Desain Kamar Mandi Seperti Apa yang Diinginkan Laki – Laki? Cek Kamar Mandi Pria Bergaya Maskulin ini!

kamar_mandi_pria_1

Desain kamar mandi pria bergaya maskulin beserta cara mewujudkannya dan hal – hal apa saja yang perlu dihadirkan di dalamnya.

Perempuan identik dengan menghabiskan banyak waktu di kamar mandi dibandingkan laki – laki. Hal ini menyebabkan desain kamar mandi yang umum di pasaran cenderung bernuansa feminis, yakni cenderung mengikuti selera perempuan. Bagaimana jika kamar mandi didesain dengan mengikuti selera laki – laki? Tentu, tampilan yang lebih maskulin akan jelas terlihat. Meski maskulin, bukan berarti kamar mandi menjadi tidak stylish. Desain interior kamar mandi pria dengan gaya maskulin akan dibahas pada artikel kali ini beserta cara mewujudkannya dan hal – hal apa saja yang perlu dihadirkan.

Warna cat dinding: Pertimbangkan warna – warna palet. Warna – warna seperti hijau pandan, biru muda, atau beige bisa dipilih sebagai warna dasar, kemudian tambahkan warna lain seperti cokelat atau abu – abu sebagai aksennya. Khusus untuk kamar mandi pria berukuran kecil, aplikasikan warna – warna yang lebih muda agar tak terlihat kusam dan semakin sempit. Dengan cara ini, akan tercipta kesan damai dan menenangkan dalam kamar mandi.

Pasang ubin / flooring yang memiliki pattern atau bertekstur. Untuk menambah nuansa maskulin dalam kamar mandi pria, aplikasikan flooring yang tepat, di antaranya ubin dengan warna abu – abu atau kecoklatan, menyesuaikan warna dasar yang sudah dipilih. Ubin keramik atau batuan alam bisa dijadikan opsi, karena kedua material ini cukup mudah didapatkan dan mudah dibersihkan. Untuk ubin dari batuan alam misalnya, ubin ini cocok dipilih karena memiliki tekstur khusus, dengan warna abu – abunya yang alami, sehingga kotoran tidak akan jelas terlihat.

Aplikasikan power shower pada faucet/kran untuk meningkatkan tekanan air yang keluar dari shower. Shower dengan tekanan air yang berbeda – beda, dari yang lembut hingga keras, mampu memberikan sensasi tersendiri bagi pria. Mandi dengan tekanan air tertentu yang keluar dari shower juga dipercaya mampu menghilangkan stress bagi seseorang. Jika masih ada space yang tersisa, Anda bisa menginstal whirlpool tub dengan jet untuk relaksasi.

Tempatkan bak cuci tangan (basin) dengan ukuran bak yang luas. Ukuran dan jangkauan tangan pria rata – rata lebih besar dibandingkan dengan jangkauan tangan wanita. Untuk itu, diperlukan bak cuci tangan (basin) yang ukurannya juga lebih besar. Sebab, di sini pria tak hanya melakukan aktifitas seperti cuci tangan saja, tapi juga cuci muka, sikat gigi, dan berkumur di pagi hari. Ukuran bak yang luas akan memudahkan mereka dalam melakoni aktifitas – aktifitas tersebut.

Shower curtain dengan warna yang lebih muda atau lebih gelap. Sebagai penyeimbang warna dasar dalam kamar mandi laki – laki, aplikasikan shower curtain dengan warna senada namun tone yang lebih gelap atau lebih terang. Pilih curtain atau tirai polos tanpa motif, namun terbuat dari material yang terkesan tough dan heavy. Anda bisa memilih bahan katun atau kanvas sebagai opsi tirai kamar mandi pria.

Aplikasikan window treatment yang tepat. Ketimbang memasang gorden atau tirai pada jendela kamar mandi pria, sebaiknya pilih Roman shades atau blinds yang bisa mengaburkan pandangan dari luar, sehingga bisa menjaga privasi orang yang berada di dalam kamar mandi. Bahan lain yang bisa digunakan untuk window treatment pada kamar mandi pria yakni frosted glass, yaitu sebuah kaca yang buram dan tidak tembus pandang.

Pencahayaan pada kamar mandi pria. Pilih pencahayaan yang simple dan mampu merefleksikan kepribadian pria serta mampu meningkatkan kesan maskulin pada kamar mandi. Overhead lighting dengan sebuah kipas merupakan pilihan terbaik untuk diaplikasikan pada kamar mandi bergaya maskulin. Untuk pencahayaan tambahan, Anda bisa menempatkan overhead atau vanity lighting di atas cermin untuk membantu pria merapikan rambut dan bercukur.

kamar_mandi_pria_2

Desain Interior dan Aksesoris Kamar Mandi Pria

Cukup tempatkan aksesoris yang penting – penting saja. Berbeda dengan kebanyakan perempuan, laki – laki biasanya lebih menyukai aksesoris kamar mandi yang simple dan fungsional. Beberapa aksesoris kamar mandi pria yang wajib antara lain towel holder dan keset yang lokasinya dekat dengan shower. Pilih keset dan handuk yang berwarna abu – abu atau warna lain yang lebih gelap guna menunjukkan kontras dengan warna dasar yang ada di dalam kamar mandi. Handuk dan keset berwarna gelap juga akan menyamarkan noda / kotoran, cocok bagi pria yang malas untuk mencuci dengan sering.

Pilih toilet dengan desain minimalis, nyaman, dan ringkas. Kenyamanan menjadi hal utama bagi pria, termasuk dalam memilih jenis toilet. Maka dari itu, fokus pada kenyamanan ketika memilih toilet. Usahakan pilih toilet dengan dudukan yang ada bantalannya. Bila masih ada space di samping toilet, tak ada salahnya menginstal urinal.

Ingin menempatkan aksesoris tambahan? Pastikan aksesoris dengan desain utilitarian. Pria jarang menempatkan aksesoris atau ornamen kamar mandi yang sifatnya hanya tempelan atau pajangan saja. Ketika mereka menempatkan aksesoris khusus, biasanya aksesoris tersebut tak hanya unik dan indah dipandang, tapi juga memiliki fungsi. Misalnya, cermin dengan frame yang maskulin, tempat sikat gigi dan tempat sabun dengan bentuk unik, dsb. Kebanyakan, aksesoris – aksesoris tersebut memiliki desain yang utilitarian (memiliki manfaat).

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment