Ingin Memiliki Interior dengan Tampilan Dramatis? Coba Tips Berikut ini!

teknik pencahayaan yang dramatis

Cara dan langkah sederhana untuk menciptakan kesan dramatis pada ruangan melalui kombinasi antara pemilihan warna, furnitur, aksesoris, serta pencahayaan.

Sebuah desain interior dengan konsep dan tampilan dramatis belum banyak kita temui di Indonesia. Padahal secara tampilan, interior desain dengan efek dramatis dapat memperindah tampilan visual sehingga mampu menarik pandangan kita. Dan secara umum, desain interior dramatis ini dapat diterapkan dimana saja, entah itu di ruang tamu, di ruang keluarga, kamar tidur, atau ruang kerja. Sebab, desain interior yang dramatis ini memang dibuat untuk memberikan kesan pada pemiliknya ketika memandangi sekeliling ruangan. Diharapkan, dengan berada di ruang dengan tema dan konsep dramatis ini, maka akan timbul inspirasi – inspirasi bagi penghuninya.

Untuk mewujudkan sebuah ruangan yang dramatis tidak lah terlalu sulit. Dengan menggabungkan beberapa aspek dalam ruangan, misalnya pemilihan warna cat dinding, pemberian tekstur, serta pemilihan pencahayaan yang pas, maka seketika dapat tercipta sebuah desain interior yang ‘Wow’ dan menakjubkan. Terakhir, cukup tambahkan dekorasi, hiasan, atau karya seni seperti Pop Art, lukisan, atau poster yang tampak ‘dramatis’ sesuai dengan selera pemiliknya. Untuk lebih detailnya, perhatikan penjabaranya di bawah ini:

1. Dinding

Untuk menciptakan efek dramatis pada dinding, kombinasikan warna – warna yang memiliki saturasi yang tinggi dengan pattern atau pola – pola tertentu. Misalnya, Anda bisa memilih untuk menggabungkan warna biru kehijauan (turquoise) dengan warna oranye. Bentuk pola garis – garis dengan menghadirkan kedua warna tersebut secara bergantian. Bila Anda ingin menampilkan 3 warna, pilih warna putih sebagai warna ke 3. Dengan demikian, akan tercipta sebuah tampilan visual dinding yang menarik perhatian.

Meskipun tampilan dramatis dari pola garis – garis yang dihasilkan 3 warna tersebut terlihat memukau, namun jangan sampai Anda mengecat seluruh dinding dengan pola tersebut. Sisakan beberapa area untuk di cat dengan warna tunggal, misalnya warna biru kehijauan tadi. Gunakan sisa cat warna putih untuk mengecat bagian trim atau garis – garis pinggiran pada tepian dinding. Bisa juga Anda mencoba mengaplikasikan teknik faux painting dengan menggunakan cat metalik sebagai cara alternatif untuk menghidupkan kesan dramatis pada interior ruangan.

Bila perlu Anda bisa menambakan hiasan seni mural pada dinding. Anda bisa membuat mural dalam bentuk siluete warna hitam atau putih, misal bentuk – bentuk bunga, tumbuhan, manusia, atau gedung – gedung pencakar langit. Namun jika Anda ingin cara yang lebih simple, Anda bisa menerapkan wallpaper yang memiliki tekstur yang kaya dan warna – warna yang dramatis, tanpa perlu repot – repot mengecat dinding dengan paduan – paduan warna yang berbeda – beda.

deain interior yang dramatis

Pencahayaan, Window Treatment Untuk Menciptakan Kesan Dramatis

2. Jendela

Gorden yang cukup besar dan menjuntai hingga ke lantai sangatlah pas untuk menciptakan kesan dramatis. Pilih gorden dengan material yang halus, misalnya sutra. Sebuah gorden dengan warna hitam mungkin adalah yang terbaik untuk menciptkan kesan drmatis. Terlebih bila dinding di sekelilingnya di cat dengan warna krem atau putih susu.

Jika Anda lebih ingin menginstal tirai untuk jendela sebagai pengganti dari gorden – gorden berukuran besar, pilih streamlined black Roman dengan pola dan detail yang terlihat megah karena tirai ini tak kalah dalam menyajikan sensasi dramatis pada suatu ruangan.

3. Pencahayaan

Untuk urusan pencahyaan, mungkin poin ini adalah poin yang paling menentukan apakah nantinya dapat tercipta kesan dramatis pada interior ruangan atau tidak. Ya, pencahayaan dapat mengatur suasana hati/ mood, dan dengan pemilihan cahaya yang spektakuler, maka tidak mustahil kesan dramatis akan tercipta. Maka, siapkan over-the-top glitzy kandelar yang dipasang di langit – langit, seingga pandangan mata Anda sekaligus akan mengarah ke atas. Bisa juga Anda memilih lampu pendan pada sepanjang koridor atau di area sekitar ruang makan, maka akan tercipta efek suasana yang sedikit ‘mencekam’. Terakhir, Anda bisa menaruh pencahayaan tambahan di bawah hiasan atau dekorasi, misalnya di bawah vas bunga atau di bawah pot – pot dengan pohon imitasi, agar tercipta efek dramatis dari bayangan yang dihasilkan dari pohon atau bunga yang terkena cahaya.

desain interior ruang keluarga yang dramatis

Kombinasi Desain Furniture dan Teknik Pencahayaan Pada Ruangan

4. Furnitur

Sofa berbahan kulit dengan warna merah menyala serta kaki – kaki yang berbahan logam dengan warna perak sanggup menambah kesan dramatis pada interior desain. Terlebih bila sofa ini ditempatkan di area dengan dinding sekelilingnya yang berwarna abu – abu, maka otomatis kesan dramatis akan terpusat pada sofa ini. Bisa juga Anda memilih kursi atau sofa dengan kain yang bercorak binatang, misal corak kulit harimau, kulit jerapah, atau kulit zebra, hal ini bisa turut menciptakan kesan eksotis, di samping juga mampu menghidupkan kesan dramatis. Sebab, sofa dengan corak kulit hewan tersebut mampu membawa kita pada suasana dramatis di alam liar. Terakhir, pasangkan dengan cermin atau meja rias yang didekorasi dengan banyak ukiran di pinggirannya yang mampu menguatkan kesan dramatis di ruangan tersebut.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment