keyphrases (Top 10)
Blogroll
Meta
Alexa Rank
Spam Blocked
Shout Box
ShoutMix Chat Widget
Recent Readers
Web/Blog Directory
User Online