Desain Interior Apartemen Type Studio

Mendesain interior sebuah apartemen type studio yang luas areanya terbatas adalah sebuah pekerjaan yang sedikit rumit. Kita harus kreatif dan menemukan solusi sebagai jalan tengah diantara dua tujuan; membagi space apartemen studio menjadi beberapa kamar dan membuat desain interior dan dekorasi yang terkesan nyaman dan lapang. Keduanya harus bisa dipenuhi, fungsi dan estetika ruangan apartemen studio tersebut.

Dengan perencanaan dan desain yang tepat, kita akan mendapatkan apartemen studio yang nyaman, dengan pengaturan ruang yang baik dan tetap memberikan privasi. Sebuah tautan antara fungsionalitas dan gaya, menciptakan apartemen studio yang nyaman untuk ditinggali.

Furniture

Kecilkan ukuran furniture anda, anda mungkin menyukai furniture berukuran besar seperti; sofa besar dengan carving, spring bed ukuran king size, coffee table dari kayu ebony berdimensi besar, dsb. Furniture-furniture tersebut tidaklah salah, yang salah adalah bahwa dia berada pada ruangan yang terlalu sempit untuk menampung semuanya. Big furniture become overbearing in small space. Gunakan sofa berukuran kecil dan ramping sehingga sofa anda tidak menghabiskan banyak floor space dan visual space, tidak makan tempat dan tidak bikin pandangan mata jadi sumpek. Anda juga bisa membertimbangkan untuk membuat sofa yang juga berfungsi sebagai tempat tidur, saya biasa mendesain sofabed yang bisa dilipat dan bisa dibuka ketika akan difungsikan sebagi tempat tidur.

Menggunakan sofabed+tempat tidur membuat ruang tamu anda bisa berfungsi sebagai ruang tidur dimalam hari. Gunakan glass table yang bisa berfungsi ganda, sebagai coffee table dan dining table. Buatlah wardrobe atau lemari tanam yang berfungsi sebagi lemari pakaian, kosmetik sekaligus sebagai storage untuk barang-barang anda. Jika anda ingin membagi ruangan berdasarkan fungsinya misalnya antara dapur dan ruang tamu, anda bisa menggunakan partisi ringan, atau gunakan partisi yang bisa berfungsi sebagai rak buku atau rak pajangan. Selain fungsinya sebagai partisi antar ruang, juga berfungsi menjaga benda-benda kesayangan anda tetap tertata dengan baik.

Partisi Antar Ruang (Divider)

Untuk tujuan privasi, tidak baik membuat ruangan anda bebas terbuka dengan seluruh bagian ruangan. Anda membutuhkan sekat secara visual, pemisah ruang yang paling privasi yaitu ruang tidur dengan ruang lain seperti; ruang makan dan ruang tamu/ruang duduk untuk menonton tv atau ruang baca. Untuk apartemen tipe studio, membuat partisi dari dinding solid bukanlah pilihan yang bisa dilakukan. Solusi terbaik adalah penggunaan partisi ringan dan multifungsi. Partisi antar ruang bukan hanya berfungsi sebagai divider, tapi juga bisa memiliki fungsi bermacam-macam, diantaranya adalah; rak buku (bookcase), display frame, rak pajangan aksesoris anda (gerabah kecil, statue kecil, dsb), bahkan bisa jadi TV stand.

Material untuk partisi bisa dipilih sesuai keinginan anda, diantaranya adalah: rangka kayu+plywood, aluminium+kaca, aluminium+acrylic, bahkan bamboo dan rotan juga bisa dimanfaatkan untuk membuat partisi. Tapi untuk anda yang menyukai desain interior bergaya minimalis sebaiknya tidak menggunakan bamboo dan rotan, karena tidak senyawa dengan tema desainnya. Apapun bahan pembuatnya, yang terpenting untuk diperhatikan adalah dimensi (berat dan ukuran) dan fungsinya. Sebaiknya partisi bisa dengan mudah untuk dipindahkan, untuk mengantisipasi jika anda ingin merubah tata letak furniture anda dikemudian hari.

Pencahayaan (Lighting)

Karena luas ruangan apartemen studio yang terbatas, maka salah satu ide/strategi desain adalah memerlukan banyak pencahayaan. Singkapkan tirai yang menghalangi cahaya alami untuk masuk. Biarkan jendela anda jadi media pencahayaan alami, dari luar kedalam ruangan apartemen anda. Jika pencahayaan alami sudah dilakukan dan intensitas cahaya didalam ruangan masih kurang, coba gunakan lampu untuk meningkatkan intensitas cahaya dan membuat ruangan anda terkesan lebih besar dan luas. Ingat warna yang terang menciptakan ilusi sehingga muncul kesan luas dalam ruang, warna light dan intensitas cahaya yang tinggi akan memberi kesan luas pada ruangan apartemen studio anda.

