Hobi Menari? Miliki Studio Tari Sendiri di Rumah

studio tari dirumah

Tips dalam membuat dan mewujudkan studio tari profesional di rumah dengan perlengkapan yang memadai.

Aktifitas fisik tidak hanya bisa disalurkan melalui bekerja atau berolahraga saja. Menari bisa menjadi salah satu cara untuk membuat tubuh kita aktif bergerak. Menari bisa membuat bentuk tubuh lebih indah. Selain itu, menari memiliki kelebihan lain, karena aktifitas ini tak hanya memungkinkan kita mengolah tubuh lewat gerakan indah, tapi juga mengolah kemampuan otak kita untuk menghafal gerakan dan memadukannya dengan ritme dan iringan musik. Melalui tarian, kita juga bias mengekspresikan kebutuhan seni. Dan yang tak kalah penting, dengan berlatih tari terutama tari tradisional, kita bisa turut melestarikan kebudayaan Indonesia.

Bagi anak – anak, berlatih tari juga bisa mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Melihat begitu banyak manfaat dari aktifitas menari ini, tak salah bila banyak orang menjadikan aktifitas ini sebagai hobi, bahkan profesi.

Pentingnya memiliki studio tari pribadi di rumah

Untuk bisa berlatih tari dengan baik, tak ayal dibutuhkan ruang atau studio tari yang tepat. Namun, kadang kita mesti pergi ke studio tari khusus jika ingin berlatih. Bagi Anda yang memang hobi menari atau ingin terjun di bidang ini, alangkah baiknya untuk membangun studio tari sendiri di rumah. Mengingat studio tari adalah ruang yang fleksibel, tak sulit untuk mewujudkannya. Yang Anda butuhkan adalah menyiapkan area yang cukup luas untuk disulap menjadi studio tari pribadi.

Bagaimana mengawali pembuatan studio tari di rumah? Detail – detail apa saja yang perlu ditambahkan pada studio tari? Untuk menjawabnya, simak penjelasannya berikut ini.

Perlengkapan yang mesti disediakan pada studio tari:

  • Area yang cukup luas
  • Lantai kayu / parket
  • Cermin
  • Cat
  • Poster / aksesoris lain
  • Kursi panjang
  • Rak sepatu
  • Ruang ganti

Langkah – langkah dalam mewujudkan studio tari:

1. Sediakan area yang lapang dan tidak digunakan

Telitilah area di sekitar rumah Anda, apakah ada area yang tidak digunakan agar bisa dijadikan studio tari. Anda bisa menggunakan kamar tidur, basement, garasi yang tidak terpakai, atau sebuah ruang kosong yang terpisah dari bangunan utama.

2. Pasang jenis lantai yang nyaman untuk digunakan menari

Ketika menari, pastinya kita ingin agar lantai nyaman, halus, dengan permukaan yang rata dan tidak berkelok – kelok. Hal ini juga agar kaki lebih fleksibel ketika melangkah dan mempraktekkan gerakan – gerakan sulit. Maka, lantai parket adalah pilihan yang paling cocok karena karakter permukaanya yang halus dan kesat / tidak mudah licin, sehingga tidak mudah menyebabkan terpeleset. Juga, untuk studio tari sebaiknya hindari lantai dari beton atau semen, karena permukaannya terlalu kasar dan bisa membuat kita mudah terjatuh hingga terluka.

Khusus untuk studio tari professional / studio tari yang dikomersilkan, lantainya mesti didesain khusus untuk tari dan biasanya dilakukan oleh ahlinya. Perusahaan – perusahaan seperti Stage step di Amerika Serikat dan The Ballet Barre Company di UK yang biasa menyediakan kebutuhan instalasi lantai khusus untuk studio tari.

studio tari

Contoh Desain Interior Studio Tari di Rumah

3. Cat dindingnya dengan warna yang netral

Agar tidak mengganggu fokus saat menari, sebaiknya pilih warna – warna netral untuk dinding studio tari. Usahakan pilih warna krem, cokelat muda, putih gading, atau kuning muda agar bisa memantulkan pencahayaan yang optimal. Jangan pilih warna yang gelap atau terlalu kontras, sebab akan menggangu konsentrasi kita dalam menghafal gerakan.

4. Lengkapi dengan furnitur – furnitur seperlunya

Untuk studio tari, usahakan agar ruangan ini lapang tanpa banyak furnitur di dalamnya. Hal ini demi kebebasan dalam melakukan gerakan. Terlebih jika ketika latihan, ada beberapa orang yang latihan sekaligus. Keberadaan furnitur yang tidak penting dikhawatirkan akan mengganggu gerakan. Jika ingin menghadirkan furnitur, cukup sediakan kursi panjang tanpa sandaran untuk beristirahat jika Anda merasa lelah saat menari.

Namun, kadang kita membutuhkan beberapa tempat untuk menaruh peralatan kita. Maka, tak ada salahnya menyediakan ruang tambahan tepat di samping studio tari. Ruang tambahan ini bisa dijadikan area untuk berganti pakaian atau untuk menaruh tas, handuk, sepatu, atau alat – alat yang diperlukan saat menari, misalnya selendang atau hola hoop.

5. Jangan melupakan unsur estetik

Meski studio tari biasanya hanyalah area untuk berlatih menari, namun penting bagi Anda untuk memberi sedikit sentuhan estetis di area ini. Satu hal yang tak boleh dilewatkan, cermin. Ya, cermin sangat signifikan dalam studio tari karena dengan ini, akan membantu kita untuk meniru gerakan instruktur, menghafal gerakan , hingga menyelaraskan gerakan dengan penari lain. Jangan lupa, tambahkan tirai kecil pada cermin ini agar cermin bisa terlindungi saat studio tari tidak digunakan. Dengan begitu, Anda tidak harus membersihkannya setiap saat.

Dekorasi lain yang bisa ditampilkan misalnya poster penari idola kita. Dengan demikian, kita akan terus termotivasi untuk bisa seperti mereka. Bagi Anda yang narsis, bisa juga Anda memajang foto pribadi saat Anda menari atau piagam penghargaan yang Anda raih dalam kompetisi menari. Anda bisa meletakkan foto atau piagam tersebut dalam pigura dan digantung berjejeran di dinding.

Tips Penting:

Usahakan jangan memfungsikan studio tari untuk kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan menari. Hal ini untuk menjaga agar lantainya tetap halus dan awet dan tidak mudah tergores

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

2 Comments

  1. Monica Angelica (Heaven Dancing Queen member)

    Thanks

  2. Monica Angelica (Heaven Dancing Queen member)

    Thanks

Leave a Comment