<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Interior Desain Tips: Dekorasi Dinding Ruangan Dengan Wallpaper</title>
	<atom:link href="http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html</link>
	<description>Desain Arsitektur, Desain Interior, Home Furnishing, Construction</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 05:50:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: Arch. Aria</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-96208</link>
		<dc:creator>Arch. Aria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 05:26:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-96208</guid>
		<description>@Diah,

Motif lingkaran besar itu apa? wallpaper atau ornamen dekorasi? Kalau wallpaper, tinggal anda samakan saja dengan yang sudah ada biar desainnya kohesif.

regards,

Aria</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Diah,</p>
<p>Motif lingkaran besar itu apa? wallpaper atau ornamen dekorasi? Kalau wallpaper, tinggal anda samakan saja dengan yang sudah ada biar desainnya kohesif.</p>
<p>regards,</p>
<p>Aria</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diah anwar</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-94986</link>
		<dc:creator>diah anwar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 11:15:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-94986</guid>
		<description>saya ingin mendisgn ruang tamu yg punya dua sisi yg berhadapan dengan pintu masuk posisi ditengah. Yg saya mau tanyakan, jika sisi kanan pintu sdh bermotif lingkaran besar, untuk sisi kiri nya motif apa yg sebaiknya kami pakai. Garis, polos atau motif bunga?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya ingin mendisgn ruang tamu yg punya dua sisi yg berhadapan dengan pintu masuk posisi ditengah. Yg saya mau tanyakan, jika sisi kanan pintu sdh bermotif lingkaran besar, untuk sisi kiri nya motif apa yg sebaiknya kami pakai. Garis, polos atau motif bunga?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jonas Cerna</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-58105</link>
		<dc:creator>Jonas Cerna</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 06:23:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-58105</guid>
		<description>I think this is among the most vital info for me. And i am glad reading your article. But should remark on some general things, The site style is great, the articles is really excellent : D. Good job, cheers</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I think this is among the most vital info for me. And i am glad reading your article. But should remark on some general things, The site style is great, the articles is really excellent : D. Good job, cheers</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Inspirasi Desain Untuk Dinding Interior Anda &#171; Architerior Blog</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-38919</link>
		<dc:creator>Inspirasi Desain Untuk Dinding Interior Anda &#171; Architerior Blog</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 05:53:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-38919</guid>
		<description>[...] Wallpaper menjadi pilihan paling praktis dan mudah untuk membuat tampilan yang menarik pada dinding di ruangan Anda. Tapi kelemahannya adalah pada saat penggantian wallpaper, kertas yang sulit terkelupas dan memakan waktu lama untuk membersihkannya bisa membuat Anda malas mengganti wallpaper Anda. Hal ini tidak akan terjadi lagi jika Anda menggunakan wallpaper dengan strippable paper yang bisa dikelupas dengan mudah. Cukup ditarik dari ujung kertas, maka wallpaper akan terkelupas, lapisan tipis kertas yang tertinggal bisa dihapus dengan sabun dan air. Jangan hanya membatasi pilihan pada wallpaper biasa, ada banyak pilihan wallpaper seperti kain, damasks (kain dengan pola yang ditenun), atau wallpaper dengan bahan alami yang memiliki tekstur dan menambah kesan hangat pada ruangan Anda. Sumber : http://architectaria.com/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Wallpaper menjadi pilihan paling praktis dan mudah untuk membuat tampilan yang menarik pada dinding di ruangan Anda. Tapi kelemahannya adalah pada saat penggantian wallpaper, kertas yang sulit terkelupas dan memakan waktu lama untuk membersihkannya bisa membuat Anda malas mengganti wallpaper Anda. Hal ini tidak akan terjadi lagi jika Anda menggunakan wallpaper dengan strippable paper yang bisa dikelupas dengan mudah. Cukup ditarik dari ujung kertas, maka wallpaper akan terkelupas, lapisan tipis kertas yang tertinggal bisa dihapus dengan sabun dan air. Jangan hanya membatasi pilihan pada wallpaper biasa, ada banyak pilihan wallpaper seperti kain, damasks (kain dengan pola yang ditenun), atau wallpaper dengan bahan alami yang memiliki tekstur dan menambah kesan hangat pada ruangan Anda. Sumber : http://architectaria.com/ [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arch. Aria</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-37935</link>
		<dc:creator>Arch. Aria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 12:12:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-37935</guid>
		<description>@Bpk.Kevin,

Bercaknya muncul dari sela diantara wallpaper dan dindingnya pak?