Letakkan titik lampu diatas tempat-tempat anda banyak melakukan aktifitas, untuk ruang baca anda bisa letakkan lampu indirect light dan lampu gantung. Indirect light biasanya digunakan pada plafond dekoratif, droped dan raised ceiling. Selain fungsinya untuk pencahayaan, indirect light pada plafond droped and raised ceiling akan memberi kesan gaya pada ruangan anda. Untuk area dapur anda bisa menggunakan lampu gantung dari plafond tepat diatas glass table untuk makan dan minum. Jika anda suka anda juga bisa menempatkan indirect light dibawah kitchen cabinet anda. Semakin banyak sumber pecahayaan yang anda sebar didalam ruangan apartemen studio anda, maka apartemen studio anda akan semakin terasa luas. Sebarlah pencahaayan dengan merata, jangan sampai ada sudut yang gelap tanpa pencahayaan.

Pewarnaan (Coloring)

Pilihlah skema warna yang paling anda suka untuk interior ruangan apartemen studio anda. Skema warna paling sedikit tersusun dari 2 buah warna. Warna dapat merubah ukuran dan bentuk sebuah ruangan. Warna gelap memberi kesan ruangan menjadi lebih kecil namun juga memberi kesan intim, sementara warna cerah memberi kesan luas. Warna putih dengan kualitas reflektif akan membuat ruangan tampak lebih besar. Jika anda kurang suka dengan warna putih yang terlalu simple, cobalah warna ivory, cream atau light blue untuk interior ruangan yang berukuran kecil. Anda bisa mecoba berbagai warna cerah, sampai menemukan warna cerah yang paling cocok. Jangan khawatir, karena bereksperimen dengan warna tidak terlalu boros. Jika eksperimen skema warna ini berhasil, maka rumah anda akan tampak lebih hidup dan indah sekalipun itu adalah apartemen studio berukuran kecil, just take some risk!

Dari psikologi warna yang sudah sedikit saya sebut diatas, anda bisa menggunakan beberapa warna berbeda tergantung pada jenis ruangan dan kesan yang ingin anda dapatkan dari ruang-ruang tersebut. Perhatikan juga kombinasi, intensitas, komposisi warna dalam ruangan. Pilihlah 1 warna utama dan kombginasikan dengan warna lainnya sebagai aksen untuk menghindari tampilan ruangan yang monoton. Warna aksen ini juga bisa beruba warna aksesoris atau furnish yang ada didalam ruang tersebut, misalnya warna sofa atau warna bantal sofa (cushions). Berkreasi dengan warna ibarat melukis, jangan takut melukis untuk mendapatkan hasil yang sempurna untuk apartemen studio anda.

Media Penyimpanan (Organized Storage)

Media penyimpanan atau storage adalah salah satu kunci keberhasilan dalam merencanakan dan mendesain interior apartemen studio. Coffe table, kursi, sofa, tempat tidur, rak TV bisa didesain dengan berbagi macam fungsi. Sebuah tempat tidur bisa juga kita fungsikan sebagai tempat penyimpanan selimut, sarung dan pakaian tidur. Kursi tamu selain sebagai tempat duduk bisa kita fungsikan sebagai tempat menyimpan sandal, sepatu atau majalah. Sementara coffee table bisa kita manfaatkan rongga bagian bawahnya untuk menyimpan buku, teko+cangkir untuk minum sambil bersantai.

Jika anda hobi membaca, manfaatkan dinding ruangan anda untuk memasang wall mounted bookcase atau wall mounted shelf, atau yang biasa kita kenal sebagai ambalan. Ambalan bisa memiliki banyak fungsi; sebagai tempat menyimpan buka dan photo frame atau aneka pajangan mungil lainnya. Wall mounted TV stand sangat cocok untuk meletakkan TV dan DVD player anda tanpa mengurangi space ruangan apartemen studio anda. Atau anda bisa mendesain sebuah wall unit dan meletakkan aneka perabot dan barang elektronik seperti; TV, DVD player, buku, kalender elektronik, pigura, vase kaca, dsb.

Demikian artikel kali ini, dengan menerapkan ide dan perencanaan seperti yang saya tulis diatas, apartemen studio anda bukan lagi ruang yang sempit dan sulit ditata, melainkan ruangan yang homey dan nyaman untuk ditinggali.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

2 Comments

  1. Evan

    Kebetulan saya punya apartemen studio, tips ini sangat berguna untuk menata dan mendesain ulang apartemen studio saya.

    Trims..

  2. Desta

    Thank you,

    saya akan menerapkan beberapa tips diwebsite ini untuk mendesain interior kamar dirumah saya. Karena saya sangat suka tulisan tentang desain interior untuk rumah minimalis dan ruangan berukuran kecil.

Leave a Comment