Desain Rumah Bergaya Modern Eklektik

Kepada Yth. Bapak Arsitek Aria dan Tim,

Saya memiliki sebidang tanah seluas +/- 235 m2 (Lebar: 9,50 m , Panjang kiri: 22 m, Panjang Kanan: 27 m). Dibagian samping kanan dan samping kiri sudah berdiri bangunan. Diatas tanah itu saya akan membangun rumah tinggal untuk kami sekeluarga. Konsep rumah yang kami inginkan adalah rumah modern namun terdapat unsur tradisional dalam bentuk bangunannya. Penggunaan material juga berbagai macam, kami ingin kombinasi batu alam, kayu, kaca dan besi ada dirumah kami.

Kami punya banyak perabot yang sudah termasuk antik untuk ukuran jaman sekarang, namun kami ingin perabot tersebut tetap dimanfaatkan sebagai aksesoris pengisi ruangan. Menurut kami, perabot tersebut kualitas dan kekuatannya masih baik sekali, hanya modelnya saja yang sudah ketinggalan. Kami berharap desain rumah kami nantinya bisa mengakomodasi barang-barang tersebut, termasuk selera kami atas bentuk bangunan atau rumah tradisional Indonesia yang dikombinasikan dengan model kekinian (desain rumah bergaya eklektik).

Saya tertarik untuk menggunakan jasa bapak arsitek aria dan tim architectaria untuk mendesain dan merencanakan rumah keluarga kami tersebut. Berikut ini adalah perkiraan kebutuhan ruang untuk rumah kami:

– Ruang Tamu
– Ruang Keluarga dan Ruang Makan Yang Menyatu.
– 1 Dapur dan Laundry Room (Dilantai 1)
– 1 buah Kamar Tidur Utama Yang dilengkapai Kamar Mandi Dalam (Dilantai 1 atau 2)
– 1 buah Kamar tidur Untuk Orang Tua Saya
– 1 buah Kamar tidur Untuk Tamu
– 1 Kamar Mandi Umum (Dilantai 1)
– 2 Kamar Tidur Anak (Dilantai 1 atau 2)
– 1 Ruang Khusus Untuk Kerja (Dilantai 2)
– Ruang Untuk Bersantai (Dilantai 2)
– Balcony atau Area Observasi (Dilantai 2)

Saya menginginkan rumah yang dibangun tersebut masih tersedia cukup lahan untuk taman atau kolam kecil. Bila memungkinkan, kami menginginkan taman tidak hanya ada didepan dan dibelakang rumah. Bila perlu ada taman kecil atau taman mungil dibagian dalam rumah dan menjadi area sirkulasi udara bagi kamar-kamar didalam rumah tersebut.

Demikian kebutuhan saya, kami menunggu follow up dari pihak bapak arsitek aria atau tim.

Terima kasih,

Ali Hermawan
************@yahoo.com

…………………………….

Sebuah rumah seharusnya mencerminkan citra dan jati diri dari pemiliknya. Desain eksterior rumah dan penataan interior didalamnya biasanya disesuaikan dengan selera pribadi sang pemilik rumah. Desain eksterior dan desain interior rumah harus dilakukan sedemikian rumah sehingga membentuk harmonisasi yang sempurna. Jika anda memiliki atensi atau ketertarikan pada gaya dekorasi tertentu, atau menyukai aksesoris ruangan dan perabotan dengan gaya tertentu, sebaiknya desain rumah anda mengakomodasinya.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menuliskan artikel berdasarkan salah satu case client kami. Bapak Ali Hermawan, beliau akan membangun rumah untuk keluarganya. Beliau menyukai arsitektur bergaya tradisional, namun konsep modern juga tidak lepas dari perhatian beliau. Dari permintaan awal yang disampaikan kepada kami, sudah bisa ditebak bahwa konsep desain rumah yang pas buat bapak Ali dan keluarganya adalah Desain Rumah Bergaya Eklektik.

Gambar Tampak Depan Rumah Bergaya Modern Eklektik

Gambar Tampak Depan Rumah Bergaya Modern Eklektik (View Pagar)

Konsep desain rumah bergaya eklektik adalah konsep yang menggabungkan berbagai jenis aliran desain, dari penggabungan berbagai konsep desain tersebut akan tercipta satu konsep yang bersifat personal dan sesuai dengan keinginan dari pemilik rumah. Konsep desain rumah bergaya eklektik ini bisa diterapkan pada desain eksterior maupun desain interior ruangan.

Lantai 1

Desain rumah bergaya modern eklektik ini terdiri atas 3 buah kamar dilantai 1. Sebuah kamar berukuran 4,25 m x 5,00 m diperuntukkan sebagai kamar orang tua dari bapak Ali. Kamar ini dilengkapi kamar mandi didalam berukuran 2,00 m x 2,00 m. Selain kamar mandi dalam, kamar tidur ini juga dilengkapi dengan lemari tanam (wardrobe). 2 buah kamar masing-masing berukuran 4,00 m x 4,00 m dibagian tengah dan 4,00 m dan 3,50 m dibagian depan. Kedua kamar tersebut rencananya akan difungsikan sebagai kamar bagi asisten rumah tangga maupun tamu yang berkungjung atau menginap dirumah, satu kamar lagi dapat dimanfaatkan sebagai kamar tidur anak. Masing-masing kamar ini juga dilengkapi dengan lemari tanam (wardrobe).

Dapur dan area servis kami letakkan dibagian belakang rumah, tepatnya disebelah kiri. Berdekatan dengan dapur kami meletakkan kamar mandi yang berukuran 2,00 m x 2,00 m. Kamar mandi ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh tamu, asisten rumah tangga maupun penghuni rumah lainnya. Dibagian belakang ini juga kami siapkan area untuk cuci dan jemur. Sebuah taman berukuran +/- 4,50 m x 4,50 kami letakkan persis dibelakang kamar tidur orang tua bapak Ali. Taman dibagian belakang rumah secara khusus bisa diolah menjadi taman relief dan bisa dikombinasikan dengan air terjun buatan lengkap dengan sirkulasi airnya.

Ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan kami letakkan dibagian tengah bangunan, kami menyiapkan area berukuran 5,50 m x 5,00 m sebagai space untuk ruang keluarga sekaligus ruang makan ini. Letak ruang yang persis berada didekat dapur memudahkan aktivitas memasak dan menyajikan hidangan makanan. Dapur yang berdekatan ruang makan yang direncanakan menyatu juga baik bagi penghuni rumah jika ingin mengadakan kegiatan sosialisasi. Seperti yang sudah sama-sama kita fahami, saat ini kegiatasn sosialisi antar anggota keluarga atau antar kerabat biasanya dilakukan dibagian ‘belakang’ rumah. Dapur bukan lagi menjadi area yang harus disembunyikan karena ketidak-teraturannya. Dengan desain yang tepat, dapur adalah area yang layak untuk diekspose dan dipamerkan. Dari dapur tersebut, para tamu akan menilai kualitas pemilik rumah.

Gambar Denah/Layout Lantai 1 – Desain Rumah Modern Eklektik

Sebuah ruang tamu berukuran 4,00 m x 3,00 m dibagian depan, dengan luasan 12,00 m2 ruangan tersebut cukup luas untuk dijadikan tempat menjamu tamu yang berkunjung kerumah bapak Ali. Karena space lahan yang dimiliki oleh bapak Ali cukup lega, maka kami dapat dengan leluasa merencanakan tata letak ruangan dan menempatkan ruang tamu ini terpisah dari living area. Pemisahan antara ruang tamu dengan living area ini mengacu pada konsep desain rumah-rumah di Indonesia yang jelas memisahkan fungsi ruang, ruang umum dan ruang private.

Dibagian depan rumah, kami menyiapkan space berukuran 4 ,00 m x 6,00 m untuk carport. Selain carport dibagian depan, kami juga menyiapkan sebuah front garden berukuran 6,00 m x 5,00 m. Taman berukuran 30 m2 cukup luas untuk menempatkan aneka vegetasi, tanaman hias maupun area resapan air hujan. Pemilihan jenis tanaman yang tepat tentunya akan meningkatkan nilai estetika bangunan, sementara area terbuka seluas 30 m2 itu juga sangat cukup untuk mendukung konsep rumah yang ramah lingkungan dengan memberikan area resapan air seluas-luasnya.

Lantai 2

Pada lantai 2 ini kami rencanakan terdapat 3 buah ruangan atau kamar. Sebuah kamar tidur utama milik bapak Ali berukuran 4,25 m x 5,00 m kami tempatkan dibagian belakang, persisnya disebelah kanan. Kamar tidur utama ini dilengkapi dengan kamar mandi dalam berukuran 2,00 m x 2,00 m, secara geometris letak kamar mandi dilantai 2 ini sejajar dengan kamar mandi milik orang tua bapak Ali dibagian bawah (lantai 1). Perletakan posisi kamar mandi yang sejajar ini akan memudahkan proses pekerjaan plumbing dan distribusi air melalui pipa-pipa pada bangunan lantai 1 dan lantai 2.

Dibagian belakang kami rencanakan sebuah balkon berukuran 2,50 m x 7,00. Balkon ini hanya bisa diakses melalui kamar tidur utama milik bapak Ali, ditempat ini beliau bisa bersantai menikmati taman belakang rumah. Menikmati taman melalui lantai 2, sebuah sensasi seolah-olah beliau berada di observation area. Tidak persis sama memang sensasinya, namun saya pikir cukup menyenangkan.

Tepat disamping kiri kamar tidur utama kami letakkan sebuah ruangan berukuran 4,00 m x 4,25 m. Ruangan ini nantinya akan difungsikan sebagai ruang kerja bapak Ali. Sebuah ruang kerja, baik yang betul-betul difungsikan sebagai ruangan untuk menyelesaikan berbagai macam tugas dan pekerjaan maupun ruang yang hanya dimanfaatkan sebagai ruang baca adalah sesuatu yang harus ada pada rumah-rumah masa kini. Ruangan ini dapat juga dimanfaatkan sebagai library room buat anak-anak bapak Ali. Sebuah ruang yang direncanakan sebagai ruang untuk melakukan aktivitas pekerjaan, dapat juga difungsikan sebagai ruang untuk berkumpul dan bersosialisasi antara anak dan orang tuanya.

Dibagian depan kami rencanakan sebuah kamar tidur berukuran 4,00 m x 4,00 m. Kamar ini nantinya akan diperuntukkan bagi anak bapak Ali. Layaknya kamar-kamar yang ada dilantai 1, kamar anak dilantai 2 ini juga dilengkapi dengan lemari tanam (wardrobe). Posisinya yang berdekatan dengan kamar utama milik orang tua, membuat orang tua bisa memilih untuk menempatkan anak paling kecil untuk menempati kamar tersebut. Atau mungkin menempatkan anak perempuan (putri) dikamar tersebut, sehingga orang tua lebih mudah untuk mengawasi putrinya.

Sebuah ruang berukuran 5,25 m x 5,00 m dibagian tengah kami rencakan sebagai area untuk bersantai. Area ini juga bisa dijadikan entertaining space untuk menonton TV atau film, bisa juga dijadikan living room khusus untuk anggota keluarga. Jika ruang keluarga dilantai 1 dibuat menyatu dengan ruang makan membuat ruang tersebut juga mungkin untuk diakses oleh tamu atau kerabat lainnya, maka living room dilantai 2 ini adalah ruang atau area khusus hanya untuk bapak Ali, istri dan anak-anaknya saja.

Inilah salah satu alasan yang sering saya ungkapkan ketika ada orang yang bertanya; kenapa anda menjadi arsitek? Arsitek adalah salah satu dari sedikit profesi yang memungkinkan kita untuk merubah pola atau cara hidup orang banyak. Layaknya dokter yang menyadarkan kita tentang arti pentingnya kesehatan atau hidup sehat, arsitek melalui karyanya juga mampu merubah pola hidup sebuah keluarga. Tiap-tiap rumah yang kami rencanakan, kami selalu berusaha untuk merencanakan rumah dengan ruang-ruang yang mampu menyatukan seluruh anggota keluarga.

Gambar Denah/Layout Lantai 2 – Desain Rumah Modern Eklektik

Besarnya biaya konstruksi yang diperlukan untuk membangun rumah bergaya modern eklektik dengan luas total bangunan +/- 350 m2 ini adalah berkisar: IDR. 1.050.000.000. Demikianlah posting artikel kali ini yang membahas tentang Desain Rumah Bergaya Modern Eklektik, jika ada diantara anda yang kebetulan memiliki kebutuhan yang sama dan menyukai desain rumah seperti yang saya tampilkan kali ini maka anda dapat menggunakannya. Jika anda membutuhkan gambar teknis untuk membangunnya, silahkan menghubungi kami by email atau langsung menghubungi melalui nomer-nomer telfon seperti yang tercantum di page contact kami.

Selamat berakhir pekan..

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

4 Comments

  1. uthie

    Wah tiap minggu ada posting tentang desain rumah ya mas?

    Saya baca diinternet, katanya desain rumah (eksterior dan interior) bergaya modern eklektik akan menggantikan trend desain bergaya modern minimalis ditahun 2012 ini. betulkah mas?

    • @Uthie,

      Sepertinya tahun ini konsep desain eklektik belum bisa menggantikan desain modern minimalist. Mungkin masih beberapa tahun yang akan datang.

      Regards,

      Aria

  2. irma hariyanti

    Thanks for this free home design. May god bless you and fams..

    • @Irma Hariyanti,

      U’re welcome.

      regards,

      Aria

Leave a Comment