Interior Desain Tips: Dekorasi Dinding Ruangan Dengan Wallpaper
Author: Arch. Aria
Kegiatan mendekorasi dinding ruangan atau dinding kamar dengan wallpaper bukanlah pekerjaan yang boleh dilakukan dengan asal-asalan, bukan juga pekerjaan yang boleh dilakukan dengan lack of confidence. Untuk melakukan pekerjaan Wallpapering dibutuhkan keberanian untuk memilih pola wallpaper, menggantung atau memasang dengan rapi, sehingga wallpaper dapat terpasang dengan baik dan dinikmati oleh penghuni ruangan dalam jangka waktu yang lama. Ketika telah terpasang wallpaper tidak dapat diganti dengan mudah, bukan hanya karena biaya pembelian wallpaper-nya yang mahal sehingga membuat kita berfikir untuk menggantinya, tetapi karena biaya untuk menghapus atau mengupasnya juga cukup mahal.
Secara umum, interior rumah di cat dengan warna cat yang simple dan lembut, warna yang lembut memberikan aksen interior ruangan yang tenang.. Namun wallpaper adalah kebaikannya, wallpaper adalah petualangan, mungkin selama ini anda merasa terlalu terpaku pada pola tertentu, dan saat ini anda mencoba untuk menguasai perasaan anda sebelum perasaan ’terpaku’ itu menguasai dan membelenggu kreativitas anda. Seni ‘melapis dinding dengan kertas’ melibatkan pengambilan keputusan berdasarkan pola, skema warna, kordinasi, tema, gaya, dan aliran design.
Jika anda ingin bereksperimen pada dekorasi wallpaper, mulailah dari sebuah pekerjaan atau project yang kecil (volume dan nilai project-nya). Tanyakan pada bagian sales assistant dari sebuah toko perlengkapan dekorasi rumah untuk memastikan bahwa anda telah membeli dan memiliki semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk memasang wallpaper di dinding ruangan anda. Jika di dinding ruangan anda masih terdapat wallpaper yang masih melekat, anda harus mengupasnya terlebih dahulu dengan menggunakan cairan atau bahan kimia tertentu.
Pekerjaan mengupas wallpaper lama dengan cairan atau bahan kimia bukanlah pekerjaan rumah yang mudah sehingga anda harus berhati-hati. Perhatikan juga ketika anda melumuri dinding dengan bahan perekat wallpaper, pastikan lapisan wallpaper telah berada pada posisi yang rapi dan lurus. Ketika wallpaper telah direkatkan pada bagian dinding, segera bersihkan sisa pekerjaan anda untuk mencegah wallpaper anda kotor atau ternoda.
Untuk masalah pola atau desain wallpaper, pilihlah wallpaper dengan desain yang simple. Terlebih jika yang ingin anda dekorasi dengan wallpaper adalah ruangan atau area yang bukan area public, area private yang hanya anda dan keluarga saja yang melihatnya, misalnya kamar mandi. Anda dapat melakukan apa saja yang anda suka dengan area tersebut, memilih pola wallpaper yang paling anda suka, memilih warna wallpaper untuk menghasilkan dekorasi ruangan yang unique, yang sesuai dengan ide dan keinginan anda. Sehingga ruangan tersebut nantinya akan menjadi unique creation of your own making.
Untuk mulai terbiasa dengan seni wallpaper, bisa anda lakukan dengan melapisi wallpaper pada sebagian dinding diruangan anda. Misalnya, anda bisa memutuskan untuk membagi 2 bagian dinding diruang makan anda, bagian atas dinding bisa anda cat dengan warna tertentu yang anda sukai dan dinding bagian bawah anda dekorasi dengan wallpaper. Berbagai macam kreasi atau kombinasi pattern dapat anda coba sehingga anda mahir dalam seni wallpapering. Jika pada saatnya anda telah menjadi lebih mahir, dan jika anda telah menemukan art decorating style sendiri, berarti anda telah siap untuk melakukan pekerjaan wallpapering dalam skala (volume/luasan, atau nilai) yang lebih besar. Jika selama ini anda berlatih art of wallpapering di kamar mandi atau dapur, maka sudah saatnya anda mencoba untuk mengekploitasi kemampuan anda diruang keluarga (living room) atau kamar tidur utama (master bedroom).
Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper
Kita ambil contoh ruangan seluas 4m x 4m dengan tinggi dinding (dari lantai ke plafond) setinggi 3,5m. Dan wallpaper yang digunakan berukuran 10 m x 0,50 m.
Luas bidang dinding = ((panjang dinding + lebar dinding)x 2) x tinggi ruang
= ((4m + 4m)x 2) x 3,5m
= (8m x 2) x 3,5 m
= 16 m x 3,5 m = 56 m2.
Luas bidang wallpaper 1 roll
= panjang wallpaper x lebar wallpaper
= 10m x 0,50 m
= 5 m2.
Bahan yang dibutuhkan
= Luas bidang dinding / luas bidang 1 roll
= 56 m2 / 5 m2
= 11, 20 dibulatkan menjadi 12 roll
Maka jumlah wallpaper yang dibutuhkan sebanyak 12 roll. Namun untuk menghindari kekurangan bahan pada saat pemasangan akibat pemotongan, sebaiknya anda siapkan 10 persen dari wolume yang ada.
= 12 + (12 x 10%) = 12 + 1,2 = 13,2 dibulatkan menjadi 14 roll.
Dengan mempersiapkan 14 roll, maka anda tidak perlu khawair lagi akan kekurangan bahan, atau jika terjadi kesalahan pemasangan.
Akhirnya, jika anda telah siap untuk menutup atau melapisi seluruh dinding ruangan dengan wallpaper bermotif flora atau motif geometris, tetap harus anda ingat bahwa wallpaper itu akan menempel dinding ruangan anda dalam waktu yang cukup lama. Jangan sampai ada bagian yang terlalu terang atau terlalu rumit, karena anda akan menyesalinya dikemudian hari. Usahakan untuk menghasilkan tampilan yang ceria namun tetap sederhana tanpa ada yang terlalu menonjol (pola dan warnanya). Pilih dan gunakan warna-warna yang menyatu dengan warna lain yang ada didalam ruangan, atau warna yang menyatu dengan warna perabotan yang ada didalam ruangan.. Wallpaper harusnya bisa tampil menyatu bersama ceiling dan dinding, bukannya menjadi border pemisah diantara keduanya. Wallpaper, layaknya kosmetik untuk wajah, seharusnya ‘berbisik dengan lembut’ dan bukannya ‘menjerit histeris’.
Tags: ‘Tips Desain Interior Dengan Wallpaper’ ‘Mendekorasi Ruangan Dengan Wallpaper’ ‘Ruangan Cantik Dengan Wallpaper’ ‘Cara Memasang Wallpaper’ ‘Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper’
Architectaria - Arsitek dan Perencana
(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

















Desain interior dengan menggunakan wallpaper adalah salah satu cara mendekorasi yg efektif untuk mendapatkan suasana ruang yang fresh, tapi metode wallpapering ini masih awam dan jarang dipraktekkan oleh masyarakat indonesia.
Padahal diluar negeri, penggunaaan wallpeper sudah umum terjadi.
Mungkin karena masyarakat indonesia banyak yang beranggapan bahwa desain interior = desain furniture baru kali yah pak arie?
Regards,
Jaya
Setelah membaca artikel ini, saya menjadi tertarik untuk mendekorasi dinding kamar dan dinding ruangan yang ada dirumah saya dengan menggunakan wallpaper.
Best regards yah pak aria ^_^
Sekedar masukan untuk perhitungan kebutuhan wallpaper:
untuk ruang sesuai contoh 4×4x3.5m3 disarankan tidak menyambung secara horizontal.
1 roll (10×0.5) wallpaper untuk cover maksimum:
panjang wallpaper per roll dibagi tinggi ruang maksimum (bila seluruh ruang ditutup wallpaper)
=10 : 3.5
= 2.85
~ 2 kali tinggi ruang (dibulatkan ke bawah karena sisa wallpaper tidak efektif untuk digunakan lagi)
sehingga 1 roll (10x.5m) bisa menutup dinding seluas
= 2×3.5×0.5
= 3.5m2
Kebutuhan wallpaper adalah:
luas dinding yang harus ditutup wallpaper dibagi luas per roll
= (2x(4+4)x3.5) : 3.5
= 16 roll
untuk mengantisipasi kesalahan bisa ditambahkan 10% dari kebutuhan.
sehingga kebutuhan wallpaper menjadi:
=16 x (1+10%)
=17.6 roll
~18 roll (dibulatkan ke atas)
salam,
@di
Bagusna…..
Leave your response!
Gallery - Random Interior Design Photos
Recent Posts
Recent Comments
Categories
Archives
Architectaria Services
Jasa Desain Arsitektur (Architecture Design Services): Desain Arsitektur Rumah Tinggal (2D, 3D), Desain Toko, Desain Kantor, Desain RuKan/Ruko, Desain Restaurant, Bangun Rumah Baru, Renovasi Rumah, Desain Rumah Minimalis, Desain Rumah Tropis, Desain Rumah Mediterrania, Desain Rumah Klasik, Desain Rumah Mungil, Desain Rumah Kecil, Desain Rumah Biaya Murah, Desain Rumah Mewah.
Jasa Desain Interior (Interior Design Services): Interior accessories, home accessories, kitchen accessories, home accents, room design, curtains, kitchen designs, window treatments, office accessories, bathroom accessories, home furnishing, living room sets, bedroom sets, chairs, tables, lamps, coffee tables, end tables, dining room sets, beds, bed frames, table lamps, wall lamps, patio, dining room table, furniture (home furniture, modern furniture, home office furniture, home patio furniture, dining room furniture, bedroom furniture, living room furniture, wood furniture, contemporary furniture, leather furniture, custom furniture, office furniture, unfinished furniture, outdoor furniture, Indonesian furniture).
Ragam Gaya (Style): Art Deco, Classic, Country, Contemporary, Ethnic, Mediterranean, Modern, Minimalist, Retro, Tropical, Victorian.
Meta
Links
Contact Us
Recent Readers
Web Directory
User Online
Most Emailed
Most Commented
Most Viewed
Best View With Browser Mozilla Firefox 3.0 or Above - 1024 x 768 - 32 bit Resolution