Desain Bangunan Studio dengan Eksterior Fasad dari Ubin Warna – Warni yang Atraktif Karya Assemble, London

Yardhouse_5

Review desain studio double-height dengan keunikan berupa dinding fasad bertekstur sisik yang terbuat dari ubin beton.

Ubin – ubin yang terbuat dari beton buatan tangan yang ditampilkan pada fasad sebuah bangunan ini mampu memberikan ciri khas yang membedakan bangunan ini dengan bangunan lain. Ubin tersebut disusun hingga membentuk tekstur dinding fasad yang “bersisik”. Ide unik ini dirancang oleh Assemble dan merupakan area kerja kolaboratif guna mengakomodasi seniman dan desainer. Lokasinya berada di timur kota London dan beberapa penampakan bangunan tersebut diperlihatkan melalui serangkaian foto – foto berikut ini karya fotografer David Grandorge.

Deskripsi umum mengenai Yardhouse, studio seni double-height

Assemble merupakan studio arsitektur yang berkantor di kota London. Salah satu proyek terdahulunya meliputi bioskop temporer yang berlokasi di bawah jalur cepat. Kali ini, studio arsitektur tersebut baru saja menyelesaikan sebuah bangunan yang ia namai Yardhouse. Bangunan ini berlokasi di kawasan Sugarhouse Yard dan diperuntukkan sebagai prototipe untuk bangunan studio seni yang low budget namun tetap artistik dan mampu mengakomodasi kreatifitas seniman atau desainer dan penghuni lain yang berkarya di sini.

Yardhouse_9

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 2

Sang arsitek melihat hal ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan bagaimana sebidang tanah dengan jangka waktu penggunaan yang relatif singkat bisa diperuntukkan sebagai studio temporer, tempat berkarya bagi beberapa seniman dan desainer. Bangunan tersebut diharapkan bisa dengan mudah dibongkar dan disusun ulang di tempat lain jika nantinya masa sewa di lahan ini berakhir.

Yardhouse: Studio seni berbudget rendah

Dengan Yardhouse, sebenarnya sang arsitek ingin menunjukkan bahwa sebuah studio seni yang besar mungkin saja dibangun dengan budget yang relatif rendah tanpa mengurangi kesan studio yang nyentrik dan estetik yang mempertankan atmosfer kerja yang menyenangkan dalam studio tersebut. Untuk itu, perlu dibuat bangunan studio yang sederhana namun fleksibel, dengan beberapa sentuhan dekoratif dari tangan – tangak kreatif guna membuat studio tersebut berbeda. Pada bangunan ini, spesifikasinya ada pada footprint, orientasi, layout dan cladding dekoratif. Semua yang diaplikasikan pada bangunan ini sejatinya merupakan hal – hal general yang bisa diaplikasikan di tempat lain, dan dalam konteks serta peruntukkan yang berbeda.

Studio dengan struktur post and beam dan ubin warna – warni

Yardhouse dibangun dengan struktur post and beam dan sistem dasar off-the-shelf cladding. Namun, berkat tangan – tangan terampil dari arsitek yang membuat ubin warna – warni ini secara manual, fasad yang biasanya hanya nampak kaku dan polos – polos saja menjadi lebih hidup, atraktif, dan mampu memikat pandangan siapa saja yang melewati bangunan ini. Fasad dengan ubin warna – warni ini juga sekaligus menjadi identitas bangunan yang unik.

Yardhouse_2

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 3

Ide  awalnya datang dari keinginan untuk membuat tampilan eksterior yang dekoratif sehingga membuat halaman depan bangunan nampak lebih ceria dan semarak. Sang arsitek, Jones, menambahkan bahwa ia dan timnya mengadakan riset kecil – kecilan sebelum mewujudkan penggunaan ubin beton warna – warni ini menjadi salah satu bagian dari fasad. Kemudian, mereka menambahkan gaya dan ciri khas mereka sendiri ke dalamnya, sehingga menghasilkan sesuatu yang otentik.

Yardhouse_15

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 4

Ubin – ubin beton tadi sengaja disusun secara acak / random berdasarkan warnanya, menghasilkan kombinasi warna yang nyentrik. Bahkan di beberapa jenis ubin, pigmen warnanya ada yang dipertebal, sementara ubin yang lain dibuat dengan sedikit pigmen. Penataannya pun tidak ada aturan khusus. Mereka hanya mengaturnya berdasarkan pengamatan mereka dan penilaian mereka yang mereka anggap menarik.

Yardhouse_8

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 5

Bangunan ini memiliki luas rancangan  12 x 12 meter persegi, menciptakan layout dengan 3 gang di mana terdapat 16 studio di sepanjang tepian lahan, sementara di bagian tengahnya dibangun atrium tinggi di mana seniman, desainer, penghuni dan para pekerja dapat berinteraksi satu sama lain.

Studio fleksibel tanpa partisi internal

Studio – studio di dalamnya dibangun tanpa partisi internal, sehingga memungkinkan setiap ruang untuk disesuaikan ukuran dan lebarnya untuk penggunaan yang berbeda – beda. Mereka yang ingin menyewa bangunan studio di sini boleh menyewa 4 lahan sekaligus, dan menyesuaikan pembagian ruangannya sesuai dengan kebutuhan atau pola kerja mereka.

Yardhouse_11

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 6

Studio – studio tersebut didesain fleksibel untuk menjawab keinginan para desainer dan seniman agar memiliki lingkungan kerja yang ramah, nyaman, dan kolaboratif serta memungkinkan mereka untuk berfikir kreatif dan terus berinovasi dengan memperluas dan mengganti layout area kerjanya guna memungkinkan mereka bercengkrama dengan lebih banyak orang.

Yardhouse_12

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 7

Lorong tengah luasnya cukup besar yang memungkinkan furnitur dan bahan-bahan yang diperlukan selama proses berkarya dengan mudah dipindahkan dari satu area ke area lain, serta digunakan untuk kepentingan bersama.

Langit – langit studio yang tinggi

Langit-langit pada studio ini cukup tinggi, yang bervariasi antara 3,5 hingga 4,2 meter. Hal demikian membantu meningkatkan intensitas cahaya matahari masuk ke dalam ruangan dan berfungsi sebagai pencahayaan alami.

Yardhouse_10

Desain Arsitektur Studio YardHouse – View 8

Dengan dukungan dari the London Legacy Development Corporation, Assemble berhasil membangun sebuah bangunan yang menghabiskan total dana £80,000, sebagian besar dengan memanfaatkan metode konstruksi non-spesialis, sehingga tidak perlu menggunakan tenaga bricklayers, tukang kayu, atau tenaga ahli khusus untuk menangani pembuatan aspek tertentu pada bangunan.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment