Ingin Membangun Resort atau Villa? Perhatikan Beberapa Hal Berikut ini

desain villa dan resort_1

Tips dan trik dalam membangun resort atau villa berkonsep unik dan tematik untuk pribadi atau untuk dijadikan lahan bisnis.

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata resort atau villa? Hem, pastilah yang terbayang adalah sebuah tempat yang nyaman, tenang, dan cocok untuk berlibur. Resort – resort ini biasa kita temukan di tempat – tempat wisata atau di pulau – pulau pribadi yang memang didesain untuk tujuan wisata.

Membangun sebuah resort atau villa di Indonesia sepertinya masih cukup menjanjikan, terutama karena banyaknya spot – spot wisata yang belum banyak dieksplor. Resort ini bisa Anda fungsikan untuk keperluan pribadi, atau bisa juga dijadikan ladang bisnis dengan cara disewakan.

Bagi Anda yang berniat membangun sebuah resort atau villa, entah itu resort pribadi maupun resort untuk bisnis, sebaiknya perhatikan beberapa poin di bawah ini yang bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memulai pembangunan resort atau villa.

1. Persiapkan modal yang cukup

Membangun sebuah resort membutuhkan perencanaan yang matang, terutama berkaitan dengan dana atau modal yang harus dikeluarkan. Modal sangat penting untuk diperhitungkan dengan matang terlebih bagi Anda yang ingin membangun resort untuk tujuan bisnis dan bukan untuk kepentingan pribadi. Besaran dana ini bisa disesuaikan dengan tema dan lokasi resort.

2. Pertimbangkan lokasinya

Sebuah resort biasanya identik dengan tempat untuk berlibur dan menenangkan diri. Untuk itu, kebanyakan resort dibangun di pulau yang masih sepi atau di dekat tempat – tempat wisata, seperti gunung atau pantai. Semakin dekat lokasi resort dengan lokasi wisata, tentu harganya akan semakin mahal. Selain itu, semakin populer tempat wisata tersebut, kemungkinan akan semakin besar dana yang harus Anda siapkan. Meski begitu, tempat wisata yang populer tentu akan menarik lebih banyak wisatawan, sehingga peluang untuk menyewakan resort dengan harga yang tinggi juga lebih besar.

Jangan lupa, pertimbangkan juga keberadaan resort, hotel, motel, atau tempat penginapan lain di sekitar lokasi yang akan Anda jadikan resort. Keberadaan tempat penginapan yang menawarkan hal serupa akan meningkatkan pesaing Anda. Jika Anda tetap ingin membangun resort di lokasi tersebut, tunjukkan poin plus, konsep unik, atau akses khusus yang ditawarkan resort Anda dan tidak bisa ditemui di resort lain.

3. Pilih dekorasi dan konsep yang tematik

Dalam mendekorasi sebuah resort atau villa, ada baiknya Anda memilih tema atau konsep yang unik dan dekat dengan alam. Hindari pemilihan desain resort yang modern, kontempore, atau minimalis karena konsep semacam ini sudah umum ditemui di rumah – rumah biasa. Sebaiknya, pilih tema yang dekat dengan alam, seperti mendesain ruangan dengan tema dan dekorasi ala pedesaan, etnik, atau ala pantai dengan elemen tropis yang khas.

desain villa dan resort_2

Desain Arsitektur dan Landscape Villa atau Resort – view 2

4. Perhatikan jumlah kamar dan penataan ruangan

Dalam membangun resort, harap memperhatikan betul penataaan ruangan dan ketersediaan kamar dalam sebuah resort. Menentukan jumlah kamar harus didasari dengan konsep dan tujuan resort itu sendiri, apakah akan didesain dengan konsep privat atau tidak. Jika resort ini merupakan resort privat, tentunya jumlah kamar tak perlu banyak, cukup 2 hingga 3 kamar dalam sebuah resort. Resort privat ini biasanya digunakan oleh pasangan yang ingin berbulan madu atau keluarga kecil yang ingin berlibur.
Sementara resort yang dibangun bukan untuk tujuan privat, sebaiknya buat jumlah ruangan yang lebih banyak, minimal 5. Dengan demikian, resort ini bisa digunakan oleh rombongan wisata atau keluarga besar yang tengah berlibur.

Penataan ruangan merupakan faktor yang tak boleh diindahkan. Penataan ruangan meliputi pemisahaan antara area pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi dengan area yang lebih terbuka seperti ruang tamu, ruang bersantai, ruang menonton TV, atau ruang baca. Kamar mandi sebaiknya ada di setiap kamar tidur, tapi bila tidak memungkinkan, Anda bisa membuat satu kamar mandi di tengah – tengah atau di antara 2 kamar tidur.

Jika terdapat area kosong yang cukup luas, entah di dalam atau di luar ruangan, sebaiknya fungsikan sebagai restoran, mini kafe, atau mini bar. Keberadaan restoran atau mini bar ini sangat dibutuhkan terutama untuk sebuah resort dengan pengunjung yang banyak, jumlah kamar yang banyak, dan tingkat okupansi yang tinggi. Dengan demikian, tamu tidak perlu pergi keluar resort jika mereka ingin menyantap makanan.

desain villa dan resort_3

Desain Arsitektur dan Landscape Villa atau Resort – view 3

5. Buat lanskap dan taman yang indah di sekeliling resort

Penataan sebuah resort tidak harus difokuskan pada bagian interiornya saja. Bagian ekstrerior, lanskap dan taman juga perlu dibentuk dan dirawat sebaik mungkin. Bahkan, lanskap dan taman inilah yang seharusnya lebih ditekankan, mengingat pengunjung yang berlibur di resort mayoritas lebih sering melakukan kegiatan di luar ruangan ketimbang di dalam ruangan. Buat taman – taman yang indah dengan ditumbuhi bunga atau tanaman yang khas daerah tersebut. Juga, tambahkan patio, ayunan, kursi dan meja taman, hingga lampu taman di sekitarnya agar pengunjung bisa menikmati suasana taman baik di siang maupun malam hari.

6. Urus ijin mendirikan resort pada dinas terkait

Agar tidak bermasalah di kemudian hari, sebaiknya urus segala perijinan yang berkaitan dengan pendirian resort ini pada dinas setempat, terutama jika resort ini dibuat untuk tujuan bisnis. Hal ini demi membuat resort Anda legal. Setelah resort ini didaftarkan pada pihak yang berwenang, kemudian Anda akan diberi nomor pajak sehingga setiap pendapatan yang Anda peroleh dengan menyewakan resort ini akan dikenai pajak.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

2 Comments

  1. Saya memiliki lahan 35200m2 yang sangat cocok untuk resort/hotel ataupun villa. Tanah tersebut terletak di daerah Cibaliung :
    • 27 menit ke Tanjung Lesung ( http://www.tanjunglesung.com/ )
    • 30 menit ke Taman Nasional Ujung Kulon ( http://www.ujungkulon.org/ )
    • Dekat Daerah Tambang Emas (http://pertambangan-geologi.blogspot.com/2012/04/sekilas-tentang-tambang-emas-cibaliung.html)
    Degan modal tanah ini, saya ingin digunakn sebagai modal kerjasama

  2. amiruddin salama

    Saya ada lahan di mkassar kawasan puncak .25 menit dari bandara hasanuddin harga.10.000 per meter.luas nya 200 ha

Leave a Comment