Regards,

Aria</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Bpk.Kevin,</p>
<p>Bercaknya muncul dari sela diantara wallpaper dan dindingnya pak?</p>
<p>Regards,</p>
<p>Aria</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kevin</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-37601</link>
		<dc:creator>kevin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 07:33:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-37601</guid>
		<description>Hi Pak Aria saya mau tanya. kenapa wallpaper yg sudah di pasang muncul bercak bercak warna merah(bulatan kecil berdiameter +- 5 mili meter. Terima kasih sebelumnya untuk jawabannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Pak Aria saya mau tanya. kenapa wallpaper yg sudah di pasang muncul bercak bercak warna merah(bulatan kecil berdiameter +- 5 mili meter. Terima kasih sebelumnya untuk jawabannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anang</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-36440</link>
		<dc:creator>anang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 14:06:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-36440</guid>
		<description>keren ya... jadi pingin nyoba untuk kamar.
inspiratif, 
thank</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keren ya&#8230; jadi pingin nyoba untuk kamar.<br />
inspiratif,<br />
thank</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arch. Aria</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-34525</link>
		<dc:creator>Arch. Aria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 13:49:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-34525</guid>
		<description>@Ibu Herlina,

Thanks buat sharing tipsnya..

Regards,

Aria</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ibu Herlina,</p>
<p>Thanks buat sharing tipsnya..</p>
<p>Regards,</p>
<p>Aria</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: herlina</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-34523</link>
		<dc:creator>herlina</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 13:04:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-34523</guid>
		<description>Hmm... pertama kali membeli rumah tahun 2006, saya sudah mendesain ruangan dengan wallpaper,,, hasilnya cantikkk, warm, dan keliatan lebih unik. Sampai sekarang, saya belum berniat mengganti wallpaper saya dengan yang baru, karena wallpaper saya masih terpasang dengan baik dan belum ada yang terkelupas, padahal sdh sekitar 4thn lebih tapi tempelan wallpapernya mash baik. 
Yang perlu diingat, untuk memasang wallpaper, usahakan memilih wallpaper dengan tema dan warna yang tepat, sehingga tidak sering mengganti wallpaper, bhb harganya agak &quot;mahal&quot; (variatif) tergantung selera dan model. 
Untuk mengupas wallpaper, cara yg paling sederhana bisa dengan air hangat...
saya senang dengan kalimat anda &quot;Wallpaper, layaknya kosmetik untuk wajah, seharusnya ‘berbisik dengan lembut’ dan bukannya ‘menjerit histeris’&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230; pertama kali membeli rumah tahun 2006, saya sudah mendesain ruangan dengan wallpaper,,, hasilnya cantikkk, warm, dan keliatan lebih unik. Sampai sekarang, saya belum berniat mengganti wallpaper saya dengan yang baru, karena wallpaper saya masih terpasang dengan baik dan belum ada yang terkelupas, padahal sdh sekitar 4thn lebih tapi tempelan wallpapernya mash baik.<br />
Yang perlu diingat, untuk memasang wallpaper, usahakan memilih wallpaper dengan tema dan warna yang tepat, sehingga tidak sering mengganti wallpaper, bhb harganya agak &#8220;mahal&#8221; (variatif) tergantung selera dan model.<br />
Untuk mengupas wallpaper, cara yg paling sederhana bisa dengan air hangat&#8230;<br />
saya senang dengan kalimat anda &#8220;Wallpaper, layaknya kosmetik untuk wajah, seharusnya ‘berbisik dengan lembut’ dan bukannya ‘menjerit histeris’&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Walpaper dinding &#171; bellakartikamp</title>
		<link>http://architectaria.com/interior-desain-tips-dekorasi-dinding-ruangan-dengan-wallpaper.html#comment-32287</link>
		<dc:creator>Walpaper dinding &#171; bellakartikamp</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 16:08:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architectaria.com/?p=615#comment-32287</guid>
		<description>[...] Kegiatan mendekorasi dinding ruangan atau dinding kamar dengan wallpaper bukanlah pekerjaan yang boleh dilakukan dengan asal-asalan, bukan juga pekerjaan yang boleh dilakukan dengan lack of confidence. Untuk melakukan pekerjaan Wallpapering dibutuhkan keberanian untuk memilih pola wallpaper, menggantung atau memasang dengan rapi, sehingga wallpaper dapat terpasang dengan baik dan dinikmati oleh penghuni ruangan dalam jangka waktu yang lama. Ketika telah terpasang wallpaper tidak dapat diganti dengan mudah, bukan hanya karena biaya pembelian wallpaper-nya yang mahal sehingga membuat kita berfikir untuk menggantinya, tetapi karena biaya untuk menghapus atau mengupasnya juga cukup mahal. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Kegiatan mendekorasi dinding ruangan atau dinding kamar dengan wallpaper bukanlah pekerjaan yang boleh dilakukan dengan asal-asalan, bukan juga pekerjaan yang boleh dilakukan dengan lack of confidence. Untuk melakukan pekerjaan Wallpapering dibutuhkan keberanian untuk memilih pola wallpaper, menggantung atau memasang dengan rapi, sehingga wallpaper dapat terpasang dengan baik dan dinikmati oleh penghuni ruangan dalam jangka waktu yang lama. Ketika telah terpasang wallpaper tidak dapat diganti dengan mudah, bukan hanya karena biaya pembelian wallpaper-nya yang mahal sehingga membuat kita berfikir untuk menggantinya, tetapi karena biaya untuk menghapus atau mengupasnya juga cukup mahal. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.439 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-16 15:26:10 -->
<!-- Compression = gzip -->
