Ide Kreasi Batu Bata untuk Outdoor dan Lanskap

desain taman mungil dengan batu bata

Menerapkan penggunaan batu bata untuk lanskap dan outdoor seperti edging, walkways, patio, dan retaining walls/dinding penahan tanah.

Batu bata merupakan material yang cukup sering diterapkan untuk lanskap. Salah satu alasannya adalah karena material ini memiliki tampilan yang klasik yang bisa memberikan kesan elegan dan stylish pada lanskap. Selain itu, material ini cukup fleksibel dalam mengadaptasi kontur tanah atau lanskap, sehingga bisa diterapkan di mana saja, termasuk di sudut – sudut yang sempit dan sulit dijangkau.

Mengingat sifat dari material batu bata yang fleksibel dan serba guna, melalui pembahasan kali ini, Anda akan melihat sudut – sudut atau bagian outdoor mana saja yang bisa dibuat dengan batu bata ini.

Penerapan batu bata pada edging/tepian jalan

Edging merupakan tepian atau pinggiran jalan setapak yang ada di sekeliling rumah kita. Edging yang dibuat dengan material batu bata ini akan memberikan kesan klasik pada halaman atau taman sekitar rumah Anda. Batu bata ini akan memberikan tampilan atraktif pada edging yang kerap diabaikan. Tak hanya memberi kesan menarik, batu bata juga cukup kuat untuk dijadikan edging, meski konsekuensinya Anda harus menata batu bata dengan cukup presisi dan menggunakan zat perekat/semen yang kuat. Dengan demikian, posisi edging bisa lebih stabil dan bertahan cukup lama.

Batu bata yang diterapkan pada edging ini bisa berupa hamparan batu biasa yang terpasang di lantai dan menyatu dengan paving, atau bisa berdiri sendiri untuk menciptakan raised border sehingga nampak seperti yang biasa dijumpai di taman – taman klasik ala Eropa.

Dalam hal instalasi pun batu – bata ini cukup mudah. Cukup petakan lahan yang digunakan sebagai edging, lalu pasang batu bata secara berjajar. Rekatkan dengan semen. Semen memiliki posisi penting disini. Selain untuk membuat agar batu bata lebih kuat, semen juga menghambat tumbuhnya rumput dan tanaman liar pada batu bata.

landscape edging

Penggunaan Batu Bata pada Edging dan Walkway

Penggunaan batu bata untuk walkways / jalan setapak

Walkways atau jalan setapak pada taman atau halaman rumah sebaiknya dipaving untuk memberi kesan khusus. Batu bata bisa dipilih sebagai material pavingnya, terutama jika rumah Anda memiliki gaya desain tradisional atau etnik. Dengan begitu, keberadaan walkways dari batu bata ini akan semakin menguatkan nunasa klasik dan tradisional rumah Anda.

Walkways yang dibuat dari batu bata juga meminimalisir resiko terpeleset terutama ketika jalanan licin paska hujan. Namun, batu bata mungkin akan rapuh seiring berjalannya waktu karena terus dilalui orang yang berlalu lalang. Namun tak perlu khawatir, sebab memperbaikinya cukup mudah. Tinggal lepaskan batu bata yang retak/hancur, kemudian ganti dengan yang baru.

Karena sifatnya yang fleksibel dan versatile, Anda bisa membuat walkways yang lurus maupun yang berbentuk sedikit melengkung dengan batu bata ini.

Batu bata sendiri hadir dalam warna yang bervariasi, tergantung jenis tanah yang digunakan untuk membuat batu bata tersebut. Namun, khusus untuk batu bata yang digunakan pada walkways, pilih batu bata dengan warna merah yang cenderung gelap agar lebih menyatu dengan tanah. Selain itu, Anda bisa juga memilih batu bata dengan warna yang senada dengan batu bata yang ada pada fasad atau eksterior rumah. Sehingga, batu bata yang ada di satu kawasan tersebut terlihat matching.

Pemasangan batu bata untuk Patio

Patio yang terbuat dari batu bata bisa menghadirkan kesan hangat, bersahaja, dan nyaman, sehingga cocok digunakan untuk area bersantai sambil menikmati suasana outdoor. Pemasangan batu bata pada patio juga menguntungkan, karena warna batu bata yang alami tidak mudah memudar, sehingga kita tak perlu lagi melakukan pengecetan. Selain itu, bila dibandingkan dengan material lain untuk patio, maka batu bata ini paling murah dan terjangkau.

Tak hanya itu, dengan batu bata ini Anda bisa berkreasi dengan bentuk – bentuk patio yang tak biasa. Anda bisa menempatkan batu bata dalam bentuk sirkuler, persegi, atau segi enam. Anda juga bisa menempatkan elemen dekoratif dengan menata batu bata dengan ketinggian yang tidak sama.

Jika Anda mau, Anda bisa mengkombinasikan batu bata ini dengan material lain, seperti batu alam, beton, kerikil, atau keramik sebagai border/pinggirannya. Material lain ini sekaligus menghadirkan warna dan tekstur yang berbeda dan kontras dengan warna/tekstur batu bata.

retaining wall

Penggunaan Batu Bata pada Patio dan Retaining Wall

Membuat retaining wall/dinding penahan tanah dari batu bata

Jika Anda tinggal di area dengan lanskap yang miring, sebaiknya buat retaining wall atau dinding penahan tanah pada sekeliling rumah Anda. Hal ini berguna untuk menghindari longsor yang bisa mengancam rumah Anda. Batu bata bisa dijadikan salah satu material pada dinding penahan ini. Namun, dinding batu bata ini mungkin tidak cukup kuat untuk menahan longsor yang cukup besar.

Solusinya, Anda bisa membangun dinding beton, kemudian pasangkan batu bata pada bagian luarnya untuk menciptakan kesan klasik yang kita inginkan. Atau jika kontur tanah di sekitar rumah Anda memiliki kemiringan yang tak terlalu curam dan kemungkinan longsornya tak terlalu besar, maka cukup buat dinding penahan dari batu bata yang direkatkan dengan semen yang kuat.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment