Furnitur Anda Rusak Karena Terkena Air atau Terbakar? Intip Solusinya Berikut Ini

memperbaki sofa rusak_1

Tips dan cara singkat untuk memperbaiki dan merestorasi furnitur yang rusak akibat basah terkena air atau terbakar.

Tidak bisa dipungkiri bahwa furnitur merupakan aset yang berharga dalam rumah kita. Keberadaanya tak hanya sebagai aspek yang bersifat fungsional saja, tapi juga mampu melengkapi sudut – sudut rumah. Harga furnitur tertentu pun bisa selangit, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dengan spesifikasi, desain, dan material furnitur. Bahkan untuk furnitur klasik dan antik yang bernilai sejarah tinggi, harganya bisa mencapai ratusan juta.

Namun, apa jadinya jika furnitur yang Anda sayangi menjadi rusak karena basah terkena air paska kebanjiran atau justru terbakar? Pasti ada rasa kekecewaan di hati, terutama jika furnitur yang rusak tersebut adalah furnitur yang memiliki nilai sejarah tinggi dan harganya juga tak murah. Jika hal ini terjadi, jangan langsung panik, sedih, dan membuang furnitur tersebut begitu saja. Sebaliknya, dengan sedikit ketelatenan, furnitur yang rusak ini masih bisa diperbaiki atau direstorasi menjadi furnitur baru. Sebab, kini banyak perusahaan jasa desain furnitur yang bersedia menerima proyek restorasi furnitur yang rusak ini.

Restorasi atau perbaikan furnitur yang terkena air atau api ini bisa Anda limpahkan pada profesional yang ahli di bidangnya. Namun, Anda juga bisa melakukannya sendiri dengan memperhatikan cara – cara di bawah ini.

A. Perbaikan/restorasi furnitur karena basah terkena air paska kebanjiran

Hal yang mesti dilakukan:

  • Jika yang rusak adalah lemari atau kabinet, buka dan bongkar semua sekat – sekat hingga lacinya. Angin – anginkan furnitur ini untuk mengurangi tingkat airnya. Untuk furnitur yang terbuat dari kayu, Anda bisa menaburkan baking soda untuk membantu mempercepat penyerapan kelembaban.
  • Gunakan kipas angin untuk membantu mempercepat proses pengeringan. Atau jika rumah Anda memiliki fitur/alat dehumidifier, tempatkan furnitur ini dekat dengan alat tersebut.
  • Jika mulai timbul jamur atau lumut di permukaan furnitur, sebaiknya segera hilangkan dengan menggunakan campuran bleaching, yakni campuran antara air hangat dengan deterjen. Bisa juga Anda membuat campuran cuka dengan air hangat dengan komposisi 50:50 yang cukup ampuh membunuh jamur dan sporanya. Semprotkan campuran ini dipermukaan kayu, kemudian gosok dengan kain yang kering.
  • Bersihkan permukaan kayu secara menyeluruh untuk membersihkan sisa – sisa lumut dan jamur yang menempel. Sebaiknya gunakan sabun atau clearner khusus untuk membersihkan permukaan kayu. Kemudian keringkan.
  • Jangan mengeringkan furnitur yang masih basah di bawah terik matahari langsung, terutama untuk furnitur berbahan kayu. Sebab, sinar matahari ini cukup riskan dan bisa membuat tekstur dan permukaan kayu menjadi mengkerut dan sedikit bengkok.
  • Dalam jangka waktu beberapa hari, biasanya akan timbul selaput tipis dan bening di permukaan furnitur. Bila hal ini terjadi, jangan khawatir sebab selaput ini merupakan moisture (kelembaban) yang terperangkap di permukaan cat/finishing furnitur. Jika Anda ingin menghilangkan selaput tersebut, sebaiknya keringkan lagi bagian yang terdapat selaput tersebut dengan menggunakan hair dryer dengan level panas yang rendah.

memperbaki sofa rusak_2

Contoh Sofa yang Rusak Karena Terbakar

B. Perbaikan / restorasi furnitur karena terbakar

Dalam memperbaiki furnitur yang terbakar, Anda perlu melihat tingkat keparahannya. Jika furnitur masih sempat diselamatkan dan bagian yang terbakar tak terlalu besar, lakukan hal – hal di bawah ini.

  • Gunakan refinisher untuk bagian – bagian yang terbakar.
  • Dengan menggunakan pisau, kikislah permukaan yang terbakar tadi.
  • Beri finishing atau cat ke bagian yang terkikis untuk menyamarkan agar bagian tersebut tidak terlihat ganjil.
  • Paska terbakar, biasanya akan ada bau asap yang ditimbulkan furnitur. Anda bisa menghilangkan bau asap tersebut dengan menaburkan baking soda. Baking soda ini cukup membantu menyerap bau asap. Selain itu, Anda bisa menambahkan wewangian/pewangi lemari. Bisa juga Anda menggunakan bunga atau buah yang memiliki bau menyengat, misalnya buah lemon dan tempatkan di furnitur selama beberapa jam hingga bau asapnya tersamarkan.

Khusus pada furnitur yang terbakar, perbaikan mungkin perlu dilakukan lebih signifikan dan serius. Sebab paska terbakar, mungkin akan timbul lubang, bagian yang menganga, atau bagian yang tidak rata pada furnitur. Sehingga, furnitur juga akan menjadi sedikit tidak stabil dan mudah goyah.

Jika kerusakan yang terjadi tidak terlalu signifikan, mungkin furnitur masih bisa digunakan kembali dengan cara ditambal. Namun jika kerusakan sudah cukup besar, Anda bisa mengirim furnitur tersebut ke jasa restorasi furnitur yang kini mulai banyak ditemui di kota besar.

Jasa restorasi furnitur akan mempertimbangkan apakah furnitur tersebut perlu disempurnakan dengan cara ditambal atau malah diubah total menjadi sesuatu yang baru dengan memanfaatkan bagian – bagian yang masih bisa digunakan. Hal ini mungkin saja dilakukan, terutama jika furnitur Anda terbuat dari kayu yang cukup berharga, misal kayu jati dan mahoni.

Mengingat sifat kayu yang fleksibel, maka tidak sulit untuk membuat sesuatu yang baru dengan material ini. Namun, dibutuhkan juga ketrampilan dan pengalaman dari desainer dan profesional dalam melakukan restorasi furnitur. Jika dikerjakan dengan serius, bukan tak mungkin furnitur hasil restorasi ini jauh lebih bagus dari furnitur sebelumnya. Tertarik untuk mencoba?

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment